
Prince membawa Gabriel keparkiran tapi Gabriel menyuruh Prince berhenti karena dia melihat Willy lagi dengan Laura seperti sedang berciuman karena dia hanya melihat dari belakang tapi jika dilihat seperti berciuman
Gabriel diam dan Prince menatap Kaka nya yang seperti sedih
"Prince kita pulang aja,gak usah kemana-mana"Ucap Gabriel
"Iyah Ka"Ucap Prince dan membawa masuk Gabriel dan mereka pun pergi
Disisi Willy
Willy mendorong Laura karena Laura menghalangi nya pergi dan masuk kemobil
"Jauhi saya Laura"Ucap Willy dan dia masuk ke mobil dan pergi meninggalkan Laura
Laura menghentakkan kakinya sambil menatap mobil Willy yang menjauh
"Wil kamu kenapa?tadi perasaan adem-adem aja"Ucap Laura
Willy memukul-mukul setir mobilnya karena dia sangat kesal melihat Gabriel dengan Melky tanpa dia ketahui jika Gabriel juga sudah pergi
"Sial!"Ucap Willy
"Satu Minggu saya berkutat dengan pikiran saya Riel tapi ternyata kamu malah balik sama laki-laki itu"Ucap Willy
"Aaarhrrrrt!"Teriak Willy
"Saya akan jemput kamu Riel"Ucap Willy
Disisi Gabriel
"Prince Kaka salah yah karena Kaka mutusin pulang?"Ucap Gabriel
"Menurut aku salah"Ucap Prince jujur
"Jujur amat lu"Ucap Rio
"Kaka pasti menyesal karena liat yang tadi kan?"Ucap Prince
"Kenapa Kaka gak samperin?"Ucap Prince
"Kaka emang pantas buat larang mereka? sedangkan Kaka aja pernah bilang kalau dia mau punya anak cepat tinggalin aja Kaka,dan ternyata dia wujudkan itu"Ucap Gabriel
"Kaka harus ikhlasin kan Prince?Kaka harus siap jadi janda"Ucap Gabriel
"Om Willy gak yang Kaka pikirkan"Ucap Prince
"Tapi kamu bisa liat sendiri mereka lagi ngapain tadi diparkiran"Ucap Gabriel
Prince diam sambil menundukkan kepalanya
"Tapi aku masih gak percaya om Willy kaya yang kita liat tadi ka"Ucap Prince
"Percuma ngomong sama kamu,kamu pasti bakal belain dia"Ucap Gabriel
"Bukan gitu ka"Ucap Prince
Tak terasa mereka pun sampai dan disana ada mobil Willy membuat Gabriel terdiam sebentar dan masuk kedalam rumah dan benar saja Willy sedang duduk disofa tamu dengan Hana dan Tiara tapi Gabriel langsung masuk dengan tergesa-gesa Karena bayangan tadi masing ada dibenak nya
Willy mengejarnya karena Gabriel berjalan masih lambat dengan bantuan tongkat jadi Willy mudah saja mengejar Gabriel
"Riel kamu pulang sama saya yah?"Ucap Willy
"Gak!aku mau disini aja"Ucap Gabriel
"Oke kalau gitu saya juga akan tinggal disini"Ucap Willy
"Aku gak mau liat kamu"Ucap Gabriel
"Riel kamu kenapa?apa kamu liat saya tadi direstoran?"Ucap Willy
"Aku cape,aku mau istirahat"Ucap Gabriel tanpa aba-aba Willy mengangkat Gabriel dan naik menuju kamarnya tentu saja Gabriel berontak
Willy tak menghiraukan nya dan ketika mereka sudah masuk Willy langsung menguncinya Willy juga menghidupkan peredam suara kamar Gabriel agar tidak terdengar keluar
"Keluar dari kamar ku!"Usir Gabriel
__ADS_1
"Kenapa?apa kamu tidak merindukanku Riel?"Ucap Willy
Willy menghempaskan Gabriel keranjangnya
"Kamu mau ngapain?"Ucap Gabriel karena Willy membuka bajunya
"Sudah ku bilang aku merindukanmu"Ucap Willy
"Dan saya juga harus menghukum kamu"Ucap Willy
Willy naik kekasur dan menyerang Gabriel
"Aku gak mau!"Ucap Gabriel menolak Willy tapi Willy yang tenaganya yang kuat bisa membuat Gabriel tak berkutik
"Mamah Papah"Teriak Gabriel tapi Willy sudah mulai melucuti baju Gabriel
"Aku mohon jangan"Ucap Gabriel sambil menangis mendorong Willy yang ada didadanya
Willy diam dan menatap Gabriel yang seperti ketakutan dengan sudah tak memakai apa-apa bahkan dada dan lehernya penuh dengan tanda kepemilikan
Willy sadar dan melepaskan Gabriel,dia seperti kesetanan karena kecemburuan tadi
Gabriel langsung menutupi tubuhnya dengan selimut
"Maafkan saya Riel"Ucap Willy
Gabriel hanya diam sambil menangis karena sikap Willy benar-benar membuatnya takut
"Hiks..hiks..hikss"Gabriel sesegukkan
"Saya benar-benar tidak bisa mengontrol diri saya karena melihat kamu dengan Laki-laki itu lagi"Ucap Willy
