Istri Kecilku Yang Manja

Istri Kecilku Yang Manja
Phobia


__ADS_3

Mereka pun sampai dirumah dan Tiara langsung ke dapur untuk mengambil air hangat dan juga kotak p3k


Tiara mengobati prince dengan telaten sambil sesekali Prince meringis dan Hana turun dari kamarnya melihat Prince yang babak belur pun langsung khawatir


"Prince kamu kenapa?"Ucap Hana


"Berkelahi lagi?"Ucap Hana


"Gak papa kok Mah ini cuma luka kecil"Ucap Prince


"Kamu sekarang kenapa sih suka sekali berkelahi hah?"Ucap Hana dengan khawatir


"Menyalurkan hobby mah"Ucap Prince


"Prince"Ucap Hana


"Bercanda Mamah sayang"Ucap Prince


Dan Tiara pun selesai mengobati Prince


"Mah Papah dulu kalau Mamah digangguin cowo lain apa yang bakal dilakuin Papah?"Ucap Prince


"Pasti ngamuk sih"Ucap Rio


"Bener mah?"Ucap Prince


Hana menganggukan kepalanya


"Nah itu yang aku lakuin sekarang Mah"Ucap Prince


Hana terdiam dan memeluk Prince


"Jangan Buat Mamah khawatir Prince"Ucap Hana


Disisi Gabriel


Gabriel hari ini tak masuk kuliah melainkan dia mengajak teman-teman nya untuk pergi ketempat lain


"Riel kamu kenapa sih dari tadi diam aja gitu?"Ucap Tasya


"Aku lagi gak mood buat ngapa-ngapain,soalnya suamiku gak ada kabar sama sekali bahkan Papah ku juga gak tau kabarnya"Ucap Gabriel


"Utuk-utuk sayang acu lagi galau rupanya gara-gara gak dikabarin ayang yah?"Ucap Aurel sambil mencubit gemas pipi Gabriel


"Kalian pindah kampus dong!biar aku ada teman gitu,aku dikuliah baru ku gak ada teman yang kaya kalian"Ucap Gabriel


"Urus kepindahan kuliah sulit Riel"Ucap Tasya


"Nanti aku bakal suruh om Gio deh yang urusin buat kalian"Ucap Gabriel


"Kalian juga dikampus aku ini cogan nya lebih banyak tau"Ucap Gabriel


"Yang benar?"Ucap Aurel


"Iyah benaran"Ucap Gabriel


"Gimana Tasya?"Ucap Aurel


"Ikut aja deh"Ucap Tasya


Gabriel tersenyum


"Nanti kalau pulang kerumah aku minta sama Om Gio buat urusin deh"Ucap Gabriel


"Oke"Ucap Tasya dan Aurel


"Aku mimpiin hubby terus guys,apalagi dia gak ada kabar buat aku galau"Ucap Gabriel


"Emang dia tugas dimana sih?terus katanya pergi berapa lama"Ucap Aurel


"Katanya sehari tapi kalau kemana ya aku gak tau"Ucap Gabriel

__ADS_1


Aurel dan Tasya saling memberi kode ingin mengerjai Gabriel


"Wah ditakutkan om nyamperin istri tua Riel"Ucap Tasya


"Istri tua? berarti aku istri mudanya dong?"Ucap Gabriel


"Kalian jangan buat aku overthingking dong"Ucap Gabriel


"Aku baru liat seorang Gabriel,galau gara-gara cowo"Ucap Aurel


"Aku benaran sayang banget tau sama suami aku"Ucap Gabriel


"Huhu terharu"Ucap Aurel


"Tapi kamu waktu nikah sama Om kan kamu selingkuh kan?"Ucap Tasya


"Sssttttt"Ucap Aurel dan menutup mulut Tasya


"Iyah dan itu kebodohan aku,aku sampai dicuekin sama dia,bahkan dia pergi tanpa ngabarin aku dan aku sakit tiba-tiba dia datang dengan khawatir nya bahkan dia ninggalin pekerjaan demi aku"Ucap Gabriel


"Kamu sekarang udah sama laki-laki yang tepat Riel,dia udah jadikan kamu ratu dalam hidupnya dan jangan buat ulah lagi"Ucap Tasya


"Mudahan aku juga dapat satu kaya kamu Riel"Ucap Tasya


"Amin"Ucap mereka semuanya


Mereka asik berbincang sampai ada orang yang duduk disampingnya mereka,seorang bapak-bapak dengan badan gempal dan perut buncitnya


