Ibu Guru Cantik "I Love You"

Ibu Guru Cantik "I Love You"
extra part 16


__ADS_3

"perhatian perhatian... mengingat ini hari ulang tahun nona Sesilia, maka dari itu nona Sesilia akan membayar semua makanan yang ada di sini, nyonya dan tuan bisa memesan makanan apa saja dan makan sepuasnya" ucap Vava mengganti kan sang pembawa acara.


"whatttt!!!" pekik Sesilia.


"oh.. lihatlah betapa baik hatinya nona Sesilia, silahkan anda semua yang berada di ruangan ini mengucapkan selamat ulang tahun dan berterima kasih atas kemurahan hatinya" ucap Vava selanjutnya.


"dan ada lagi Lo, nona Sesilia selain baik hatinya dia juga seorang dermawan karena ia sudah memesan seribu kotak makan untuk anak anak jalanan dan beberapa panti asuhan, ayo ayo berikan ucapan kepada nona Sesilia, antri antri ya tuan dan nyonya sekalian, jangan berebut" Vava pun berjalan mendekati ke arah suaminya sebelum nya ia menyerahkan kembali ke pada sang pembawa acara.


Wajah Sesilia benar-benar pucat pasi, mana mungkin ia tidak meng iyakan semua ucapan Vava, tapi bila ia mengiyakan sudah dipastikan uang tabungan nya ludes bahkan mungkin kurang dan ia harus meminta pada ayahnya.


Ia tahu betul harga makanan di restoran ini, ia kemudian melotot kearah Vava yang malah dengan cuek nya duduk disebelah Jaka dan bersandar di lengan suaminya dengan senyum licik nya.


Setelah selesai dengan ucapan selamat yang diberikan kepada pengunjung restoran tersebut. Sesilia pun mengikuti Vava yang berpamitan dan berjalan ke arah toilet.


Dengan kasar Sesilia menarik lengan Vava saat kedua nya sudah berada di dalam toilet.


"apa maksudmu dengan semua ini" ucap Sesilia ia benar-benar geram dengan tingkah laku wanita hamil yang ada di depan nya.


Vava menatap pergelangan tangan nya yang di cengkeram erat oleh Sesilia. terlihat merah dan ia menahan rasa sakit itu. ia pun menyeringai.


"kau bisa lepas kan tangan ku tidak" ucap Vava menatap balik ke arah Sesilia.


"kalau aku tak mau bagaimana, bahkan sekarang aku ingin memukul perutmu itu agar keguguran bila perlu membuat mu tidak bisa hamil selama nya dan mas Jaka akan membuang mu" ucap Sesilia sombong.


"oh... buktikan" ucap Vava, ia berusaha menarik paksa lengannya namun ternyata Sesilia memegang nya lebih erat.


"hai anak kau tidak tau berhadapan dengan siapa, aku tau kau hanya wanita matre yang mengejar kekayaan Jaka, ucap kan berapa uang yang kau mau aku akan berikan" ucap Sesilia mulai pongah, ketika melihat raut masam di wajah Vava.


Bagaimana tidak masam, apa Sesilia tidak tau jika ia adalah anak dari Jonathan Prawira Atmaja orang terkaya di negara ini. apa Sesilia terlalu lama tinggal di pedalaman sehingga ia tidak pernah membaca berita.


"mengapa diam! bingung mau nyebutin berapa banyak?" ucap Sesilia.

__ADS_1


"ayo bilang berapa? seratus, dua ratus, lima ratus juta, atau satu milyar" ucap nya makin pongah.


"untuk apa aku meminta uang darimu sedang kan aku memiliki uang berjalan itu" ucap Vava ia kini membalik kan keadaan kini giliran tangan Sesilia yang ia pegang dan di pelintir nya ke belakang punggung wanita tersebut. dan mendorong nya ke dinding.


"auww... auww...auw..." teriak Sesilia kesakitan. "lepasin dasar jalang" umpat Sesilia.


"hahahaha..." Vava pun tertawa terbahak-bahak, "jalang teriak jalang" ucap Vava.


