Istri Kecil Sang Miliyader 1

Istri Kecil Sang Miliyader 1
Susu kadaluarsa dan awal permainan


__ADS_3

" Ina kau didalam, buka pintunya sekarang," ucap Regha dengan nada paniknya.


" Tunggu sebentar sayang, owekkkkhhhhhh," Terdengar Riana memuntahkan semuanya.


" Ina buka sekarang atau aku akan menghancurkan pintu ini," menggedor pintunya kasar.


" mama kakak Riana kenapa, sejak tadi dia muntah-muntah terus apa karena susu yang diminumnya tadi," ucap Vivi bertanya kepada sang ibu.


" Susu?, susu apa yang diminum kakakmu Vivi," tanya sang ibunda.


" Kak Riana tadi kedapur dan membawa segelas susu aku juga tidak tahu susu apa yang diminumnya itu,"


Ibu Vivi langsung membulatkan matanya terkejut, susu itu sudah lama kadaluarsa dan ingin dibuang hari ini.


" Tuan Regha sebaiknya kita membawa Riana kerumah sakit sekarang," wanita itu mulai panik.


" Apa yang kau berikan pada istriku hah," Regha ingin melayangkan tangannya namun dihadang oleh asisten Sam dan menyuruhnya untuk tenang dulu dan mementingkan kesehatan nona muda dulu.


" sayang," Riana keluar dari kamar mandi dengan wajah pucatnya, gadis itu terus memegang perutnya gawat apakah anaknya baik-baik saja. Semoga tidak terjadi apapun pada janin juga ibunya itu.


" Ina kau baik-baik saja," Regha langsung membantu Riana untuk berdiri tegak karena sepertinya untuk berdiri saja Riana sudah tidak sanggup lagi.


" Perutku sangat tidak nyaman sayang, badanku lemas semua rasanya," keluh Riana lagi.


Regha segera membawa Riana kerumah sakit terdekat, dan otomatis kondisi rumah sakit yang semula tenang kini berganti status menjadi emergency atau gawat darurat karena info tentang kedatangan tuan Regha Tanjung beserta istrinya yang keracunan susu.


" Ina kau baik-baik saja, jangan tidur kau mengerti jangan pejamkan matamu," perintah Regha terus saat Riana ingin memejamkan matanya untuk beristirahat sebentar saja.


Asisten Sam melajukan mobilnya membelah jalan raya, menyingkirkan kepadatan dijalanan untunglah para pengendara itu mengerti akan situasi darurat dan segera mengalah dan memberikan jalan untuk dilalui oleh mobil Regha.


Riana ditangani oleh para dokter, bahkan dokter NAD yang biasa menanganinya juga sudah ada disana.

__ADS_1


" Tuan muda tenanglah nona Riana pasti akan baik-baik saja," asisten Sam berusaha menenangkan Regha yang tampak sangat gusar.


" Inilah yang aku takutkan, setiap kali aku meninggalkannya sendiri dia selalu saja terluka. Gadis ini benar-benar sangat ceroboh kenapa dirinya bisa meminum susu yang sudah kadaluarsa," oceh Regha terus menerus dengan nada khawatirnya.


Tidak ada siapapun disana selain mereka, ruang VVIP rumah sakit ini sangatlah sepi. Bahkan tadi saja dilantai dasar tampaknya sudah tidak ada pasien dan perawat yang berkeliaran guna menjaga kenyamanan dari Regha dan juga istrinya itu.


" Cepat katakan bagaimana kondisi Ina dan juga baby kami," Tanya Regha dengan gusarnya saat seorang dokter keluar dari ruangan Riana.


" Nona baik-baik saja tuan Regha, janinnya juga cukup kuat. Jadi tidak perlu khawatir lagi. nona Riana juga sepertinya sudah memuntahkan racun dari susu kadaluarsa itu jadi tidak ada yang perlu ditakutkan lagi," dokter itu dengan nada setenang mungkin menjelaskan kepada Regha.


Regha dapat bernafas sekarang, jantungnya serasa ingin berhenti saja tadi. Tapi yang kini dia fikirkan adalah kenapa Riana bisa sampai sangat ceroboh soal makanannya terutama lagi Selly kenapa wanita itu sampai tidak tahu jika Riana meminum susu yang sudah kadaluarsa.


" Maaf tuan muda, saya lalai saat itu. Nona muda pergi ke dapur untuk mengambil potongan buah untuk nona Vivi tapi ternyata dia meminum susu itu tanpa sepengetahuan saya. Tolong maafkan saya tuan muda," Selly datang dan memohon maaf atas kecerobohannya ini.


Bagi setiap Orang yang bekerja dengan Regha kesalahan sekecil apapun tidak patut untuk dimaafkan. Kesalahan yang mereka buat sama dengan akhir dari hidup mereka.


