
Willy dan Gabriel tak langsung pulang melainkan Willy membawa Gabriel jalan-jalan ke taman wisata kota yang dimana disana ramai dengan pengunjung lain
Gabriel berjalan dengan tongkat tentunya dibantu oleh Gabriel
Ada anak kecil yang berlarian dan menabrak Gabriel sampai dia terjatuh
"Riel!"Ucap Willy dengan khawatir
"Aku gak papa"Ucap Gabriel dengan senyum manisnya
Willy membantunya berdiri dan lutut Gabriel berdarah dan Willy mendudukkan Gabriel dikursi karena syukurnya ada kursi kosong disana, Willy mengeluarkan sapu tangan nya dan membersihkan lukanya Gabriel
"Udah-udah gak papa kok by"Ucap Gabriel
"Ini berdarah Riel"Ucap Willy
"Dasar anak kecil itu seenaknya aja nabrak kamu Riel sampai luka gini,awas aja kalau saya ketemu orang tua saya akan marahin habis-habisan"Ucap Willy sambil membersihkan luka Gabriel
"Udah-udah by"Ucap Gabriel dan Willy berdiri
"Kamu ngomel by?"Ucap Gabriel karena Willy jarang mengomel
"Siapa yang gak ngomel sih? anak-anak tadi nabrak kamu sampai luka gini"Ucap Willy
"Ini tempat umum emang gitu kan by?"Ucap Gabriel
"Kamu emang gak pernah ke taman kota gini?"Ucap Gabriel
"Pernah"Ucap Willy
"Kapan?"Ucap Gabriel
"Dulu dan sama kami sekarang"Ucap Willy
Gabriel tersenyum sambil mengelus pipi Willy
"Ini umum by wajar banget kalau banyak anak kecil yang lari-larian apalagi liat deh"Ucap Gabriel menunjuk sekitarnya
"Banyak orang yang pacaran bahkan piknik antar keluarga"Ucap Gabriel
"Tetap aja aku kesel dengan anak-anak tadi bukannya minta maaf malah kabur"Ucap Willy yang masih tak terima
Gabriel mencium pipi Willy dan tersenyum
"Jangan ngomel lagi yah by"Ucap Gabriel
__ADS_1
"Gak bisa!kalau istriku terluka Gimana aku gak ngomel?"Ucap Willy dengan bibir manyunnya
Gabriel tertawa dan memeluk Willy
"By jangan manja disini nanti kamu dikatain orang-orang"Ucap Gabriel
"Gak perduli,kamu mau aku sewa tempat ini biar aku sepuasnya manja-manja ke kamu?"Ucap Willy
"By ini tempat umum gak bisa disewa begitu aja"Ucap Gabriel
"Apapun bisa sayang kalau pakai uang"Ucap Willy
"Sssttttt"Ucap Gabriel sambil mengelus kepala Willy yang ada didadanya
Gabriel diam sambil menatap pasangan yang berlarian didepannya entah kenapa dia juga ingin berlari seperti dulu tanpa bantuan tongkat dan kursi roda
Willy melongak menatap Gabriel dan menatap arah tatapan Gabriel
Willy melepaskan pelukannya dan dia turun duduk dibawah
"By kotor duduk dibawah"Ucap Gabriel
Willy meletakkan kepalanya dipaha Gabriel sambil memeluk kaki Gabriel
Gabriel diam
"Lari itu cape Riel kaya gini aja gak cape"Ucap Willy
"Tapi kotor by"Ucap Gabriel
"Kotor bisa dicuci Riel"Ucap Willy
Gabriel tersenyum dan mengelus rambut Willy yang ada dipahanya
"Kamu tau gak by?"Ucap Gabriel
"Apa?"Ucap Willy dan mencium paha mulus Gabriel
"Kamu itu kaya minta maaf sama Mamah nya tau,kaya anak yang lagi banyak dosa gitu ke Mamahnya"Ucap Gabriel
Willy langsung menatap Gabriel
"Kok gitu?gak mau dianggap anak sayang"Ucap Willy
"By jangan kaya anak kecil disini"Ucap Gabriel
__ADS_1
"Gak perduli"Ucap Willy dan mencium-cium paha Gabriel
"By duduk disini"Ucap Gabriel
"Gak!"Ucap Willy
"Duduk sini by"Ucap Gabriel
"Gak!"Ucap Willy sambil geleng-geleng kepala
Willy menatap Gabriel dan mengelus pipi Gabriel sambil tersenyum
"Rambut kamu yang sekarang buat kamu makin cantik sayang"Ucap Willy
"Benarkah?"Ucap Gabriel
"Iyah,cantik sekali"Puji Willy sambil tersenyum
Gabriel menutup Willy karena dia sudah sangat salah tingkah
Willy menepuk-nepuk tangan Gabriel dan dia melepaskan nya
"Sayang kok mulut ku ditutup?"Ucap Willy
"Kamu nakal"Ucap Gabriel
"Aku nakal?"Ucap Willy dan duduk disamping Gabriel
"Coba sebut lagi?aku nakal kamu bilang?"Ucap Willy
"Hubby nakal"Ucap Gabriel
"Oh aku nakal?"Ucap Willy dan mengangkat Gabriel dan Willy berputar-putar sambil mengangkat Gabriel
Willy tertawa dan Gabriel juga,mereka seperti anak muda yang sedang dimabuk cinta ditaman itu dan bahkan banyak orang menatap sambil tersenyum ke mereka namun ada juga iri
"By aku pusing"Ucap Gabriel dan Willy menurunkannya dan mendudukkan Gabriel
"Kamu kenapa?"Ucap Willy dengan panik
"Tapi boong"Ucap Gabriel
"Riel?"Ucap Willy dan menggelitiki Gabriel
Mereka tertawa sambil terus saling menggelitiki satu sama lain
__ADS_1