
Gabriel sangat senang dan dia mengambil berbagai macam ice cream untuknya dan memakannya diruang tamu dengan senang
Willy duduk disampingnya Gabriel
"Maafin aku yah?udah makan ice cream kamu tadi"Ucap Willy
"Udah aku maafin kok by"Ucap Gabriel
Willy memgacak-acak rambut Gabriel dan mencium pipi Gabriel dengan bertubi-tubi tapi Gabriel tetap fokus memakan ice cream
"Seenak itu sayang? sampai cuekin aku?"Ucap Willy
"Iyah"Ucap Gabriel
Willy memeluk Gabriel dengan manjanya
"Gak mau dicuekin sayang"Ucap Willy
"Stop by jangan buat aku ngambek lagi deh"Ucap Gabriel
"Kamu lebih pentingin ice cream sayang daripada aku?"Ucap Willy
"Iyah"Ucap Gabriel
Willy merebahkan tubuhnya dan meletakan kepalanya diatas pahanya Gabriel
"Sayang?"Ucap Willy
"Iyah?"Ucap Gabriel
"Kamu takut gak kehilangan aku?"Ucap Willy
"Takut dong"Ucap Gabriel
"Kalau seandainya aku mati mendadak apa kamu bakal nikah lagi?"Ucap Willy
Gabriel diam bahkan dia berhenti memakan ice cream nya
"Kenapa ngomong kaya gitu sih by?"Ucap Gabriel
"Gak Riel aku cuma tanya aja,kan juga banyak laki-laki yang sudah berumur 40 tahun itu rentang mati mendadak karena serangan jantung utamanya"Ucap Willy
"By jangan ngomong yang aneh-aneh dong"Ucap Gabriel
Willy memejamkan matanya sambil memeluk perut Gabriel
"Tapi saya selalu berdoa Riel agar saya selalu panjang umur agar kita selalu bersama"Ucap Willy
"Iyah"Ucap Gabriel
Willy duduk dan Gabriel malah memasukkan tubuhnya kedalam pelukan Willy
"Tempat paling nyaman sekarang dipelukan kamu by"Ucap Gabriel
Willy tersenyum dan meletakkan dagunya dikepala Gabriel
3 hari berlalu
Gabriel sedang didapur dia memasak sesuatu kreasinya sendiri dengan bantuan ponselnya semua pelayan tak berani membantunya karena dia melarangnya sedangkan Willy masih dikamar sedang tertidur karena Riel memang sengaja tidak membangun kannya
Gabriel memasak salmon karena dia tiba-tiba ingin memakan salmon namun dia ingin memasak sendiri
Willy turun dan melihat Gabriel sedang didapur tapi dia mengerucutkan alisnya melihat para pelayan hanya berdiri dibelakang Gabriel
"Apa lagi ini?"Ucap Willy sambil berjalan turun
Baru saja Willy turun dari tangga Gabriel sudah berteriak karena tangannya terkena pan panas dan Willy langsung berlari mengejar Gabriel
__ADS_1
Willy langsung mematikan kompornya
"Kamu itu gak bisa masak Riel,ngapain sih malah masak sendiri gini?kan liat tangan kamu jadi kena pan panas kan?"Omel Willy
Untuk pertama kalinya Willy marah dengan Gabriel membuat Gabriel terdiam
Willy langsung mengambil p3k untuk mengobati Gabriel
Gabriel diam sambil meniup-niup tangannya
Willy datang dan langsung mengobati tangan Gabriel
"Lain kali jangan gini lagi!kalau mau apa bilang ke pelayan aja!gak usah sok bisa!jangan keras kepala coba liat gini kan jadinya?"Omel Willy sambil mengobati Gabriel
"Atau gak kamu kan bisa minta masakin aku?gak usah masak sendiri kan kamu gak bisa masak!"Ucap Willy
Gabriel hanya diam bahkan dia menunduk dia takut melihat Willy yang sedang mengomel padanya
"Kamu tadi mau masak apa sih?"Ucap Willy
Gabriel hanya diam tak menjawab Willy dan Willy paham jika istrinya takut padanya karena dia omeli tadi
