Ibu Guru Cantik "I Love You"

Ibu Guru Cantik "I Love You"
enam puluh dua


__ADS_3

JAKA POV


kami berangkat pulang setelah shalat dhuhur dan sampai dirumah jam 11 malam lebih, karena memang banyakan mampir, selama dalam perjalanan Abang dan om bergantian menyetir.


"kok malam banget baru nyampe bang" tanya bunda Keyra


"iya bunda, kebanyakan mampir bund, gara-gara anak gadis mami ni" ucapku menunjuk Vava yang tidur pulas dikursi penumpang.


om Rafa dan Tante Rika sudah turun bersapa ria dengan ayah.


"bangunin aja bang, kebiasaan kamu gendong manja dianya" ucap bunda


"gak apa bund, biar Abang gendong aja, kasian dibangunin nanti malah gak bisa tidur lagi" jawabku


"ya sudah sana bawa ke kamar, bilang sama ni surti suruh bukain pintu kamar Vava" ucap bunda


"pak parjo tolong bantu rafa bawa barang bawaan anak-anak ya" masih kudengar suara bunda meminta tolong satpam depan untuk membawa barang bawaan kami.


"Bu Surti tolong bukain pintu kamar Vava ya" ucapku ketika bertemu Bu Surti yang membawa teh hangat untuk ayah, bunda, om Rafa dan Tante Rika.


"iya den, sebentar ya bibi bawa minuman ini kedepan dulu" jawab bi Surti


akupun segera berlalu membawa adikku ke kamar atas, kulihat bibi setengah berlari mengejar ku, kemudian mendahului ku membuka pintu kamar Vava.


"makasih ya bi" ucapku tulus, "iya den sama-sama, pasti non vava kecapekan ya, habis perjalanan jauh" ucap Bu Surti


kemudian dia berlalu pergi meninggalkan kamar Vava


"kebiasaan kamu dek, kalau tidur dah kayak kerbau" ucapku, sambil meletakkan tubuhnya di bed tempat tidur nya, kusibak beberapa helai rambut yang menutupi wajah cantik nya.


Perlahan kuusap kepalanya lalu ku kecup kening serta bibir nya. segera kuselimuti tubuhnya, dia pun menggeliat menarik selimut nya lalu tidur melengkung membelakangi ku.


aku tersenyum melihat tingkah nya


ketika keluar kamar aku terkejut melihat bunda yang sudah berada di pintu kamar Vava memandangku dengan tatapan penuh tanda tanya.


'astaga apa bunda melihat aku mencium Vava' batinku


"Bun.. bunda.. ada apa bund?" tanyaku gagap

__ADS_1


bunda tidak menjawab pertanyaan ku, beliau malah berlalu dari hadapan ku dengan menghela nafas panjang.


"bunda.. tunggu dulu bund" ucapku mengejar bunda berusaha mensejajarkan langkah ku dengan bunda


"beristirahat lah, besok sebelum pulang dari kampus ayah meminta mu ke kantor ayah dulu" ucap bunda


"baik bunda" akupun berhenti tidak lagi mengejar bunda yang berjalan menuruni tangga.


aku segera menuju kamarku yang tepat bersebelahan dengan kamar vava.


kulihat dipintu kamar tamu sudah ada 2 koper milik om Rafa dan Tante Rika


'bunda pasti melihat ku, bunda pasti kecewa dan marah padaku'


'arrrgggggg' aku benar-benar frustasi bagaimana ini kenap aku tidak bisa menahan hasrat ku untuk mencium Vava, bodoh sekali ini dirumah.


akupun mengacak-acak rambut ku, mengacak-acak rambut ku sendiri. aku harus bicara dengan bunda.


segera aku masuk ke kamar mandi untuk mandi membersihkan diri serta mendinginkan otak ku yang hampir meledak.


setelah selesai berpakaian aku turun mencari bunda, tapi hanya ada ayah dan om Rafa diruang keluarga


"seperti nya sudah tidur bang, ada apa?" tanya ayah


"tidak apa-apa yah, kalau begitu Abang juga mau istirahat, mari om Jaka tidur duluan" sapaku. Om Rafa hanya mengangguk kan kepala nya.


________________________________________


KEYRA POV


"hubby aku ke atas dulu mau melihat Vava" ucapku, memang kebiasaan ku selalu melihat anak-anak ku sebelum aku benar-benar akan tidur.


"tolong sekali an bilanh sama Abang, untuk kekantor ku besok setelah pulang dari kampus, dengan membawa berkas-berkas hasil pertemuan nya dengan clien ayah" ucap Jonathan


akupun segera berlalu dan menaiki tangga menuju kamar Vava.


antara percaya dan tidak percaya akan penglihatan ku. kulihat Jaka mengusap rambut Vava lalu dia menunduk, walau aku tak melihat dengan jelas karena tertutup punggung nya, tapi aku yakin dia mencium Vava dikening dan Pipinya atau bibir nya.


seketika Jantungku berdetak kencang, ada perasaan sakit melihat pemandangan itu.

__ADS_1


walaupun mereka tidak memiliki hubungan darah, tapi bagaimana mungkin Jaka bisa mencintai Vava adik angkat nya sendiri.


ya Allah ya Robbi, bagaimana ini meskipun Jaka anak adopsi ku, tapi tetap dia Abang Vava. aku harus bagaimana apa pura-pura tidak melihat.


sebelum aku berbalik untuk meninggalkan kamar Vava, ternyata Jaka sudah membalikkan badannya. kulihat dia terkejut melihat ku


"Bun.. bunda.. ada apa bund?" tanyanya gagap. bukannya menjawab aku malah pergi meninggalkan kamar vava


"bunda.. tunggu dulu bund" panggilannya mengejarku. dia berusaha mensejajarkan langkah ku


akupun berbalik ke arah nya "beristirahat lah, besok sebelum pulang dari kampus ayah meminta mu ke kantor ayah dulu" ucapku


"baik bunda" diapun berhenti tidak lagi mengejar ku yang berjalan menuruni tangga.


______________________


"hubby, Rafa aku tidur duluan ya, ngantuk banget nih" ucapku sambil berjalan mendekati suamiku


"iya mbak" jawab Rafa


Jonathan menganggukkan kepalanya serta mencium punggung tangan ku "iya sayang tidur lah duluan" jawab Jonathan


"ceileeee... udah tua juga masih aja romantis romantis an, inget umurlah" cerocos Rafa


kupukul kepala Rafa "ini nih yang bikin awet hubungan, biar makin cinta, belajar mesra sana sama Rika" ucapku


"wah... mbak, baru nyampe loh akunya udah main KDRT aja" ucap Rafa


aku pun berlalu dari ruang keluarga menuju kamarku, tidak perduli dengan ucapan Rafa.


____________________________________________


Terima kasih karena sudah membaca


ibu guru cantik "i love you"


jangan lupa like dan coment


serta vote yang banyak agar author lebih bersemangat dalam berkarya

__ADS_1


__ADS_2