
Willy masih berjongkok didepan Gabriel
"Sayang maafin aku!jangan tinggalin aku yah"Ucap Willy karena dia berpikir Gabriel pasti akan meminta pulang kerumah Mamah dan Papahnya
"Pergi?rumahku disini"Ucap Gabriel
Willy mengusap air matanya dengan kasar dan berdiri
"Beneran gak pergi atau pulang kerumahnya Papah dan Mamah kamu?"Ucap Willy
Gabriel menganggukan kepalanya dan dia masuk kekamar mandi dan Willy hanya diam sambil memukul kepalanya
"Bodoh!sudah tau istri sedang hamil malah dibentak!"Ucap Willy
"Suami gak berguna!"Ucap Willy merutuki dirinya
Gabriel keluar dan Willy langsung terdiam bahkan dia jadi serba salah
Gabriel melewati Willy begitu saja dia ingin turun kebawah lagi
Willy diam terbeku karena diabaikan oleh Gabriel
Gabriel turun ternyata Fiko masih ada disana dan Fiko melihat Gabriel dia langsung menghampiri Gabriel
"Kamu gak papa kan?"Ucap Fiko khawatir
Gabriel menganggukan kepalanya
"Maaf Fiko seperti nya kamu harus pulang"Ucap Gabriel
"Kenapa?suami kamu yang suruh kamu usir aku?"Ucap Fiko
"Bukan Fiko"Ucap Gabriel
Fiko diam dia paham dan dia mengangguk kepalanya
"Oke aku pulang!tapi kalau kamu kenapa-napa telpon aku! hubungi aku jangan gak Riel"Ucap Fiko
"Ya..."Ucap Gabriel
"See you"Ucap Fiko dan dia pergi
Gabriel menekan-nekan dahinya dia merasa pusing sambil berjalan menuju sofa ruang keluarga
Dia duduk sambil menyandarkan tubuhnya dan memejamkan mata nya
"Hanya hal sepele bisa buat hubby semarah itu?tapi hubby sangat menggemaskan tadi saat dia menangis seperti anak kecil"Batin Gabriel
Willy turun dia berjalan lambat mendekati Gabriel dengan rasa takut bahkan bersalah pada Gabriel
Gabriel tak lagi menekan-nekan dahinya tapi dia mulai mengelus perut nya sambil menarik nafas dan menghembuskannya tapi matanya masih terpejam
"Sa...yang"Ucap Willy dengan pelan bahkan seperti takut
Gabriel membuka matanya dan menatap Willy tapi dia hanya diam
"Kamu pusing?mau aku pijitin?"Ucap Willy
"Gak perlu"Ucap Gabriel dan kembali memejamkan matanya
Willy jadi serba salah bahkan Willy seperti orang linglung
"Kenapa berdiri aja?duduk sini"Ucap Gabriel
Willy langsung duduk tapi tak berani duduk disampingnya Gabriel
Gabriel berdiri
__ADS_1
"Kamu mau kemana?"Ucap Willy
"Kedapur"Ucap Gabriel dan dia pergi dan Willy mengikuti Gabriel
Gabriel ternyata minum air putih dan dia mengambil beberapa ice cream dan duduk dibar dapur mereka
Gabriel tak berbicara apapun pada Willy dia hanya memakan ice cream nya sambil memainkan ponselnya
"Sayang?"Ucap Willy dan duduk disamping Gabriel
"Hm?"Ucap Gabriel tanpa menatap Willy langsung
"Sayang maafin aku soal tadi"Ucap Willy
Gabriel menganggukan kepalanya tanpa mau menatap Willy
"Sayang kamu mau apa?"Ucap Willy
Gabriel menatap Willy
"Gak ada yang aku mau sekarang,aku takut dibentak lagi nanti"Ucap Gabriel dan dia membawa ice cream nya dan pergi meninggalkan Willy
Willy memukul meja ungkapan kekesalan nya pada dirinya sendiri
Gabriel masuk kedalam kamar dan Willy juga masuk, Gabriel duduk di ranjang sambil memainkan ponselnya sedangkan Willy duduk disofa dengan laptop nya sambil sesekali menatap Gabriel
"Saya memang bodoh Gabriel,tadi bentak kamu"Ucap Willy
Malam tiba
Gabriel masih terus diam membuat Willy serba salah bahkan Gabriel tidur meletakkan guling ditengah-tengah tapi Willy juga hanya diam tak membantah nya