"kau itu tinggal di planet mana, apa tidak ada televisi di rumah mu, apa tidak ada majalah bisnis di rumah mu, apa tidak ada pengantar koran yang datang ke rumah mu" ucap Vava.


"sebelum kau mau membayar ku, cari tau dulu siapa aku, siapa lawan yang kau hadapi sekarang" ucap Vava kemudian, ia pun mendorong kasar tubuh Sesilia lalu ia mendekati wastafel untuk mencuci tangan nya.


"harus cuci bersih biar tidak tertular rabies" ucap Vava dengan suara yang ia besar besarkan. dan berjalan keluar setelah nya.


Vava terkejut saat mendapati Jaka yang menunggu nya di depan pintu toilet dan ada beberapa perempuan yang antri akan masuk.


Vava menatap curiga pada suaminya, barulah ia sadar. Pantas saja tidak ada orang yang keluar masuk ke dalam toilet tersebut ternyata itu ulah suaminya.


Vava pun memeluk tubuh suaminya lalu mengangguk kan kepalanya dan tenggelam di dada hangat suaminya.


Jaka berjalan dengan memeluk pinggang istrinya, mereka menuju lift setelah sebelumnya meminta kunci kamar yang telah ia pesan sebelum nya.


"loh.. Abang pesan kamar di hotel ini" tanya Vava saat mereka telah masuk di kamar presidential suite.


"Abang capek sayang, Abang juga mau manja manja sama istri Abang yang beberapa hari ini uring-uringan melulu" ucap Jaka ia sudah menggendong istri nya ala bridal style.


tidak disangka berat badan istri nya naik drastis ia harus mengeluarkan tenaga extra untuk mengangkat tubuh istrinya.


"Abang kok boros banget sih cuma untuk tidur harus pesan kamar presidential suite" ucap Vava, "harus nya pesan kamar yang biasa aja kan bisa" lanjut nya


"gak ah.. uang ku banyak, ayah membayar ku tinggi dengan posisi CEO ku" ucap Jaka, ia pun menaik turun kan alis nya.

__ADS_1


tangan jahil nya sudah mulai bergerilya kesana kemari tidak memberi kan kesempatan kepada Vava untuk bergerak sedikit pun. dan terjadi lah apa yang seharusnya terjadi.


Jaka membenarkan selimut untuk menutupi tubuh polos mereka berdua.


"apa sudah puas mengerjai Sesilia" tanya Jaka kemudian, ia mengusap pipi chubby Vava lebih tepatnya pipi tembem mirip bakpao tersebut.


"puas banget" jawab Vava ia pun menutup mulutnya, karena keceplosan. ah.. tidak mungkin kan suaminya tidak tau dengan ulah nya. sebenarnya Vava kasian dengan Sesilia pastilah menguras kantong nya. tapi tidak apalah anggap saja wanita itu sedang beramal, batin Vava.


"Abang tau kalau aku ngerjain wanita tersebut" tanya Vava, ia memainkan jarinya di dada telanjang Jaka, membentuk pola abstrak.


Jaka pun menghentikan ulah jari Vava karena ia tidak mau menyerang istrinya yang sudah terlihat kelelahan.


"apa yang Abang tidak tau dengan segala ke usilan mu, dari kecil Abang selalu jadi korban ke usilan mu" ucap Jaka ia mengecupi punggung tangan istrinya.


Vava pun hanya tersenyum kemudian menyengir menunjukkan deretan gigi putih nya yang tertata rapi dan terawat.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


hai... hai... hai...


karena ini hanya extra part jadi author gak akan banyak banyak ya kasi tambahan nya takut pada bosan.


mungkin ada satu atau dua part lagi dan cerita ini author tamatin.


Ada juga cerita lainnya yang sudah tamat.


"Baby Inseminasi"


mungkin juga author bakal buat cerita tentang Sarah dan juga Mr. Jonson sahabat Maha dalam cerita Baby Inseminasi.


See you again next part

__ADS_1


__ADS_2