Ibu Guru Cantik "I Love You"

Ibu Guru Cantik "I Love You"
enam puluh tiga


__ADS_3

"hubby, Rafa aku tidur duluan ya, ngantuk banget nih" ucapku sambil berjalan mendekati suamiku


"iya mbak" jawab Rafa


Jonathan menganggukkan kepalanya serta mencium punggung tangan ku "iya sayang tidur lah duluan" jawab Jonathan


"ceileeee... udah tua juga masih aja romantis romantis an, inget umurlah" cerocos Rafa


kupukul kepala Rafa "ini nih yang bikin awet hubungan, biar makin cinta, belajar mesra sana sama Rika" ucapku


"wah... mbak, baru nyampe loh akunya udah main KDRT aja" ucap Rafa


aku pun berlalu dari ruang keluarga menuju kamarku, tidak perduli dengan ucapan Rafa.


kurebahkan tubuhku diatas bed ukuran king dikamarku, kepala ku berdenyut sakit sekali.


benar-benar masih memikirkan kejadian tadi.


apa aku harus cerita pada Jonathan, tapi bagaimana kalau dia marah pada Jaka.


benar-benar mau pecah kepala ku, akupun berusaha memejamkan mataku. bolak balik badanku mencari posisi nyaman untuk tidur, tapi tetap saja tidak bisa tidur.


kulihat jam di atas nakas sudah menunjukkan hampir jam 1 malam. kudengar suara pintu kamar ku terbuka kemudian tertutup lalu suara kuncian pintu.


"sayang belum tidur" tanya Jonathan


"kepala ku pusing gak bisa tidur" jawabku


Jonathan pun mendekat kearah ku, kemudian merebahkan tubuhnya disamping ku. menarik tubuhku dalam dekapannya.


"ada yang dipikirkan?" tanyanya "tidak" jawabku.


"tidurlah biar kupikir kepalamu" ucapnya


mengecup kepala ku, kemudian tangan nya perlahan memijit mijit kepala ku. hingga aku terlelap dan tidak lagi memikirkan kejadian itu.


_________________________


JAKA POV


pagi hari setelah semua berkumpul di meja makan untuk sarapan. kami semua mulai berangkat menuju aktivitas masing-masing.


"Abang... adek-adek biar bunda yang antar, sekalian bunda mau belanja kepasar" ucap bunda keyra


"baik Bunda" jawabku, "kalau gitu Jaka berangkat duluan" ucapku


akupun berpamitan pada ayah dan bunda tak lupa aku mencium punggung tangan mereka berdua.


ayah pun sudah berjalan di belakang ku. sudah ada pak Diman di teras. siap mengantar ayah kekantor


"Abang pulang kampus jangan lupa kekantor ayah, bawa berkas nya" ucap ayah Jonathan


"baik ayah" Jaka pamit berangkat dulu

__ADS_1


karena berangkat sendiri aku lebih memilih menggunakan sepeda motor CBR milikku sebenarnya ada motor BMW HP 4 koleksi milik ayah. tapi aku tidak berani memakainya takut tergores, jadi punya motor hanya buat pajangan kata ayah, waktu menanyaiku kenapa gak pernah pake motor ayah. sebenarnya ayah sudah memberikan nya padaku. karena bunda tidak pernah mengijinkan Ayah naik motor.


___________________________


KEYRA POV


Setelah menurunkan kedua putra kembar ku dan sedikit berbincang dengan para guru yang ada dipintu gerbang aku pun segera mengantar Vava kesekolah.


"Vava.. bunda mau tanya"


"iya bunda, tanya apa?" jawab Vava


"Abang kamu udah punya pacar belum" tanyaku "gak tau bunda, mungkin kak Windi" jawab Vava


"oh ya... kok bunda baru tau ya"


"pantas saja Windi kelihatan dekat dengan Abang Jaka" ucapku dengan melirik wajah putriku.


kulihat dia memalingkan wajahnya ke arah jendela sisi kirinya. apa ada sesuatu antara Jaka dan Vava?? tapi kok Vava bilang kalau Jaka dekat dengan Windi.


