
aku tersenyum melihat tingkah laku nya
'ni anak gadis ya'
aku cubit hidungnya agar dia tidak bisa bernafas
"aaaahhhhh... abangggggg jahil banget kayak sikembar, nyebelin" ucapnya merajuk
"maafin Abang" ucapku
"gak.. Abang harus gendong aku sampai bawah baru aku maafin" ucap vava
"baiklah.. ayo Abang gendong" jawabku
segera aku berjongkok, Vava langsung menempel dipunggung ku seperti cicak
jantungku berdetak kencang, setiap kedekatan kami yang intim seperti ini, aku sadar dia adikku, meskipun kami tidak ada hubungan darah.
___________________________________
KENZI DAN KENZO
Duo rusuh yang selalu membuat suasana rumah menjadi ramai. siapa lagi kalau bukan si kembar Kenzi dan Kenzo
Dengan hoby mereka yang suka menjahili kakak perempuan nya
seperti pagi ini, ketika sang bunda meminta tolong untuk membangunkan sang kakak
dengan semangat mereka berdua berlari berlomba naik tangga menuju kamar sang kakak.
mereka berdua mengendap endap masuk ke kamar Vava yang memang tidak pernah dikunci.
"kak...kakak.." ucap Kenzi pelan pelan
sengaja untuk mengecek apakah kakaknya masih tidur atau tidak
"Zio... kakak masih tidur ayo cepat kita beraksi" ucap Kenzi menggandeng tangan Kenzo
"kamu sebelah sana bawa katak ini, masukkan dalam selimut lewat sana, aku dari sini akan masukkan ular dari sebelah sini" ucap Kenzi
setelah selesai dengan aksinya segera mereka menarik narik selimut Vava, karena gesekan dari selimut otomatis kedua mainan tersebut ikut bergerak gerak didalam selimut dan menggesek sekitar badan Vava
Vava yang merasa geli langsung bangun dan membuka selimut karena belum sadar betul dari bangun tidur nya otomatis Vava berteriak melihat ada kodok dan ular mainan di samping kanan kiri nya
"aaaaaa..... bundaaaaaaaaa" teriak Vava
__ADS_1
langsung bangun dan berlari keluar mencari sang bunda
sedangkan sikembar tertawa terbahak-bahak kemudian mengejar sang kakak masing-masing dengan mainan tersebut
"Kenzi Kenzo berhenti menjahili kakak kalian,ayo segera sarapan" sang bunda pun menarik kedua tangan si kembar
"kamu juga Vava anak gadis jam segini baru bangun, gimana nanti kalau punya mama mertua bisa diomelin tiap hari" ucap sang bunda
"ya nanti Vava bakal cari calon suami yang gak ada mama nya kan gampang bunda" jawab Vava
"Astaghfirullah... Vava belum-belum kamu sudah berdoa supaya ibu mertua mu mati" jawab sang bunda
"hehehehe.... bercanda bunda" jawab Vava
"sana buruan mandi terus ajak Abang kamu untuk sarapan juga, heran deh satu rumah kenapa kalau makan harus disuruh dulu" omel sang bunda
mereka sudah terbiasa dengan Omelan sang bunda, tapi mereka malah menganggap sebagai nyanyian merdu sang bunda dipagi hari.
"hubby... kamu juga belum selesai" tanya keyra yang melihat sang suami didepan pintu kamar dengan dasi yang belum terpasang
"tentu saja aku menunggu mu untuk memakai kan dadi sayang" ucap Jonathan
keyra segera menghampiri Jonathan kemudian memasang dasi untuk Jonathan.
"ayo segera sarapan, anak-anak pasti sudah menunggu" ucap keyra
kedua orang tua tersebut segera keluar kamar menuju meja makan dimana si kembar sudah asik dengan roti bakar dan susunya
"bundaaa.... pinggang Abang mau patah karena membawa karung beras" ucap Kenzi
Kenzo cekikikan dengan ucapan Kenzo, tidak dengan Vava yang melotot kan matanya kearah kedua adik kembarnya
sedangkan Jaka hanya tersenyum melihat keusilan kedua adik kembarnya tersebut
"pinggang?? patah?? maksud nya apa dek, bunda gak ngerti, ada apa Jaka? pinggang mu sakit, sejak kapan kamu ngangkat karung beras" tanya sang bunda
lagi-lagi si kembar tertawa bukan hanya cekikikan malah mereka tertawa terbahak-bahak, bahkan Jaka pin ikut tertawa.
tapi tidak dengan Vava yang makin cemberut
"awas ya kalian berdua, kakak gak mau bantu ngerjain pr kalian" ancam Vava kepada kedua adik kembarnya
"wekkk... ada bang Jaka yang ngajarin" ucap Kenzi dengan menjulurkan lidahnya
"bundaaaa" rengek Vava
__ADS_1
"ada apasih pusing bunda jadinya, sudah ayo buruan habiskan sarapan kalian" titah sang bunda
"baik bunda" jawab mereka kompak
yupss... titah sang ratu tidak berani dibantah
"oh... ya Jaka, besok ada jadwal kekampus?" tanya Jonathan
"tidak ada ayah, seperti biasa weekend jaka mambantu ayah dikantor" jawab Jaka
"terima kasih nak. bisakah ayah minta tolong" ucap Jonathan
"iya ayah, insyaallah Jaka bantu kalau Jaka mampu" jawab Jaka
"setelah pulang dari kampus, kamu berangkat ke solo, ada clien ayah yang minta bertemu disana, beliau minta bertemu jam 9 pagi, ayah tidak bisa bertemu karena besok ada rapat penting diperusahaan, ayah juga sudah bilang akan diwakil kan putra ayah" ucap Jonathan
"baik ayah, kebetulan hari ini Jaka hanya ada 2 jadwal kuliah, sebelum jam 12 Jaka sudah ada di rumah" ucap Jaka
"baiklah ayah akan meminta om Ipang untuk memesankan tiket pesawat" ucap Jonathan
"ayah.. Jaka menyetir sendiri saja, nanti Jaka ajak teman, Jaka menginap dirumah kakek atta saja" ucap Jaka
"ayahhhhh.... Vava ikut Abang, Vava rindu kakek atta juga" rengek Vava
"baiklah, tapi jangan menyusahkan Abang mu apalagi kakek atta" titah sang ayah
"yeeee... terima kasih ayah" ucap Vava
"Abang ayo berangkat sekolah" ucap si kembar bersamaan
"ayoooo" ucap Jaka
seperti biasa Jaka akan mengantar ketiga adiknya kesekolah
sikembar yang duduk di bangku sekolah dasar, dengan program full day jam 4 sore baru mereka keluar dari sekolah sedangkan Vava di SMA favorit swasta, tempat sang ayah dulu ber sekolah dan sang bunda magang menjadi guru BK.
barulah Jaka pergi ke kampusnya.
____________________________________
🥰🥰 Terima kasih sudah membaca ibu guru cantik "i love you"
bantu like dan coment
jangan lupa vote yang banyak agar author lebih semangat dalam berkarya 💪 💪💪
__ADS_1