
Seminggu berlalu
Gabriel sudah terbiasa bangun pagi bahkan dia langsung ke dapur untuk membantu Tante Tania untuk menyiapkan sarapan
Gabriel belum terbiasa dengan minuman yang selalu berbeda-beda yang diberikan oleh Tante Tania
Ada sangat pahit,asam,hambar dan juga minuman yang Gabriel sukai
Setelah sarapan Gabriel membersihkan dirinya tapi ketika dia melepaskan CD nya dia tercengang melihat darah yang cukup kental namun sedikit
"Gak mungkin kan aku menstruasi?baru seminggu yang lalu"Ucap Gabriel
"Apa ini efek obat herbal yang diberikan Tante Tania yah?"Ucap Gabriel
"Aku mandi aja dulu deh,nanti aku tanya lagi"Ucap Gabriel
Dia pun mandi setelah selesai dia langsung keluar mencari keberadaan Tante Tania ternyata dia sedang minum teh melati dihalaman rumah nya Gabriel ikut bergabung sedangkan Fiko harus kekota untuk membeli kebutuhan yang habis
"Tante"Ucap Gabriel
"Kamu udah cantik aja"Ucap Tante Tania
"Makasih,Tante juga makin cantik"Ucap Gabriel
"Tan tadi aku mandi kan?kok ada darah kentel banget di CD aku padahal kan aku udah menstruasi?"Ucap Gabriel
"Baguslah berarti ramuan ku jalan ditubuh kamu"Ucap Tante Tania
"Sakit gak?"Ucap Tante Tania
"Gak Tan"Ucap Gabriel
"Minuman yang saya berikan ke kamu dipagi hari dan disiang hari itu untuk pembersih rahim Riel"Ucap Tante Tania
"Oh gitu, walaupun rasanya gak aku suka tapi efek luar biasa ya Tan"Ucap Gabriel
"Makanya kamu harus sabar yah,apa yang kasih ke kamu nanti bakal berguna juga buat kamu"Ucap Tante Tania
"Iyah Tan!aku gak sabar saatnya nanti aku pulang kerumah"Ucap Gabriel
"Harus semangat"Ucap Tante Tania
"Iyah!"Ucap Gabriel
"Oh ya Tante kok bisa tinggal disini?"Ucap Gabriel
"Karena Tante suka menyendiri dan Tante suka meneliti hal baru dan membuatnya obat makanya Tante tinggal di hutan"Ucap Tante Tania
"Aku punya aunty Tante dia seorang dokter,kayanya kalau Tante colaborasi sama dia pasti bakal gempar"Ucap Gabriel
"Saya lebih suka seperti ini tidak mau apa-apa lagi"Ucap Tante Tania
"Saya bisa bebas melakukan apapun tanpa harus dituntut itu sangat menyenangkan"Ucap Tante Tania
"Ketentraman ini sangat mewah bagi saya Riel"Ucap Tante Tania
"Orang menyebut ini hutan tapi ini adalah rumah saya Riel"Ucap Tante Tania
"Tante pernah ngerasain namanya jatuh cinta?"Ucap Gabriel
"Jatuh cinta?"Ucap Tante Tania
Gabriel menganggukan kepalanya
"Pernah"Ucap Tante Tania
"Benarkah?"Ucap Gabriel
__ADS_1
"Ya!dulu saya pernah mencintai laki-laki bahkan kami berniat ingin menikah tapi dia meninggal saya karena kecelakaan dan cinta saya mati bersama dia terkubur ke tanah"Ucap Tante Tania
"Maaf Tante"Ucap Gabriel
"Gak papa Riel"Ucap Tante Tania
"Kamu rindu tidak dengan suami mu?"Ucap Tante Tania
"Sangat Tante"Ucap Gabriel
"Bahkan aku harus berhayal dipeluk dia dulu baru aku bisa tidur"Ucap Gabriel
"Dia laki-laki yang sangat sabar menghadapi aku Tante"Ucap Gabriel
"Dulu aku benar-benar berdosa sama dia,aku selingkuh dari dia,aku ketusin dia"Ucap Gabriel
"Tapi dia gak pernah cerai kan aku"Ucap Gabriel
"Semakin lama aku semakin sadar jika aku gak bisa tanpa dia,ketika dia pergi tanpa pamit ke aku,aku langsung sakit"Ucap Gabriel
"Aku mencintainya sejak aku kecil tapi aku gak pernah sadar"Ucap Gabriel
Tante Tania tersenyum mendengar kan cerita Gabriel
"Kamu wanita beruntung Riel"Ucap Tante Tania
"Sangat beruntung Tante"Ucap Gabriel
"Makanya aku mau kesini biar aku bisa hamil anak dia"Ucap Gabriel