"memang kamu setuju kalau Windi jadi istri Abang kamu" tanyaku


"enggak tau bunda, bunda jangan tanya Vava dong, tanya Abang sendiri, ayo bunda buruan udah hampir jam 7 Loh" ucap Vava


"iya iya.. bunda jadi pembalap deh" jawabku kemudian menambah kecepatan laju mobilku.


________________________


JAKA POV


"hai.. la, tumben bawa motor" sapa Windi yang baru saja keluar dari parkiran mobil.


"iya win, gue berangkat sendiri, adek-adek gue diantar nyokap sekalian kepasar katanya"


"ya udah jalan bareng yukss" ucap windi kemudian mengalungkan tangannya ke lengan ku


"Jek.. win tunggu woiii" teriak William dan Seno yang berjalan mendekat kearah kami.


"Lo ada jam pertama ya" tanya William


"enggak ada, gue jam ke 3" jawabku, "lah Napa dah nyampe kampus" ucap Windi


"lagian bingung dirumah gak ada temannya, nyokap juga kepasar" jawabku


"gue mau ke perpus aja cari referensi nyusun thesis" jawabku santai


"Jack kelewat lurus jalan hidup Lo, sekali kali kek belok dikit" ucap William


"kalian aja ya, gue mah anak baik!" ucapku


"dasar songong Lo Jack" ucap Seno


"Arya ma Lyra kemana" tanya Windi

__ADS_1


"masih dikantin, Arya nemenin Lyra sarapan, katanya sih berantem ma bokap nya jadi malas sarapan dirumah" jawab William


"berantem, memang kenapa" tanya Windi antusias


"kayak nya sih lyra mau dijodohin gitu sama anak rekan bisnis papa nya, bahkan siang nanti Lyra diajak bokap nya buat ketemu" jawab William lagi


_______________________________


seperti janjiku pada ayah akan datang kekantor nya selesai kuliah, ayah tau jadwal kuliah ku selama ini.


"siang mbak Adel" sapaku pada sekertaris ayah yang tempat duduknya ada diluar ruangan ayah, berjajar dengan kursi om Roni dan juga om Wira. tapi kursi mereka berdua lebih sering kosong, akibat kesibukan mereka yang sering berada diluar kantor atau di kantor cabang milik ayah.


kedudukan ku diperusahaan ayah adalah wakil direktur. namun belum sepenuhnya ku pegang karena ayah menginginkan ku selesai S2 Ki terlebih dahulu, makanya bila siang hari tak ada jadwal kuliah aku selalu ke perusahaan milik ayah untuk membantu.


"siang mbak Adel" sapaku


"siang mas Jaka, Udah ditunggu pak Jonathan didalam" jawab nya


"makasih mbak"


tokk..tokk..


"permisi ayah" salamku


"masuklah bang, sini ayah kenalkan clien ayah" ucap ayah Jonathan


"selamat siang pak" ucapku memberi salam


"ah.. selamat siang, wah..wah... gak disangka ternyata pak Jonathan punya anak bujang ya, perkenalkan nama saya Iskandar" sapa beliau dengan menjabat tangan nya.


"umur berapa kamu nak?" tanya pak Iskandar


"saya berumur 22 tahun om" ucapku


"wah... kamu seumur an dengan putri ku, nanti ku perkenalkan, masih di kamar mas seperti nya"


terdengar suara ketukan pintu kemudian suara pintu terbuka.


"nah panjang umur kan baru saja diomongin, kenalkan ini putri om" ucap Iskandar


"selamat siang" sapanya


aku hanya melongo melihat gadis didepanku, dia tersenyum kearahku.


____________________________________________


Terima kasih karena sudah membaca


ibu guru cantik "i love you"


jangan lupa like dan coment


serta vote yang banyak agar author lebih bersemangat dalam berkarya

__ADS_1


__ADS_2