
Oke, jadi banyak yang bingung dengan cerita Selly sama Sam kan. Nih author per jelas, so Happy reading all.
“Hah, baik maaf tuan saya bersumpah akan menghilang seperti ditelan bumi. Jadi sampai jumpa,” melepaskan dengan paksa genggaman tangan asisten Sam.
Asisten Sam terperangah ditempatnya melihat tingkah aneh dari gadis yang ia jumpai itu, wajahnya tak cukup asing hingga pantas disebut sebagai orang asing. Mungkin hanya firasatnya atau apa tapi asisten Sam mengenal gadis itu jauh sebelum pertemuan tanpa sengaja mereka di galeri seni Tempo hari.
***
Dengan nafas terengah-engah Tina membanting dirinya di atas ranjang tidur. Sungguh melelahkan terus melarikan diri seperti ini. Tapi kenapa pria itu selalu saja muncul dimanapun, benar kata orang tentang dunia hanya selebar daun kelor.
Malam harinya Tina kembali membuka beberapa foto lama, mengingat setiap masa yang telah ia lalui dalam hidupnya. Terdapat satu masa dimana ia pernah di Bully habis-habiskan oleh teman-temannya disekolah. Dirinya bukanlah gadis dengan penampilan cantik dan tubuh indah sewaktu remaja dulu, hingga tak ada yang mau berteman dengannya dulu. Kemudian Riana muncul, menghiburnya dan menjadi teman baik.
Semuanya tak bertahan lama, keluarganya terjebak dengan sebuah janji. Dimana janji itu harus menikahkan dirinya dengan sahabat lama dari teman ayahnya. Bagaimana mungkin anak yang masih memasuki fase pertama remaja sudah diharuskan menikah dengan pria yang bahkan tak pernah ia jumpai wujudnya.
Tina awalnya menolak keras, dirinya tak ingin dijodohkan apalagi di usia muda. Namun, sekeras apapun dirinya menolak orang tuanya tetap bersikukuh melakukan perjodohan itu. Untunglah sosok sang nenek yang selalu membantunya untuk menentang perjodohan konyol yang diinginkan oleh ayah dan ibunya itu.
Hingga dirinya bertemu dengan pria yang hanya mengenalkan dirinya sebagai Sam, Tina tidak tahu apakah itu nama aslinya atau bukan tapi yang jelas kepribadian konyol pria itu membuat hari-harinya terasa sedikit lebih hidup dari biasanya. Tina berteman baik dengan Sam, meski mereka berbeda sekolah dan hanya akan bertemu sesekali ditaman dekat rumah Tina.
Pria konyol itu yang membantu Tina keluar dari masalah perjodohan, entah bagaimana caranya ia meyakinkan orang tua Tina jika perjodohan akan membuat putri mereka tersiksa. Waktu terus berjalan, Tina merasa hidupnya cukup berjalan baik disekolah ada Riana yang akan senantiasa membelanya sedangkan di luar ada Sam yang dapat membuatnya kembali tertawa.
Tina Memanglah tipe gadis yang manja, dirinya terkadang dengan sengaja menyusahkan Sam agar bisa terus bersama dengan pria itu. Hingga dengan yakinnya Tina mengungkapkan perasaannya, cinta anak muda itu yang ia rasakan.Terlalu naifnya hingga tanpa sadar melakukan sebuah kesalahan besar.
__ADS_1
Tina tanpa sengaja meminum minuman yang salah dan mabuk berat, dengan keadaan tidak sadar Tina kembali bertemu Sam ditaman dekat rumahnya. Tina tidak tahu bagaimana hingga akhirnya dia bisa bangun dibagi hari dengan keadaan memeluk Sam diatas ranjang yang sama. Awalnya Tina ingin merahasiakan masalah ini, namun apa yang bisa dilakukan oleh seorang remaja berusia 15 tahun itu. Keluarga besar Tina mengetahuinya, dan kedua orang tuanya sangat murka akan itu. Tina mencari Sam untuk menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi malam itu, namun pria itu tak kunjung muncul dan membuat nenek Tina terserang penyakit jantung dan tewas seketika.
Hancur itu yang dirasakan oleh gadis itu, dirinya bahkan tidak bisa mengingat apa yang sebenarnya terjadi pada malam itu hingga bisa bangun diranjang yang sama dengan seorang pria.Hanya Samlah yang bisa menjelaskan semuanya namun pria itu tak kunjung muncul hingga orang tuanya menyuruh Tina untuk pergi jauh, mereka memutuskan untuk mengirim putri semata wayangnya itu keluar negeri guna mengurangi rasa malu keluarga. Tina bahkan sempat dilarang kembali sampai semuanya bisa menjadi lebih baik. Dan tak ada lagi sosok sang nenek yang akan dengan mati-matian membelanya.