" Bukan salahmu, terus jaga nonamu itu dan jadikan hal ini sebagai pelajaran. Riana sepertinya sudah nyaman denganmu sehingga aku tidak bisa menyingkirkanmu karena hal ini," nada bicara Regha sudah sedikit lebih tenang dari pada tadi, kini sepertinya pengendalian amarahnya semakin baik saja mungkin karena ia terus berusaha belakangan ini untuk Inanya.


Matanya bahkan sudah sembab dan memerah.


" Haiiii kau kenapa hemm, kenapa menangis," tanya Regha lembut.


" Hikksss maaf sayang aku tidak tau jika susu itu sudah kadaluarsa. Sungguh maafkan aku, aku memang sangatlah ceroboh, kau sudah memperingatkan ku untuk menjaga diriku dengan baik sekarang karena aku sedang membawa baby kita tapi aku terus saja melakukan kesalahan," Riana menangis sambil tiada hentinya mengoceh.


" Benar kau hampir saja membahayakan baby kita, untung saja dia kuat seperti daddynya. Tapi Ina kenapa kau bisa sampai tidak mengetahui hal itu hah,"


" Salah satu bawahan Selly mengatakan padaku jika susu itu untukku. Dan itu baik untuk kesehatan janinku," terang Riana.


" Ina apa kau bercanda, Selly tidak mungkin memercayakan tanggung jawab sebesar itu kepada seorang pelayan. Dia selalu bekerja sendiri dan kau hanya akan melihat para pria saja dibawah kendalinya tidak ada satupun pelayan wanita lainnya,"


" Tapi pelayan itu jelas-jelas mengatakan jika dia adalah suruhan dari Selly tadi sayang dia bahkan memakai seragam pelayan rumah kita jadi aku tidak mencurigainya,"

__ADS_1


" Hemm aku mengerti, tidak usah difikirkan lagi dan tidur lah sekarang," membantu Riana untuk berbaring.


Regha menoleh kearah asistennya, Mengerti dengan isyarat dari tatapan Regha asisten Sam segera mengangguk dan meninggalkan ruangan.


Diluar ruangan pria itu bertemu dengan Selly yang masih memasang wajah bersalah.


" Sepertinya rencana mereka sudah dimulai, yang aku duga benar selama ini. Bukan nona Jenie yang berbahaya tapi pria yang bersama dengannya tempo hari,"


" Tapi bagaimana bisa kau mengetahuinya , penjagaan begitu ketat kenapa bisa ada penyusup yang masuk kerumah itu dan membuat Riana meminum susu itu,"


" Kita sibuk memperhatikan keadaan diluar tapi kita tidak memperhatikan hal kecil didalam lingkup kita sendiri, perhatikan terus sekitarmu Selly sepertinya mereka mengirim beberapa mata-mata sekarang. Ini hanyalah ancaman kecil dan peringatan biasa sebelum mereka memulai rencana utama mereka nanti,"


Selly mengangguk paham dan segera menghubungi orang kepercayaannya untuk menyelediki semuanya. Meski sepertinya sulit karena lawan mereka saat ini bukan hanya Jenie putri tidak sah tuan besar Tanjung melainkan juga seorang pria berpengaruh yang bahkan menjadi salah satu kandidat presiden tahun depan.


***


Riana menatap wajah lelah Regha, pasti pria itu sangat lelah sekarang. Setelah seharian bekerja dikantor pria itu harus menjaga Riana dirumah sakit lagi sekarang.


Apakah aku menjadi bebanmu lagi sayang, apakah benar selama ini aku hanya bisa menyusahkanmu saja. Menatap Regha yang sibuk mengaduk makanan yang akan diberikan kepada Riana guna mengisi perutnya lagi.


" Aku sudah sering mengatakannya bukan Ina, jangan berfikir banyak jika sedang berada didekatku.Kenapa kau sangat keras kepala sekali bah," Regha sadar jika istrinya itu sedang memikirkan sesuatu yang tidak perlu sebenarnya untuk difikirkan.


note:



Selly, satu-satunya wanita kepercayaan asisten Sam dan Regha. Wanita yang ditugaskan menjaga Riana sepenuh jiwa dan raganya, gadis yang berhati baik kebodohannya 11, 12 dengan Riana namun ditutupi dengan kerja keras dan tanggung jawabnya.



Asisten Sam, Pria dingin, sombong, angkuh dan hanya mendengarkan perintah dari tuan mudanya, dulunya adalah seorang pria biasa yang penuh dengan seribu kekurangan Regha berhasil mengubahnya menjadi pria kejam dan tidak berhati seperti sekarang.

__ADS_1


Untuk Riana dan Regha author masih bingung mau kasih visual yang modelnya gimana, saran dong siapa yang cocok buat karakter Riana dan Regha😁


__ADS_2