Gabriel sudah tertidur sedang Willy belum bahkan Willy terus saja menatap Gabriel yang sedang tertidur
"Aku gak nyangka sayang kamu seharian full cuekin aku"Ucap Willy
Lama dia berbicara sendiri sampai kantuknya datang dia pun tertidur
Pagi tiba Gabriel sudah bangun tapi Willy belum bahkan dia masih meringkuk didalam selimut
Gabriel mencoba membangun Willy walaupun dia mencueki Willy
"By..."Ucap Gabriel sambil menepuk pipi Willy tapi Gabriel terkejut karena pipi Willy sangat panas bahkan tubuhnya juga
Gabriel menjadi panik
"By kamu demam?"Ucap Gabriel dengan panik
"Aku panggilan Auty Nissa"Ucap Gabriel tapi Willy malah memeluk tangan Gabriel
"Aku gak butuh dia sayang aku butuh kamu"Ucap Willy
"Jangan cuekin aku lagi yah"Ucap Willy dengan manja
"Iyah by,tapi aku harus telpon aunty Nissa dulu"Ucap Gabriel dan buru-buru mengambil ponselnya dan menelpon Nissa
45 menit kemudian Nisaa datang dengan suaminya
Nisa langsung memeriksa Willy sebentar
"Maaf ya ty pagi-pagi udah suruh aunty kesini"Ucap Gabriel
"Gak papa santai aja,tugas dokterkan emang gitu?"Ucap Nissa
"Iyah ty,tapi gimana keadaan nya ty?"Ucap Gabriel
"Dia cuma demam biasa Riel,kayanya stres"Ucap Nisa
__ADS_1
Gabriel menganggukan kepalanya
"Gabriel sakit dia ada buat kamu Wil tapi ketika dia sakit kamu gak ada,terbalik"Ucap Nisaa sambil menyiapkan obat untuk Willy
"Ini yah Riel,obat diminum 3 sehari"Ucap Nisa
"Iyah ty"Ucap Gabriel
"Semoga cepat sembuh"Ucap Nissa
"Gak baik Wil sakit lama-lama apa lagi istri lagi hamil"Ucap Nissa
"Terima kasih atas kata-kata mutiara dari dokter Nisa"Ucap Willy
"Sama-sama"Ucap Nissa
"Kami permisi"Ucap Nissa dan mereka berdua pergi
"Kamu stres? gara-gara apa?"Ucap Gabriel
"Gara-gara kamu cuekin sayang"Ucap Willy
Gabriel tertawa kecil karena Gabriel benar-benar mendiamkan Willy sudah 2 hari
"Janji ya sayang"Ucap Willy dengan manja
"Iyah"Ucap Gabriel sambil mengelus rambut suaminya
"Kamu ada-ada aja sih by?sampai sakit gara-gara aku cuekin?"Batin Gabriel
Willy terus memeluk tangan Gabriel tak mau melepaskan nya
"By minum obat yah?"Ucap Gabriel
"Nanti aja sayang"Ucap Willy
"Kamu mau sembuh gak?"Ucap Gabriel
"Aku gak butuh obat gituan,obat aku itu kamu sayang"Ucap Willy
"Makanya lain kali kalau emosi dikontrol jangan langsung meluapkan aja!"Ucap Gabriel
"Gara-gara cemburu kesabaran kamu langsung hilang?"Ucap Gabriel
"Sayang?bagaimana bisa sih aku bisa tenang kalau istri aku sama laki-laki lain?"Ucap Willy
"Iyah aku minta maaf juga yah"Ucap Gabriel dan mencium kening Willy
"Cium yang lain lagi dong sahang"Ucap Willy
"Mau dimana?"Ucap Gabriel
"Seluruh wajah aku"Ucap Willy
"Tapi disini dilamain yah?"Ucap Willy menunjuk bibirnya
Gabriel menganggukan kepalanya dan mengikuti ucapan Willy dan Gabriel benar-benar mencium bibir Willy lumayan lama
"Minum obat yah?"Ucap Gabriel
"Iyah tapi minum obat nya harus pakai bibir kamu yah"Ucap Willy
"By"Ucap Gabriel
"Kalau gitu aku gak mau minum obat"Ucap Willy
"Aku ambilin sarapan dulu ke bawah yah?soalnya kamu harus sarapan dulu sebelum minum obat"Ucap Gabriel
__ADS_1
"Suruh pelayan antar kesini sayang jangan kamu kebawah"Ucap Willy
"Iyah-iyah"Ucap Gabriel dan dia menelpon pelayan untuk membawa sarapan dan pesanan Gabriel datang dan Willy makan sedikit sekali karena dia tidak berselera dan Willy benar-benar meminum obat dari bibir Gabriel