Hidup Tina benar-benar hancur, dirinya kehilangan arah dan sempat ingin mengakhiri hidupnya saja. Namun akhirnya dia bisa bertahan dan kembali lagi kemari.
Jika mengingat masa itu dirinya merasa sangat hancur, merasakan beratnya hidup di negeri orang dan berpisah jauh dari orang tuanya. Tapi dirinya tetaplah harus berterimakasih dengan Sam karena berkat pria itu juga perjodohan konyol dimasa remajanya dapat dibatalkan dan dirinya bisa hidup dengan mandiri sekarang.
(Dan paham kan gimana susahnya jadi Tina, dan sering di Bully karena penampilan fisik, sampai harus ngerasain pisah dengan orang tua hanya karena sebuah kesalah pahaman. Intinya asisten Sam masih punya hutang penjelasan karena cuma dia yang tahu apa yang terjadi malam itu sebenarnya).
***
Riana menatap teduhnya wajah lelap sang suami, hanya Reghalah yang dapat mengerti dirinya sepenuhnya. Pria dengan sejuta pesona yang dapat membuat jutaan wanita di luaran sana bertekuk lutut padanya. Sosok pria dingin namun penuh kasih sayang didalamnya, Regha seolah dapat mengerti setiap perasaan orang sekitarnya.
“Ina aku sudah bangun berhenti menggangguku,” memperbaiki posisinya lagi.
sepertinya prianya ini sedang sangat kelelahan saat ini, membiarkannya kembali terlelap sebentar lagi mungkin tidak akan jadi masalah. Riana bangun dan menyiapkan pakaian serta air mandi Regha, memberikan pelayanan terbaiknya untuk sang suami yang tercinta.
“Sayang bangun kau harus pergi kerja,” membuka tirai hingga sinar mentari dapat menerobos masuk dan mengusik tidur lelap Regha.
Dengan malas Regha bangkit dan bersiap-siap, selagi menunggu Regha selesai Riana membersihkan tempat tidur yang seperti habis dipakai berperang. Setelah Regha selesai pun Riana membantu sang suami untuk bersiap.
__ADS_1
“Ohhh nyonya apakah mood mi sudah kembali baik sekarang,” menatap Riana penuh selidik.
“Maaf karena sikapku yang aneh sayang, sungguh aku benar-benar sangat kekanakan kemarin. Mulai hari ini aku hanya akan melayani suamiku dengan baik itu saja,” menyengir tanpa dosa.
“Melayani yah, baik kalau begitu tidak ada salahnya berolahraga pagi sekarang,” Apa lagi jika bukan dirinya telah menyalah artikan maksud dari ucapan Riana.
Riana tersenyum penuh kemenangan lalu kemudian berbisik pada sang suami.
“Tidak bisa sayang, aku sedang kedatangan tamu sekarang,” membuat sedikit jarak dengan Regha.
Semangat empat lima yang tadi sudah hilang sekarang. Tapi Regha dapat mengerti jika sikap istrinya kemarin karena ingin kedatangan tamu bulanannya.
“Apakah perutmu sakit sayang, perlu sesuatu,” Regha seperti biasa selalu menanyakan hal itu setiap kali Riana sedang ada di masanya (suami idaman banget kan;))
“Tidak udara disini cukup hangat, tidak seperti divilla kemarin,” mengecup pipi kanan dan kiri Regha.
“Tetap saja sebaiknya kau istirahat saja, jangan pergi kemanapun. Jika bisa tetap ada di kasur sampai aku pulang, aku tidak bisa membawamu karena kau pasti akan bosan disana,” celoteh Regha mengingatkan sang istri.
Iya tuan muda aku tahu betul itu semua, biarpun aku tidak sedang datang bulan kau pasti tetap tidak mengizinkan ku untuk keluarkan. Gumam Riana dalam hati.
“Aku tau sayang, aku akan datang mengantarkan makan siangmu nanti,” kembali membetulkan dasi milik Regha.
__ADS_1
“Hem aku pergi dulu sekarang, kau bisa sarapan sendirikan. Ingat jangan makan makanan berminyak dan pedas oke!,” mengingatkan Riana sekali lagi.
Biasanya Regha akan selalu cerewet di pagi hari, pria itu selalu mengingatkan kepada Riana tentang ini dan itu. Tidak boleh ada yang terlewat satupun juga.