
Willy pergi menuju rumah sakit Gabriel sedangkan Arka menuju rumah sakit Prince
Yang menjaga Gabriel hari ini adalah Riko dan Tante Lala sedangkan Hana tadi pulang untuk mengambil barang-barang keperluan nya
"Ada kabar baik Tante dari Riel?"Ucap Willy
"Belum ada bahkan tadi keadaannya sempat drop Willy"Ucap Tante Lala
"Hah benarkah?"Ucap Willy terkejut dan dia masuk kekamarnya Gabriel dengan tergesa-gesa
Willy masuk
Dia terkejut melihat alat-alat yang sudah mulai sedikit ketika datang tadi malam sekarang malah tambah banyak lagi
Semenjak Gabriel sakit Willy menjadi kurus bahkan dia seperti tidak terurus,karena kumis dan brewoknya sudah mulai panjang wajahnya terlihat kusam bahkan matanya seperti panda
"Riel? kamu kenapa?kenapa malah seperti ini?bukannya kamu mau sembuh Princess?kenapa malah alat-alat ini semakin banyak ditubuh kamu sayang?"Ucap Willy
"Apa yang kamu dengar atau kamu memimpikan sesuatu Riel?"Ucap Willy
Willy mencium seluruh wajah Gabriel,lalu dia menyatukan dahinya dengan dahi Gabriel dan dia menangis
"Riel saya mohon jangan pernah tinggalkan saya,jangan pernah tinggalkan saya"Ucap Willy
"Kamu kebahagiaan saya Riel,jika kamu pergi maka kebahagiaan saya akan hilang ikut bersama kamu"Ucap Willy
"Riel apa kamu tidak kangen pada ku?sudah 1 bulan kamu disini Riel"Ucap Willy
Gabriel tak menjawab dia hanya diam sambil memejamkan matanya
Willy semakin menangis dan memeluk Gabriel
"Riel......."Ucap Willy dengan lirih
Riel tak merespon Willy dan dia pun berdiri sambil menghapus air matanya
"Riel kenapa betah sekali memejamkan mata?apa kau tak mau membuka mata mu Riel? sebentar saja!saya mohon"Ucap Willy
"Panggil aku dengan hubby Riel ,aku rindu kamu manja pada ku,aku rindu kamu bersikap kekanak-kanakan pada ku Riel"Ucap Willy
"Cepat sembuh Princess,jangan pernah tinggalkan aku,aku mohon"Ucap Willy dan dia mencium seluruh wajah Gabriel dan dia pergi keluar
Willy keluar dari ruangan Gabriel hanya diam saja Tante Lala dan Riko hanya diam menatap Willy
"Saya permisi sebentar"Ucap Willy dan dia pergi
Willy berjalan tanpa arah sambil melamun dan dia bertemu Laura yang baru saja selesai memeriksa kan kesehatan yang rutin sebulan sekali
"Willy?"Ucap Laura dan dia berlari mengejar Willy
"Lili?"Ucap Laura dan langsung memeluk tangan Willy
Willy tak memperdulikan Laura dia terus berjalan dan bahkan menepis tangan Laura
"Wil kamu kaya zombie?"Ucap Laura
Willy menghentikan langkahnya dan menatap Laura
"Jangan ganggu saya Laura!saya mohon"Ucap Willy
Laura melihat keadaan Willy yang benar-benar menyedihkan dia pun menjadi kasihan
"Aku tau kalau Istri kamu masuk rumah sakit tapi kamu gak seharusnya kan nyiksa diri kamu gini?"Ucap Laura dengan lemah lembut
__ADS_1
Willy hanya diam
"Kalau kamu butuh teman curhat saya mau jadi telinga buat kamu Wil"Ucap Laura
"Saya gak butuh telinga kamu saya butuh Gabriel"Ucap Willy dan dia pergi dan Laura tak berani mengejar Willy karena Willy bisa sangat arogan jika dia sedang kalut
Willy pulang kerumahnya dia berdiri dibalkon kamarnya sambil mengisap sebatang rokok
Willy diam sambil menikmati rokok yang ada ditangannya dan hujan turun tapi dia tidak bergerak dari tempatnya dia masih saja berdiri disana bahkan rokoknya padam karena hujan
