
Kediaman keluarga Sebastian Atmaja
"tuan apa tidak ada penyambutan untuk besan anda tuan" tanya bi Tutik
"tidak perlu bi, cukup masak kesukaan menantuku saja, aku tidak mau menantu dan calon cucu ku kelelahan" ucap Sebastian
"benar Bi, kita akan adakan perayaan setelah kelahiran cucuku nanti" jawab mami karin
"baik nyonya, saya akan masak makanan yang paling enak" ucap bibi lagi kemudian permisi meninggalkan ruang tengah untuk memberikan petunjuk kepada beberapa maid yang membantu
_________________
"sayang kamu yakin tidak perlu pake jet pribadi papi" ucap Jonathan meyakinkan istrinya untuk naik jet pribadi keluarga nya, mengingat istrinya sepagi tadi morning sickness tiada henti
badannya benar benar lemas tidak ada tenaga hanya gelengan kepala darinya yang menandakan betapa keras kepala nya sang istri, ingin naik pesawat biasa, malah menginginkan kelas ekonomi.
"ada apa le?" tanya bapak Atta
"ah.. bapak tolong bujuk istri ku untuk kembali dengan jet pribadi milik kami"
"saya sudah kehilangan kata kata untuk membujuk nya pak"
ucap Jonathan lemas, merasa frustasi mengingat sang istri belum makan sama sekali setelah acara resepsi pernikahan mereka selesai
dipaksa makan pun pasti keluar lagi, bahkan Jonathan selalu menangis melihat sang istri muntah muntah tanpa henti
lihatlah betapa cengeng nya seorang Jonathan prawira Atmaja.
lelaki yang biasanya keras kepala dan egois kini harus selalu mengalah dengan istri nya.
semua makanan atau apapun yang istri nya minta selalu dia sediakan.
bahkan kemarin Jonathan keteteran saat sang istri meminta buah cempedak langsung dari pohonnya, yang berada di kebun belakang rumah nenek Nurselo, padahal pohon cempedak baru berbunga dan buah nya masih kecil-kecil.
terpaksa dengan bantuan pak usu,
saat Jonathan memanjat pohon cempedak direkam ma Usu, buah cempedak yang dibeli dipasar diikat tali rafia didahan seperti pohon tersebut sedang berbuah.
kurang dari 4 jam Jonathan bolak balik dari dari rumah sang mertua kerumah nenek mertua. setelah sampai rumah mendapati sang istri telah tidur nyenyak
begitu dibangunkan untuk makan buah cempedak, apa jawaban yang di dapat kan Jonathan
"sayang sudah kembali" tanya Keyra dengan suara khas bangun tidur nya
__ADS_1
"iya sayang, ini cempedak pesananmu biar aku kupaskan"
"ummm... harumnya, udah Jo aku cuma mau cium aromanya aja, udah kamu yang makan, aku mau tidur lagi, capek banget sayang"
'astaganaga.. astaganaga.. untung sayang' ucap Jonathan dalam hati
kemudian mengecup kening sang istri dengan kasih sayang
Bayu yang ikut bersama Jonathan mencari buah cempedak akhirnya tertawa terbahak-bahak
antara kasian dan juga tertawa, melihat sahabatnya yang biasanya memerintah dan ngerjain siapa saja kini giliran dia dikerjain habis-habisan oleh istrinya
"ada apa ini, kenapa kamu tertawa seperti itu bayu" tanya pa Atta
Bayu kemudian menceritakan kejadian tersebut tentu saja pak Atta hanya geleng-geleng kepala
"kenapa juga kamu kerepotan sendiri, beli disupermaket kan ada Jo, tinggal bilang kalau itu dari rumah nenek"
"masalah nya keyra minta direkam pak pada saat Jo manjat ambil buah cempedak"
bapak akhirnya tersenyum
"kasian kamu nak, padahal dulu waktu ibu nya Rara hamil, hobi nya tidur, bapak berangkat mengajar dia masih tidur, bapak pulang mengajar dia juga udah tertidur"
______________
"nduk kamu jangan ngrepotin suami sama mertua kamu to, sudahlah pulang naik apa saja yang penting nyampe cepat, kamu masih lemes Lo nduk"
"ah bapak, Rara males naik jet pak, aneh Lo pak naik pesawat gak ada temannya cuma berdua ma Jonathan aja pak, bosan"
"lah.. nduk gak baik ngomong gitu, kok bosan sama suami"
"bukan gitu maksudnya pak"
"sudah bapak gak mau tau pokoknya kamu pulang naik apapun yang dipesankan suami kamu, Ndak baik menentang kehendak suami.. dosa.. tau"
"iyalah pak..."
jawab keyra dengan muka masam nya
______________
"kenapa cemberut sih, kalau papi tau menantunya pulang dengan wajah cemberut kayak gini pasti aku dimarahin Lo, mami juga pastinya sedih banget"
__ADS_1
"iya iya ini senyum... hmm" keyra menarik bibir atas kanan kirinya ke atas hingga membuat senyuman dengan tangannya
membuat Jonathan tertawa terbahak-bahak
"gitu kan cantik" ucap Jonathan dengan mencium pucuk kepala Keyra
"makasih sayang" ucap keyra
kemudian duduk dengan posisi tidur dilengan sang suami
'astaganaga.. sudah tidur, belum juga 5 menit selesai ngobrol, ya ampun istriku beneran deh bikin gemas'
___________
sampai dibandara keyra masih tidur lelap bahkan Jonathan menggendong nya sampai mobil dia masih tidur terlelap.
hingga tiba dirumah keyra tetap dengan tidur cantik nya, terpaksa Jonathan menggendong Keyra sampai kekamarnya
"kenapa lama sekali baru sampai sih" tanya mami, saat membantu Jonathan membuka pintu kamar Jonathan
dengan lembut Jonathan meletakkan keyra ditempat tidur, bukannya melepas pelukannya keyra malah semakin erat memeluk tubuh Jonathan membuat Jonathan terpaksa tetap membungkuk setelah meletakkan keyra dikasur
mami Karin yang melihat hal tersebut hanya tersenyum
"kayaknya istri kamu gak mau kamu tinggal Jo"
"Ahhh... gimana ini mi, papi meminta Jo segera keruang kerja karena ada masalah di perusahaan"
"sudah kamu tidur saja temanin istri kamu, biar mami yang bicara sama papi kamu"
"terima kasih mi"
perlahan mami menutup pintu kamar kami
kulepas kan pegangan tanganya dibahuku, kemudian aku segera ikut tidur disamping nya.
"terima kasih ya Allah atas karunia mu, setelah sekian lama kami berjuang dan terpisah akhirnya kami dipersatukan kembali dengan adanya bayi diperut keyra"
"terima kasih sayang kamu tetap setia dan menepati janjimu, i love you honey"
"i love you to my hubby" ucap keyra dengan mata masih terpejam
membuat ku tersenyum melihat wajah ayu nya
__ADS_1