"Tante Tania jadi mau bantu aku dan gak minta apapun dari aku kenapa?"Ucap Gabriel
"Karena kemanusiaan Gabriel"Ucap Tante Tania
"Fiko cerita ke Tante kemarin,dengan kata dia ingin melihat kamu bahagia walau gak sama dia"Ucap Tante Tania
Mereka pun berbincang-bincang sampai Fiko datang
Disisi Willy
Willy sudah seperti orang gila mencari keberadaan Gabriel
Berapa banyak anak buah yang dia tembak mati karena kesalahan sepele
Willy dan yang lain terus mencari bahkan sudah hampir seluruh Paris mereka geledah tapi gak menemukan Gabriel
"Sayang kamu dimana?"Ucap Willy sambil menyetir mobil
Willy tak pernah sekalipun melepaskan jam tangan pemberian Gabriel bahkan Willy sering mengajak jam tangan itu berbicara
"Sudah 1 Minggu sayang kamu menghilang,kamu dimana?"Ucap Willy
"Jika aku menemukan Akau benar-benar akan menghukum mu"Ucap Willy
Tangis Willy datang karena dia sangat mengkhawatirkan Gabriel sekarang
"Apa yang bisa membuat kamu menghilang sayang?apa karena aku jahil padamu?"Ucap Willy
"Pulang lah sayang"Ucap Willy lirih
"Aku sangat merindukan kamu"Ucap Willy
Willy melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi dia ingin pergi menuju tempat yang mereka berdua datangi kemarin
Ketika sampai Willy langsung melihat bayangan Gabriel dan dia langsung berlari menghampiri tapi ternyata hanya halusinasi
"Sayang..."Ucap Willy
__ADS_1
Willy menatap sekitar,bayangan mereka berdua melewati mereka dan Willy menatap sedih itu
"Aku ingin kembali kewaktu dimana aku bisa memeluk sayang"Ucap Willy
"Jangankan memelukmu melihatmu pun sekarang menjadi mimpi bagiku"Ucap Willy
Willy terdidik dikursi yang ada disana dia diam dengan tatapan kosong seakan-akan nyawanya menghilang
Disisi Gabriel
Gabriel sedang berolahraga dengan Fiko dan juga Tante Tania
Mereka hanya olahraga yoga
Fiko dan Tante Tania terus saja menertawakan Gabriel karena dia tidak bisa olahraga ini
Jika disuruh diam dan konsentrasi dia malah bersih,bantuk dan lain-lain
"Konsen Gabriel"Ucapnya sambil memejamkan matanya
Olahraga yoga hanya dilakukan 30 menit saja setelahnya mereka pun beristirahat
"Riel besok mau kekota?kita main skateboard?"Ucap Fiko
"Emangnya gak papa,aku takut bakal ketangkap Papah ku"Ucap Gabriel
"Kamu tenang saja tempatnya aman"Ucap Fiko
"Aku kurang yakin,tapi seru juga"Ucap Gabriel
"Oke deh"Ucap Fiko
Tante Tania membawakan minuman lagi untuk Gabriel
"Minum Riel"Ucap Tante Tania
Gabriel langsung mengiyakan dan dia meminumnya
Gabriel minum dengan nyaman karena rasa minuman seperti jus tomat
"Semoga sebelum 6 bulan kamu sudah bisa sembuh Riel"Ucap Tante Tania
"Apa 6 bulan?"Ucap Gabriel
Tante Tania menganggukan kepalanya
"Semangat yah"Ucap Fiko seperti meledeknya
"Kenapa Riel?apa kamu gak kuat?"Ucap Tante Tania
"Gak Tante aku sangat kuat"Ucap Gabriel pasti
"Baguslah,kamu memang anak yang tangguh sayang"Ucap Tante Tania
"Saya masuk dulu,mau bersih-bersih kalian juga jangan malah bercanda saja, sebentar lagi kita makan siang"Ucap Tante Tania
"Siap Tante"Ucap Fiko dan Gabriel bersamaan
"Lama juga 6 bulan yang Riel?"Ucap Fiko
"Gak papa demi aku bisa hamil,aku akan bertahan"Ucap Gabriel
Fiko tersenyum dan mengelus rambut Gabriel tapi Gabriel menjauh
"Jangan mengelus kepalaku Fiko,cuma suami ku yang boleh"Ucap Gabriel dan dia masuk kedalam rumah
Fiko terdiam sambil menatap Gabriel yang semakin menjauh
__ADS_1
"Secinta itu Riel kamu dengan suami mu?aku jadi iri bahkan sangat cemburu"Ucap Fiko