
"APA? Ayah sudah meninggal?" Sofia tidak sengaja mendengar pembicaraan mereka.
"Sofia!" Laura dan Clara sangat terkejut dengan kepulangan Sofia yang tiba-tiba.
Sofia berjalan mendekat ke arah Clara. Dia menatap lekat manik itu. Ingin mengetahui sebuah jawaban dari mulut Clara. Dia sangat yakin, indera pendengarannya sangat jelas mengatakan bahwa Clara ada kaitannya dengan Ferdinand. Yang tidak lain adalah ayahnya.
"Katakan, Bu? Apa benar apa yang Sofia dengar?" tanyanya. Clara bingung harus menjawab apa. Dia bingung, akankah dia jujur menceritakan semuanya. Akankah dia mengatakan, kalau Sofia dan dirinya adalah kakak beradik.
"Katakan, Bu Clara!" pintanya sambil menangis.
"Aku sangat ingin bertemu dengan Ayah. Aku ingin seperti orang lain, memiliki keluarga yang lengkap! Tapi aku tidak pernah mendapatkannya. Aku hanya bisa mendengar namanya saja! Iya, Ferdinand adalah nama ayah ku!" isaknya, "Sekarang, Sofia mohon! Katakan sejujurnya, Bu Clara?" desak Sofia.
"Iya. Papa Ferdinand adalah Papa kita. Dia sudah meninggal!" lirih Clara.
"Itu nggak mungkin! Itu nggak mungkin! Aku belum pernah sekalipun bertemu dengannya!" isaknya.
"Maafkan aku, Sofia!" isak Clara, "Maafkan aku!"
Hiks ... Hiks ... Hiks
"Ayaaaaaah!" isak Sofia histeris. Dia tidak menyangka hingga ajal menjemput pun dia tidak bisa bertemu dengan ayahnya.
"Maafkan aku, Sofia!" lirih Clara.
"Ayaaaah!" teriak Sofia.
"Sofia, Sudah Sayang! Jangan menangis!" ucap Bu Laura berusaha untuk menenangkan hati Sofia.
__ADS_1
"Ayaaaaaaaah! Aku ingin ayahku. Aku ingin berjumpa dengan ayahku! Dimana ayahku?" teriak Sofia.
"Sofiaaaaaaa!" isak Laura sedih.
"Maafkan aku! Papa kita sudah meninggal!" ucap Clara.
"Ayaaaaaaaah!" teriaknya lagi.
Sofia merasa tubuhnya sangat lemas dan tidak bertenaga. Laura berusaha untuk menahan tubuh Sofia yang bergetar hebat. Laura tahu putrinya sangat syok mendengar kabar ini. Memang dari dulu, Sofia ingin sekali bertemu dengan sang ayah. Tapi Laura berusaha keras untuk menghalanginya. Dia melakukan semua itu semata-mata untuk melindungi Sofia.
Laura berusaha untuk memapah tubuh Sofia ke kamar. Berusaha untuk menenangkannya dengan memberikannya obat penenang. Beberapa menit kemudian, Sofia mulai tenang dan tertidur di kamarnya.
Bu Laura keluar dari kamar Sofia. Dia masih melihat Clara duduk di sofa. Bagaimanapun juga Clara juga cemas dengan kondisi adiknya.
"Bagaimana keadaan Sofia, Bu? Ayo kita bawa ke Rumah Sakit, biar ditangani oleh Dokter!"
"Tidak usah. Yang dia butuhkan adalah ketenangan!" ketus Laura, "Anda tahu, kenapa Sofia membutuhkan obat penenang?" Clara menggelengkan kepalanya.
"Maafkan saya, Bu!" ucap Clara.
"Untuk ketenangan hidup kami, Saya mohon tinggalkan rumah kami, Bu!"
"A-pa?"
"Jika Ibu disini, saya yakin, justru nyawa kami terancam! Dan saya nggak mau sesuatu terjadi pada Sofia! Jadi saya mohon, pergilah dari sini! Pergilah dari kota ini! Anggap kita tidak saling mengenal!" ujarnya.
Clara berpikir. Mungkin apa yang dikatakan Bu Laura benar. Kehadirannya justru akan mengancam nyawa Bu Laura dan Sofia. Dan Ia tidak mau sesuatu terjadi pada mereka. Clara menghela nafasnya berat.
__ADS_1
"Baiklah, Saya akan pergi! Mungkin benar, kedatangan saya justru menjadi ancaman buat kalian! Saya akan pergi sekarang juga!"
Clara mengambil barang-barangnya di kamar atas. Dia tersenyum simpul. Ia tidak percaya, hari ini dia harus angkat kakinya dari rumah Bu Laura. Dan membujuknya untuk saat ini, baginya sangat sia-sia belaka.
Clara berpamitan pada Bu Laura. Dengan berat hati dia harus meninggalkan mereka berdua. Tapi Clara menyuruh pengawal bayangan untuk menjaga mereka. Untuk saat ini hanya itu yang bisa dia lakukan. Clara pun pergi dari rumah Bu Laura dengan perasaan yang sedih.
To be continued ...
°°°°°°°
Hey-hey kakak-kakak semua!!😁😁
Kalau tidak ada halangan apapun, novel ini akan update setiap hari ya! Insyaallah. Tapi updatenya tidak pasti. Karena Author nya harus mengutamakan kepentingan pekerjaan the real life 🙏🙏
Maka dari itu, mohon dukungannya 🤗🤗
Jangan lupa tinggalkan Like, komentar, favorit, rate bintang lima, gitfnya bisa berupa bunga ataupun kopi, vote juga Author bersyukur banget...😂😂
Kasih bintang juga di novel ini ⭐⭐⭐⭐⭐, biar novel ini semakin bersinar seperti Clara si Mafia cantik!!🤗🤗
Novel ini hanya akan ada di aplikasi Novel toon dan Manga toon saja. Bila ada di Aplikasi lain berarti itu cuma plagiat, dan Plagiat tidak dibenarkan dalam kepenulisan!!!!😱😱
Jadi, jika ditemukan para pembaca setia Cahyaning Fitri menemukan adanya Plagiat, mohon dilaporkan ya!!!!🙏🤗
Dukung terus novel ini, tambahkan di rak baca kalian. Nikmati alurnya, dan selamat membaca.....🥰🥰🥰🥰
Dilarang boomlike, karena jika itu sampai terjadi, akan menurunkan performa novel Author..🤗🤗
__ADS_1
Sehat-sehat buat kalian yang sudah setia hingga beberapa Bab, Semoga novel ini bisa menjadi penghibur di waktu senggang kalian....🥰🥰
Selamat membaca dan beraktivitas....🙏🙏