Identitas Tersembunyi : My Beloved Mafia Queen

Identitas Tersembunyi : My Beloved Mafia Queen
Bab 52 : Pasangan Menghancurkan


__ADS_3

Fabyan menarik kursi, dan mempersilahkan Clara untuk duduk. Beberapa pelayan menyajikan hidangan di meja makan untuk dinikmati.


"Silahkan Tuanku, Nona!" ucap salah satu pelayan.


"Terimakasih banyak!" jawab Clara dengan sopan, berbeda dengan Fabyan. Pria itu hanya menganggukkan kepalanya.


Mereka menikmati makanan yang sudah tersaji di meja makan dalam diam. Dan makanan yang dimasak para pelayan memanglah enak, tidak kalah dengan makanan Restaurant bintang tujuh.


Clara heran, kenapa Fabyan mengalokasikan markasnya di tengah hutan. Masih banyak tempat lain yang lebih strategis. Ataukah memang markas itu disembunyikan oleh banyak orang? Jika memang iya, kenapa dia mengajaknya? itulah yang sedang ada dipikiran gadis itu.


"Ehm, Pak Fabyan!" Clara membuka suara.


"Hem,"


"Tadi Emmy bilang aku akan diperkenalkan dengan Tuan Abrisam Bramantyo. Siapa dia?" tanya Clara.


Fabyan mengulas senyum,"Dia ayahku!" jawabnya.


"Apa?" Clara bingung, pasalnya kenapa dia harus berkenalan dengan orang itu.


"Lalu, Apa hubungannya denganku?" Clara penasaran.


"Aku akan memperkenalkan kau dengan keluargaku!" ujarnya.


"Kenapa saya harus berkenalan dengan keluarga Anda?"


"Iya, itu karena aku akan menikahimu!" ujarnya.


"APA?"


Huaaaaaaaaaaa ...


Clara terbahak.


"Apa Anda sudah gila? Anda pikir, Anda ini siapa? Pangeran dari kerajaan mana? Main lamar saja!" cebiknya. Kemudian dia tertawa lagi.

__ADS_1


"Sudah senang menertawakan ku?" Fabyan berdiri dari tempat duduknya, kemudian meninggalkan Clara.


"Hah! Hey Tunggu!" Clara mengejar langkah pria itu, "Aku tahu, ini prank kan! Kau hanya ingin mengerjai ku!"


Tiba-tiba Fabyan berhenti, membuat tubuh Clara menabrak tubuh pria itu.


"Ih, Kau ini! Berhenti tidak memberikan kode!"


Fabyan menoleh ke arah Clara. Membuat tubuh gadis itu mendongak karena tubuh Fabyan memang tinggi.


Pria itu berjalan semakin mendekat ke arah Clara. Membuat gadis itu melangkah mundur, dan punggungnya menabrak dinding.


Jantungnya berdetak sangat kencang. Saat Fabyan semakin mendekat.


"Hey, Kau mau apa? Jika mendekat lagi, aku bunuh Kau!" Clara mengepalkan tangannya bersiap-siap untuk menghajar pipi Fabyan.


Cup ...


Fabyan mencium bibir Clara dengan singkat. Namun membuat jantung Clara sangat berdebar.


"Menikahlah denganku!"


Clara menutup mulutnya tidak percaya dengan apa yang didengar telinganya. Seorang Fabyan baru saja meminta dirinya, untuk menikah dengannya.


"Anda masih waras kan, Pak?" Clara menempelkan punggung tangannya di kening Fabyan.


"Ih, Kau ini!" jengkel Fabyan, "Aku mengatakan serius! Ayo kita menikah!"


Huaaaaaa ...


"Tolong Anda jangan bercanda! Pernikahan itu sesuatu yang sakral!"


"Saya tahu, karena itu aku memintamu untuk menjadi istriku!" ujarnya.


"Lalu, bagaimana dengan Belle? Bukankah Anda sudah bertunangan dengan wanita galak itu?"

__ADS_1


Hhhhhhhhhh ...


Fabyan menghela nafasnya kasar.


"Kami dijodohkan. Dan Aku sama sekali tidak mencintainya! Bantulah aku keluar dari situasi sulit seperti ini!" pinta Fabyan.


"Duh, bagaimana ini?" Clara menggigit jarinya sendiri.


"Sudahlah, jangan banyak berpikir! Kau turuti saja keinginan ku! Kalau kau mau, aku akan membayarmu untuk menjadi istriku!"


"Kau pikir aku ini wanita miskin!" cebik Clara.


Hahahaha ..


"Ayolah, menikahlah denganku! Dengan menikah denganku, kau tidak akan rugi!" ujarnya.


"Ih, kepedean sekali!" Clara nampak berfikir.


"Baiklah, aku berikan kau waktu sampai nanti malam!"


"Astaga, Kau ini memaksa sekali!" cibir Clara.


_____


_____


Clara kembali ke kamarnya. Di dalam kamar Ia mengatur nafasnya agar lebih tenang. Setelah tenang, Clara kembali ke atas ranjang. Ia bertelungkup dan memukul-mukul bantal karena malu.


"Astaga, Apa benar dia akan menikahiku? Ah, aku jadi malu sekali!" berkali-kali dia memukul-mukul bantal sambil senyam-senyum sendiri.


Clara tidak bisa berhenti berpikir. Di dalam otaknya dia selalu memikirkan ucapan Fabyan.


To be continued ...


°°°°°°°

__ADS_1


Maaf guys,. Author cuma bisa up sedikit. Mengingat Authornya lagi kurang fit....🙏🙏🙏, terimakasih sudah membaca...


__ADS_2