"Hay cantik"Ucapnya dengan senyum manisnya


Mereka bertiga saling tatap apalagi Tasya karena dia duduk disamping Tasya


"Ngapain ya kek?"Ucap Gabriel


"Kok kek?saya ini masih muda"Ucap Nya


"Muda?malu sama perut kakek"Ucap Aurel


"Kurang minat kakek"Ucap Gabriel


"Kalau saya kasih liat ATM gold saya pasti berminat sekali kan?"Ucapnya


"Gold?maaf pak aku udah punya yang unlimited"Ucap Gabriel dan meletakkannya di atas meja


"Sombong sekali hah jadi cewe"Ucap nya yang mulai kesal


"Kok ngamok?kan kakek sendiri yang tiba-tiba kesini nyamperin kami?"Ucap Gabriel


Dengan kesalnya orang itu pergi membuat mereka lega


"Tasya kamu kenapa diam aja dari tadi?"Ucap Aurel


Karena Tasya benar-benar diam bahkan tak bicara apapun


"Aku takut Banget"Ucap Tasya


"Untung dia pergi"Ucap Tasya


"Oh iya yah Tasya kan phobia sama orang yang berperut buncit"Ucap Gabriel


"Emang ada phobia kaya gitu?"Ucap Aurel


"Ada tuh si Tasya"Ucap Gabriel


"Emang bener woy,baju kemeja itu loh kancing baju nya sampai gak muat gitu perut nya tadi sampai kelihatan"Ucap Tasya


"Cie Tasya perhatiin kakek tadi"Ucap Gabriel


"Dia duduk disamping aku gimana gak ngeliat sih?"Ucap Tasya


"Iyain aja ya kan Riel?"Ucap Aurel

__ADS_1


"Ih sebel"Ucap Tasya


"Hm tasya ngambek"Ucap Gabriel


"Oh hari udah sore nih aku mau pulang aja deh"Ucap Aurel


"Aku juga"Ucap Gabriel dan mereka pun pulang


Disisi Willy


Willy masih dalam masa pemulihan dan sekarang dia sedang diobati lagi oleh Jihan


"Jihan kamu mau tidak melakukan sesuatu buat saya?"Ucap Willy


"Selagi saya bisa saya bisa bantu kamu Mas"Ucap Jihan


"Jika para mafia itu datang lagi kamu bisa cari tau mereka datang darimana?"Ucap Willy


Jihan diam


"Kenapa diam Jihan?"Ucap Willy


"Aku takut jika aku salah berbuat maka desa kami yang akan mereka habisi setelahnya"Ucap Jihan


"Kamu ada benar nya juga"Ucap Willy


"Tapi kamu bisa kan cari cara biar mereka gak curiga kamu tanyain mereka asal mana"Ucap Willy


"Akan aku coba"Ucap Jihan


"Terima kasih"Ucap Willy


"Mas saya mau bilang sesuatu?"Ucap Jihan


"Apa?"Ucap Willy


Jihan sudah selesai mengganti perban Willy


"Aku menyukai kamu Mas awal pertama kali aku mengobati kamu"Ucap Jihan


Willy terdiam dan menatap Jihan


"Aku benar-benar menyukai kamu Mas,aku ingin kamu suamiku,bahkan aku jadi kekasih gelapmu pun aku mau"Ucap Jihan


"Bahkan jika kamu mau mengandung anak kamu tanpa kamu nikahi pun aku rela"Ucap Jihan


"Aku sudah beristri Jihan,dan saya sangat mencintai dia"Ucap Willy


Jihan dengan berani nya mengecup bibir Willy tapi Willy mendorongnya dan terlepas ciuman Jihan


"Jihan saya mohon,jangan seperti ini"Ucap Willy


"Aku benar-benar menyukai kamu Mas"Ucap Jihan


"Atau kamu hamili saja aku Mas,tanpa kamu nikahi agar selalu bisa melihat kamu dari anak itu"Ucap Jihan


"Yang boleh mengandung anak ku hanya istriku Jihan,aku kesini untuk kerjaan bukan malah menyelingkuhi istriku"Ucap Willy


"Aku mohon profesional lah,kita sama-sama berkerja disini"Ucap Willy


"Aku sudah tidak bisa membendung perasaan ku, apalagi saat kamu bilang kamu sudah memiliki istri Mas"Ucap Willy


"Tapi nyatanya aku sudah beristri Jihan"Ucap Willy


"Aku hanya bisa menganggap mu Sahabat Jihan tidak lebih"Ucap Willy


Jihan terdiam sambil menundukkan kepalanya


Willy berbicara selembut mungkin agar Jihan tidak sakit hati karena ucapannya,apalagi Jihan jika sudah marah dia akan melakukan apapun demi kemaunya tercapai


Willy jadi merindukan Gabriel

__ADS_1


"Riel saya merindukan kamu,aku sangat ingin mencium dan bahkan memelukmu sekarang"Batin Willy


__ADS_2