Willy tersenyum dan mengelus pipi Gabriel tapi Gabriel malah menjauhi Willy
"Aku mau kekamar"Ucap Gabriel dan dia pergi meninggalkan Willy
Willy terdiam sambil memijat kening nya
"Pasti ngambek!"Ucap Willy dan Willy menatap masakan Gabriel tadi
"Apa yang kalian lakukan hah?masa kalian biarkan saja istriku memasak sendiri?"Ucap Willy
"Maaf tuan tapi dia yang tidak mau kami masakan apalagi kami tolong"Ucap Pelayan
"Dia ingin memasak apa?"Ucap Willy
"Salmon?"Ucap Willy
Para pelayan menganggukan kepalanya
Willy pun naik kekamar nya ketika dia masuk dia melihat Gabriel sudah terbungkus dengan selimut
"Riel?"Ucap Willy dengan lembut sambil duduk disampingnya Gabriel
Gabriel hanya diam
"Sayang?"Ucap Willy
"Ngapain kesini?tadi marahin aku kan?"Ucap Gabriel tapi dia masih didalam selimut
"Maafin aku yah?"Ucap Willy
"Gak!"Ucap Gabriel
Willy naik dan memeluk Gabriel yang masih didalam selimut tapi Gabriel berteriak karena tangannya yang tadi ditindih oleh Willy dan dia keluar dari selimut sambil menangis
"Aaaaaaa sakit hiks....hiks..."Ucap Gabriel dengan tangisnya karena tangannya memang sakit
Willy jadi panik dan mendekati Gabriel
"Sakit hiks...hiks..."Ucap Gabriel dan Willy menatap tangan Gabriel yang memang melepuh
"Maafin aku"Ucap Willy
Gabriel menatap Willy dengan mata yang penuh air mata
"Sayang....."Ucap Willy dan memasukkan Gabriel dalam pelukannya
__ADS_1
"Sakit by hiks...hiks..."Ucap Gabriel
"Mau nyusu?"Ucap Willy karena dia memang tidak memakai baju dan wajah Gabriel berada didada bidangnya
"By!"Ucap Gabriel dan memukul dada Willy
"Bercanda Riel"Ucap Willy
"Kerumah sakit yah?"Ucap Willy
"Gak mau nanti disuntik"Ucap Gabriel
"Kerumah sakitnya Aunty Nissa?"Ucap Willy
"Gak mau"Ucap Gabriel
"Aku mau makan salmon by"Ucap Gabriel
"Yaudah aku bikinin yah"Ucap Willy
Gabriel menganggukan kepalanya
"Ikut by"Ucap Gabriel
"Iyah"Ucap Willy
Mereka pun kebawah lagi dan Willy memasakkan salmon untuk Gabriel
Tak butuh waktu lama untuk Willy memasakkan salmon untuk Gabriel
Willy menyuapi Gabriel karena tangannya yang kanan terkena pan tadi
"Gimana?"Ucap Willy
"Keasinan atau kurang apa?"Ucap Willy
"Pas sih"Ucap Gabriel
Willy tersenyum
"Syukurlah kalau pas,soalnya aku kurang bisa juga masak kaya ginian"Ucap Willy
"Tapi ini kamu bisa"Ucap Gabriel
"Kan darurat sayang,istri tercinta ku yang minta ya mau gak mau kan aku harus bisa masak"Ucap Willy
"By?"Ucap Gabriel
"Hm?"Ucap Willy sambil memotong-motong salmon
"Kamu tadi kenapa ngomelin aku?aku takut tau"Ucap Gabriel
"Gimana gak ngomel sih sayang?pelayan ada?terus kamu mau masak sendiri terus tangan kamu kena pan panas kan?mana melepuh lagi"Ucap Willy
"Aku awalnya emang mau masak sendiri by terus mereka datang"Ucap Gabriel
"Lain kali jangan gitu lagi yah,nanti kalau lebih parah dari ini aku bakal marah besar ke kamu"Ucap Willy
"Tega emang marah ke aku?"Ucap Gabriel dengan suara imutnya
Willy tersenyum dan mengelus pipi Gabriel
"Sehaebat apapun aku marah ke kamu,aku gak bakal bisa marah lama ke kamu"Ucap Willy
"Bahkan kaya tadi aku nyesal udah ngomel ke kamu"Ucap Willy
"Maafin aku yah"Ucap Gabriel
__ADS_1