
Gabriel masih diruang makan karena dia dari tadi masih makan buah-buahan segar kesukaannya ditemani oleh Hana
"Riel?"Ucap Hana
"Iyah Mah?"Ucap Gabriel
"Kamu beneran mau ke Paris?berapa hari?"Ucap Hana
"Iyah Mah tapi gak tau sih berapa hatinya"Ucap Gabriel
Hana tersenyum melihat Gabriel yang sudah tidak larut dalam kesedihan nya
Tiara datang
"Gimana Prince udah gak ngambek?"Ucap Gabriel
"Udah kok,tapi katanya dia mau mandi"Ucap Tiara
"Emang keren sih kamu Tiara"Ucap Gabriel
"Mah Papah kenapa sih gak restuin mereka berdua?padahal mereka tinggal serumah loh?aneh rasanya kalau gak direstuin?kalau pihak sekolah tahu bisa-bisa gawat"Ucap Gabriel
"Aku takut aja Prince nekat buat paksain restu Papah mah"Ucap Gabriel
Hana menatap Tiara
"Jika itu bisa buat suami ku merestui kalian aku akan merestuinya"Ucap Hana
Gabriel dan Tiara sama-sama menatap Hana dengan tatapan tak percaya
"Mamah yang benar?"Ucap Gabriel
"Mamah juga kasian liat Meraka Riel,bahkan Papah kamu ngelarang Prince jangan terlalu dekat dengan Tiara walaupun itu mengobrol biasa"Ucap Hana
"Mamah juga udah cape bujuknya"Ucap Hana
"Mamah akan selalu merestui kalian sayang"Ucap Hana pada Tiara
"Mamah?"Ucap Tiara
"Kamu sudah Mamah anggap anak sendiri jadi Mamah boleh kan minta imbalan cucunya?"Ucap Hana
Wajah Tiara memerah karena malu
"Mah jangan aneh-aneh deh,dia masih sekolah"Ucap Gabriel
"Tapi gak berapa bulan lagi Lulus kan?"Ucap Hana
"Terserah Mamah deh"Ucap Gabriel dan kembali memasukan makanan kedalam mulutnya
Disisi Arka
"Markas besar para mafia itu sudah benar-benar kosong,apa yang harus kita lakukan?"Ucap Gio
"Tapi Jihan datang kekota ini?apa dia mata-mata nya?"Ucap Willy
"Aku sepemikiran dengan mu Wil karena rasanya tidak mungkin Jihan itu bisa tau dimana kita"Ucap Arka
"Sepertinya kita harus bersabar dan waspada"Ucap Hero
"Tapi kamu sudah habisi si Jihan itu kan Wil?"Ucap Arka
__ADS_1
Willy diam
"Kenapa diam?sudah kamu habisikan?"Ucap Arka lagi
"Ya!"Ucap Willy
"Bagus!"Ucap Arka
"Bagus gak ada!"Ucap Hero
Gio memukul kepala Hero
"Lagi serius lu malah bercanda"Ucap Gio
"Maaf"Ucap Hero
"Ambil alih markas itu!dan jadikan markas kita!usahakan lengkapi persenjataan disana"Ucap Arka
"Baik!"Ucap Gio dan Hero
"Jika ada pergerakan yang mencurigakan langsung musnahkan!baik itu dari perdesaan orang sana"Ucap Arka
"Aku benar-benar merasa tidak aman,Willy jaga baik-baik Gabriel!jangan biarkan dia pergi sendirian lagi!cukup satu kali saya merasa hampir gila karena dia koma"Ucap Arka
"Jika kamu biarkan dia pergi sendirian lagi!saya benar-benar akan mengamuk padamu"Ucap Arka
"Tanpa kamu suruh pun aku akan lakukan"Ucap Willy
"Untuk Gio kamu selalu awasi Anak-anak"Ucap Arka
Gio menganggukan kepalanya
"Ye gua gak ada tugas"Ucap Hero
"Ya...."Ucap Hero
Setelah selesai berbincang mereka pun keluar
Gio dan Hero langsung pergi sedangkan Arka dan Willy menyusul istri mereka
Para wanita sudah ada diruang keluarga
Tiara kekamarnya karena ada tugas sekolah
Willy duduk disampingnya Gabriel dan Gabriel langsung memeluk tangan Willy
"Riel sama Papah dong jangan sama Willy terus"Ucap Arka
"Papah?"Ucap Gabriel
"Sini dong peluk Papah"Ucap Arka
Willy malah melingkarkan tangannya di pinggang Gabriel
"Gak bisa!Riel duduk sama saya"Ucap Willy
"Apaan sih kamu?saya juga ingin memeluk putriku"Ucap Arka
"Kan tadi udah?sekarang giliran saya dong"Ucap Willy
"Riel kamu besok kan bakal pergi masa gak mau peluk Papah sih?nanti gak bisa ketemu kecuali kamu pulang"Ucap Arka
__ADS_1
Gabriel tertawa kecil
"Aku samperin Papah yah"Ucap Gabriel
"Gak mau"Ucap Willy
"By"Ucap Gabriel
Willy menunjukkan muka masamnya dan dia mengangguk kepalanya
Dan Gabriel mendatangi Willy bahkan langsung memeluknya
"Kamu itu tetap putri kecil Papah Princess"Ucap Arka sambil memeluk erat Tubuh Gabriel
"Iyah Papah"Ucap Gabriel
"Udah dong!"Ucap Willy
Arka tak menghiraukan ucapan Willy
"Selama di Paris jangan jauh-jauh sama suami kamu yah,nanti kamu hilang Papah bisa gila cantik"Ucap Arka
"Iyah Papah"Ucap Gabriel
"Jangan lama-lama yah"Ucap Arka lagi
"Papah kenapa sih?"Ucap
"Papah nanti gak bisa ketemu Riel"Ucap Arka
"Mamah Papah lebay banget sih?"Ucap Gabriel
"Emang Papah kamu udah lebay sejak dulu Riel"Ucap Hana
Gabriel tertawa kecil
Gabriel menatap Arka dan mencium Arka
"Papah Love you"Ucap Gabriel
"Love you too"Ucap Arka
"Riel"Ucap Willy
"Iyah by?"Ucap Gabriel
"Sini dong,jangan lama-lama sama Pak tua itu"Ucap Willy
"Pak tua?"Ucap Arka
"Gila lu"Ucap Arka
"Apa?mau marah?"Ucap Willy
"Stop!"Ucap Gabriel
"Aku peluk Mamah aja"Ucap Gabriel dan dia langsung memeluk Hana
"Udah tua Wil,honey bisa gak sih gak usah kaya anak SMA lagi berantem terus"Ucap Hana
"Dia sayang yang duluan"Ucap Arka
__ADS_1
"Hm tukang adu"Ucap Willy
Hana dan Gabriel geleng-geleng kepala melihat tingkah Arka dan Willy