Hujan sangat lebat bahkan berpetir tapi Willy tetap berdiri seperti tak ada apa-apa
Willy menatap ranjangnya entah kenapa ada Gabriel sedang duduk sambil tersenyum pada nya dan dia ikut tersenyum
Willy mengingat-ingat kejadian saat Gabriel masih SMA
Flashback On
Gabriel bangun kesiangan bahkan Pr nya tidak dia kerjakan sama sekali dia sangat panik dan terus saja mengoceh sepanjang perjalanan pada Willy
"Apa sih yang kamu kerjain Riel tadi malam jadi Pr kamu gak kamu kerjakan?"Ucap Willy
"Seingat aku,aku kerjain kok Om tapi kok bisa yah kosong"Ucap Gabriel
"Itu tanda nya gak kamu kerjain Riel"Ucap Willy
"Aku kerjain Om,atau jangan-jangan ada nukar buku aku yah?"Ucap Gabriel
"Jangan aneh-aneh Riel,siapa yang nuker?"Ucap Willy
Gabriel diam sambil berpikir menatap bukunya
Mereka pun sampai tapi Gerbang sudah ditutup karena jam pelajaran sudah dimulai
"Gak bisa ini aja udah jam berapa"Ucap satpam
"Aku telat 30 menit doang kok"Ucap Gabriel
"30 menit?kamu bilang Gabriel?gak bisa"Ucap Satpam
"Om Willy bantuin"Ucap Gabriel
Willy pun keluar dari mobil
"Emang gak bisa masuk lagi ya pak?"Ucap Willy
"Iyah gak bisa lagi"Ucap Satpam
"Sekalipun dia dia hukum?"Ucap Willy
"Om?"Ucap Gabriel
Satpam diam
"Boleh masuk?"Ucap Willy
"Oke boleh tapi dia harus dihukum tapi bukan saya yang tapi guru kelasnya nanti"Ucap satpam
"Om gak mau dihukum"Ucap Gabriel
"Mau masuk atau pulang?"Ucap Willy
"Pulang aja"Ucap Gabriel dan ingin masuk tapi Willy menarik tas ga Gabriel membuat tak bisa bergerak
__ADS_1
"Buka gerbangnya pak"Ucap Willy
"Om Willy aku gak mau dihukum"Ucap Gabriel
Satpam membuka pintu gerbang nya dan Willy membawa Gabriel masuk
"Terimakasih"Ucap Willy
Gabriel terus berontak tapi Willy terus membawa nya menuju kelasnya tanpa menghiraukan Gabriel
Willy melepaskan Gabriel didepan kelasnya
"Masuk!"Ucap Willy
Gabriel menggelengkan kepalanya
"Masuk!"Ucap Willy
Guru mendengar keributan dikelasnya pun keluar dan dia melihat Gabriel
"Gabriel?kamu baru datang?"Ucap Bu guru
Gabriel tersenyum canggung
"Seperti anak murid yang lain jika terlambat, berdiri di lapangan sambil hormat pada bendera"Ucap Bu guru
Gabriel melotot
"Cepat!"Ucap Bu guru meninggi
Gabriel memanyunkan bibirnya dan langsung berlari kelapangan
Willy berdiri dari kejauhan melihati Gabriel
"Gara-gara Om aku jadi hukum kan?"Omel Gabriel
"Ih panas,Papah tolongin Riel"Rengek Gabriel
"Bisa gak sih gak usah Panggi Papah kamu kalau lagi kesusahan?"Ucap Willy yang tiba-tiba muncul dibelakang Gabriel
"Om pulang aja deh"Ucap Gabriel
"Saya mau pantau kamu disini siapa tau kamu pingsan kan?"Ucap Willy
"Aku ngambek sama Om"Ucap Gabriel
Willy tersenyum dan dia duduk didepan Gabriel
"Om ngapain disitu?"Ucap Gabriel
"Berteduh sambil liatin kamu"Ucap Willy
"Om sekarang pulang aja deh,makin kesel tau kalau om disini"Ucap Gabriel
Willy menyerahkan topinya pada Gabriel
"Buat apa?"Ucap Gabriel
"Buat tutupi kepala kamu Riel"Ucap Willy dan Gabriel pun mengambilnya
Willy menemani Gabriel sampai selesai masa hukumannya untungnya dia dihukum hanya 30 menit berdiri disana
Flashback off
__ADS_1