Ibu Guru Cantik "I Love You"

Ibu Guru Cantik "I Love You"
enam puluh empat


__ADS_3

tokk..tokk..


"permisi ayah" salamku


"masuklah bang, sini ayah kenalkan clien ayah" ucap ayah Jonathan


"selamat siang pak" ucapku memberi salam


"ah.. selamat siang, wah..wah... gak disangka ternyata pak Jonathan punya anak bujang ya, perkenalkan nama saya Iskandar" sapa beliau dengan menjabat tangan nya.


"umur berapa kamu nak?" tanya pak Iskandar


"saya berumur 22 tahun om" ucapku


"wah... kamu seumur an dengan putri ku, nanti ku perkenalkan, masih di kamar mas seperti nya"


terdengar suara ketukan pintu kemudian suara pintu terbuka.


"nah panjang umur kan baru saja diomongin, kenalkan ini putri om" ucap Iskandar


"selamat siang" sapanya


aku hanya melongo melihat gadis didepanku, dia tersenyum kearahku.


"Lyra", "Jaka" kami sama-sama menyapa


"lohh... kalian sudah saling kenal??" tanya pak Iskandar


"iya Pi.. Jaka ini kakak tingkat Lyra dia seangkatan sama kak Arya anak om pandu" jawab Lyra


"bukannya kalian seumur an kenapa bisa nak Jaka jadi kakak tingkat mu" tanya pak Iskandar


"iya pak is... putra saya lulus S1 diumur 20, cuma 3 tahun dengan predikat Cum Laude" ucap ayah membanggakan ku


"wah..wah... hebat ya, calon suami idaman ini" ucap pak Iskandar.


"Jaka bawa Lyra makan siang bersama, ayah ada perlu dengan pak Iskandar, setelah ini kita bicara tentang pertemuan kamu kemarin sabtu"


"baik ayah, ayo lyr.. temani aku makan siang"


kami berdua pun meninggalkan dua orang tua tersebut


______________________________

__ADS_1


seminggu setelahnya, pagi-pagi sekali Lyra mendatangiku di perpustakaan


"Jaka, ada hal penting yang mau gue omogin" ucap Lyra


"oke.. disini atau dimana" jawabku


"disini aja" jawabnya


"apa om Jonathan ada bicara hal penting dengan loe" tanya Lyra


"hal penting apa ya?" tanyaku


"berarti om Jonathan belum ngomongin ke elo" ucap Lyra terlihat frustasi


"ada apasih sih lyr bingung gue" ucapku


"loe tau gak kalau papi gue mau ngejodohin gue ma elo" ucap Lyra


"trus loe setuju gitu" tanyaku


"gue belum jawab Jack" jawab Lyra


"emang Lo gak mau dijodohin ma gue, muka ganteng Lo ini" jawabku


"idih.. najis" ucap nya kemudian mencibir kan mulutnya


"ya bilang aja Lo nolak, gitu kok repot sih" jawabku santai


"bilang kalau Lo punya pacar, lagian kenapa juga Lo gak bilang aja ma Willi kalau Lo suka dia" ucapku


"mati aja Lo Jack, gue perempuan masa iya gue duluan yang nembak" jawabnya dengan memukul lengan ku


"kok Lo gak terkejut kalau gue bilang suka kak Willi?" tanya Lyra


"ya kelihatan aja, soalnya loe kalau didepan Willi sok jaim" jawabku


"kak Willi menurut loe suka gue gak ya"


"mana gue tau, Lo tau sendiri Willi sering gonta-ganti pacar" jawabku


"ahhhhhh.... itu dia yang bikin gue gak mau bilang suka, ntar baru jalan seminggu gue udah diputusin"


kulihat Lyra meletakkan kepalanya diatas meja kemudian membentur-benturkan kepalanya diatas meja.

__ADS_1


"gue kasian ma nyokap gue Jack, kalau gue nolak pasti nyokap jadi sasaran kemarahan bokap gue"


"please Jack kasi gue jalan keluar" ucap Lyra dengan memelas


"ya gue belum bisa bantu apa-apa, bokap gue juga belum ngomong apa-apa ma gue, apa mau gue bantu ngomong ke willi" usulku


"gila loe... jangan" teriaknya


"berisik loe. ingat Woi... perpustakaan" ucapku


"hehehehe.. maaf gue lupa"


__________________________________


"assalamualaikum.. bunda" sapa Jaka, menyapa sang bunda yang sedang berada ditaman bunga anggrek kesayangan nya. kemudian mencium punggung tangan sang bunda.


"waalaikumsalam... sudah pulang bang" jawab keyra


"gak ke perusahaan ayah?" tanya keyra


"enggak Bunda, ayah bilang gak perlu"


"o iya bang, ayah pernah ngomong soal tunangan" tanya keyra lagi


"tunangan? siapa yang mau tunangan bunda" tanya Jaka


"ya sudah kalau belum, bunda gak setuju" jawab keyra


"tunangan? gak setuju? maksud bunda apasih?kok Abang jadi penasaran?" ucap Jaka kemudian duduk di ayunan yang ada ditaman tersebut.


"pokoknya kalau ayah ngomongin soal tunangan atau pernikahan sama kamu, bilang aja kamu gak mau" ucap keyra


"ayah mau cariin jodoh buat Abang?" tanya Jaka lagi


"iya... Abang tau kan Lyra anak pak Iskandar, yang punya pabrik textile, dia minta sama ayah kamu buat ngejodohin kamu sama anaknya, kalau memang Abang gak suka Abang bilang gak suka ya, jangan takut, bunda dukung Abang, apapun keputusan Abang bunda dukung" ucap bunda yang kini beralih mendekati Jaka.


Kemudian keyra pun mengusap rambut anak laki-laki kesayangan nya. meskipun Jaka hanya anak angkat, tpi bagi keyra Jaka penyelamatan nyawa nya dan juga Vava putri nya, kasih sayang keyra pada Jaka melebihi kasih sayang seorang ibu kandung.


____________________________________________


Terima kasih karena sudah membaca


ibu guru cantik "i love you"

__ADS_1


jangan lupa like dan coment


serta vote yang banyak agar author lebih bersemangat dalam berkarya


__ADS_2