Gabriel diam
"Saya ingin sekali membawa kamu pulang Riel,tapi saya tau pasti kamu bakal menolak saya"Ucap Willy
"Tapi kamu kenapa melakukan ini?"Ucap Gabriel
Willy diam dan mengacak-acak rambut nya atas kebodohan nya
"Lebih baik kamu pulang"Ucap Gabriel
"Apa kamu tidak mau pulang dengan ku?"Ucap Willy
"Pulang?bahkan kamu aja udah sama yang lain kan?"Ucap Gabriel
"Laura?"Ucap Willy
"Aku gak ada apa-apa sama dia Riel,tadi cuma kebetulan"Ucap Willy
"Kebetulan tidak ada 2 kali"Ucap Gabriel
"Maksudnya?"Ucap Willy
"Kamu ciuman sama dia diparkiran?"Ucap Gabriel
"Kapan?aku cium dia?gak ada"Ucap Willy
"Aku gak mau sama pembohong kaya kamu"Ucap Gabriel
"Riel dengarkan saya"Ucap Willy
"Jika kamu hari ini tidak pulang dengan saya, saya mungkin akan minta ke Papah kamu buat jagain kamu dan bahkan lepaskan kamu"Ucap Willy
"Kenapa?kamu nikah sama Mba-mba itu?"Ucap Gabriel
"No! Karena aku bakal pergi ketempat mafia yang sudah buat kamu keguguran,dan aku gak yakin bisa hidup atau gak?"Ucap Willy
Gabriel diam sambil menundukkan kepalanya
"Kamu mau tau kan?penyerangan kita waktu itu?dan aku mau cari tau itu"Ucap Willy
"Aku tanya sama kamu sekali lagi Riel ,kamu mau pulang sama aku atau gak?"Ucap Willy
Willy mendekati Gabriel tapi Gabriel menjauh membuat Willy tersenyum
__ADS_1
Willy duduk disampingnya Gabriel
"Jawab Riel"Ucap Willy tapi Gabriel diam sambil menatap Willy
Willy pun turun dari ranjangnya dan memunguti bajunya dan memasangnya karena dia ingin pergi
"Baiklah diam kamu itu berarti tidak"Ucap Willy dan dia ingin pergi
"Tunggu!"Ucap Gabriel dan Willy berbalik menatap Gabriel
"Aku mau pulang sama kamu tapi aku mau 1 hari lagi disini"Ucap Gabriel
"Jika kamu mau ikut menginap disini silahkan"Ucap Gabriel sambil menunduk
Willy tersenyum dan langsung rebahan dipahanya Gabriel,karena Gabriel menunduk jadi wajah Gabriel langsung menatap Willy yang ada dibawahnya
"Itu jawaban yang aku tunggu Riel"Ucap Willy
"Aku sangat rindu tiduran dipaha kamu"Ucap Willy sambil memejamkan matanya
Namun Willy duduk kembali
"Kamu pasang baju mu dulu ,biar aku tunggu diluar"Ucap Willy
"Kamu gak mau lanjutin?"Pancing Gabriel
Willy tertawa kecil
"Maksudnya"Ucap Willy pura tak mengerti
"Yaudah aku pakai baju aja"Ucap Gabriel dan dia ingin mengambil bajunya tapi Willy menariknya dan ******* bibir tipis Gabriel
Willy membuang Selimut yang menutupi tubuh Telanjang Gabriel bahkan tangan Willy sudah aktif memainkan gunung kembar Gabriel
Willy kembali melepaskan bajunya tapi kali ini Gabriel membantunya membuat Willy tersenyum
Willy pun sudah sama seperti Gabriel tak menggunakan apapun
Willy menelusuri seluruh tubuh Gabriel sampai dia puas
Gabriel sudah merucau tak jelas sambil menjambak rambutnya Willy
"Cepat by"Ucap Gabriel karena Gabriel juga merindukan belaian Willy
Willy membuka kaki Gabriel dengan perlahan karena kakinya Gabriel pasti masih sakit dan dia mengarahkan rudal miliknya ke goa milik Gabriel
Ketika masuk Willy langsung menggoyangkan pinggulnya maju mundur,kamar Gabriel penuh dengan suara-suara mereka bercinta
1 jam Willy menggempur Gabriel bahkan sampai beberapa ronde
Sampai Willy mengeluarkan benihnya yang banyak dirahim Gabriel dan berharap Gabriel bisa hamil lagi
Willy kelelahan dan nafas yang pendek dan tertawa bersama-sama
Gabriel berada didalam pelukan Willy
"Maafin aku yah karena selalu buat kamu marah dengan sikap bodoh ku"Ucap Gabriel
"Mau berjanji?"Ucap Willy
"Apa?"Ucap Gabriel
"Kalau kita berantem sehebat apapun jangan pernah ingin pulang kerumah ini"Ucap Willy
Gabriel diam dan Willy mengelus rambut Gabriel
"Aku bakal maafin semua sikap kamu Riel tapi saya mau satu saja dari kamu jangan pernah seperti kemarin lagi yah"Ucap Willy dengan lemah lembut
"Iyah"Ucap Gabriel
"Janji?"Ucap Willy
"Iyah"Ucap Gabriel
"Istri Pintar"Ucap Willy dan mencium-cium pipi Gabriel
__ADS_1
"Semoga Riel bisa mengambil pelajaran dari kejadian kemarin"Batin Willy