Istri Kecilku Yang Manja

Istri Kecilku Yang Manja
Kacau


__ADS_3

Arka menyiapkan 2 helikopter langsung untuk Rio dan Prince


"Hati-hati Prince Rio!"Ucap Arka


"Iyah Pah"Ucap Prince dan memeluk Arka memeluk putranya


Riko mengeluarkan jari kelingkingnya


"Janji Rio jangan kenapa-napa kalau tidak Mommy kamu bisa ngamuk ke Papi"Ucap Riko


Rio bukannya mengaitkan jari kelingking nya tapi malah mengeluarkan jari telunjuk nya dan bersorak menang


"Aku menang Pi"Ucap Rio dan Riko tersenyum


"Ya kamu memang sudah menang atas Papi Rio"Ucap Riko


"Tapi tetap Papi my Hero"Ucap Riko


"Iyah!sekarang pergi lah"Ucap Riko


Rio menganggukan kepalanya dan mereka berdua ke helikopter mereka masing-masing


Helikopter mereka sudah siap pergi tapi Rio dan Prince melambai tangannya


"I love you"Ucap Prince pada Arka begitupun Rio pada Riko


"Love you too"Ucap Arka dan Riko bersamaan dan mereka pun pergi


"Aku akan balaskan dendamku karena kalian aku kehilangan Tiara"Ucap Prince


"Prince!"Ucap Rio karena mereka memakai earphone dan terhubung satu sama lain


"Siap tempur nih?"Ucap Rio


"Ya!"Ucap mereka


Arka sudah memberi tahu jika lokasi markas mereka ada ditempat yang sepi bahkan dilahan tahan yang sangat luas dengan rumah yang megah dan mewah


30 menit terbang diudara akhirnya mereka sampai


"Gua ambil sisi kiri"Ucap Rio


"Gua kanan"Ucap Prince


Mereka pun menjatuhkan bom Granat tepat diatas mansion para mafia itu


Rumah itu penuh dengan granat dan Rio dan Prince tersenyum melihat semua itu bahkan mansion itu mengalami kerusakan parah akibat ulah Prince dan Rio setelah tugas mereka selesai mereka pergi


"Ai ini terlalu mudah"Ucap Rio


Baru saja mengucapkan itu Ternyata ada 3 mobil berada dibawah mereka bahkan menembaki mereka


"Rio!"Ucap Prince


"Menghindar saja!"Ucap Prince dan mereka tidak melawan, mereka hanya meninggikan terbang mereka dan mempercepat nya


"Memang kena kalau setinggi ini?"Ucap Rio


"Sial!"Teriak seseorang dari mobil itu karena banyak anak buah yang mati karena ulah Prince dan Rio


Rio bersorak gembira karena tugas mereka sangat mudah


1 jam akhirnya mereka sampai di markas Arka


Arka menyambut dengan senyuman atas keberhasilan mereka berdua dan Hero langsung berlari dan berfoto dengan mereka berdua


"Lunas kan?"Ucap Hero


"Kalian berdua memang hebat!"Ucap Hero


"Yoi dong om!mudah banget,dan karena kami mereka banyak kehilangan anak buah!"Ucap Prince


"Karena ini rencana dadakan bahkan dilakukan nya dadakan jelas mereka tidak mengira semua ini"Ucap Riko


"Iya Tadi mereka sempat mengejar kami tapi kami berhasil lolos"Ucap Prince


"Seperti nya kita dengan mudah akan membasmi mereka"Ucap Bagus

__ADS_1


Mereka semua tertawa


Tiba-tiba ponselnya Willy berdering dan yang menelpon adalah anak buahnya,Willy langsung terkejut bahkan marah-marah pada orang yang menelpon nya


Willy ingin pergi tapi Arka menahannya


"Kenapa Wil?"Ucap Arka


"Gabriel hilang!mansion ku diserang"Ucap Willy


"Hah?"semuanya kaget


"Bagiamana bisa om?"Ucap Prince


"Mereka menggunakan bom gas air mata dan bisa mengelebui para anak buah ku"Ucap Willy


"Semuanya cepat bergerak!"Ucap Arka dan mereka pun langsung pergi bersama anak-anak buah mereka


Prince dan Rio pergi menggunakan helikopter mereka masing-masing


"Bagaimana bisa?"Ucap Willy dan memukul setir mobilnya


"Sayang!"Ucap Willy dan air matanya menetes tanpa permisi


Willy buru-buru membuka ponselnya dia ingat jika Gabriel pasti masih memakai cincin pernikahan mereka tapi posisi Gabriel tidak bisa dilacak membuat Willy frustasi


Willy langsung mempercepat mobilnya dan akhirnya dia sampai dia langsung mengamuk pada anak buahnya


"Apa yang kalian lakukan hah? kalian tidur dalam berkerja hah?"Ucap Willy dengan nada yang tinggi


"Nona sedang bermain dengan Widis tuan didepan halaman,kejadian ini tiba-tiba saja"Ucap salah satu anak buahnya


Willy langsung menarik kerah baju nya


"Berapa banyak mereka?"Ucap Willy


"Puluhan"Ucapnya


Willy mendorong nya dengan kuat


"Kosongkan mansion!cepat cari istriku!kalau terjadi apapun pada istri ku kan ku pastikan kalian semua kan buat jadi daging giling"Ucap Willy dengan serius dan dia pergi lagi sedangkan yang lain sudah sibuk mencari


Disisi Gabriel


Mulut,kaki bahkan tangan Gabriel diikat dibawa entah kemana oleh orang-orang yang tidak kenal


Tapi Gabriel harus bersikap santai karena jika dia stres bisa-bisa perutnya akan kram


"Hay kau di culik kenapa tidak berteriak seperti orang pada umumnya?"Ucap Nya


Gabriel diam karena dia memang tidak bisa berbicara karena mulutnya tertutup


"Sombong sekali sampai tak menjawab?"Ucap Nya


"Bodoh!"Ucap Temannya sambil memukul kepalanya


"Mulutnya ditutup gimana mau ngomong"Ucap Nya


Dia tersenyum


"Gak sadar gua"Ucap Nya sambil mengelus kepala karena dipukul temannya tadi


Dia pun membuka mulut Gabriel dan mereka terpesona dengan kecantikan Gabriel


"Cantik sekali"Ucapnya


"Om aku haus bisa minta air ga?"Ucap Gabriel


"Boleh!"Ucapnya dengan ramah tapi temannya yang satunya melaranganya


"Jika disini menculiknya bahkan kita akan menyiksa kenapa kau malah berbaik hati?"Ucapnya


"Dia cantik mana lagi hamil"Ucap nya


"Jangan buat gua bunuh lu!"Ucap temannya


Dia diam

__ADS_1


Gabriel menarik nafasnya dan membuang nafasnya dengan perlahan-lahan


"Selamatkan aku Papah,by"Ucap Gabriel dalam hatinya


Baru saja mengucapkan itu Willy datang dengan Arka dan juga yang lainnya sedangkan Prince dan Rio masih jaga-jaga dari udara


"By!"Ucap Gabriel dengan senang tapi tiba-tiba ada seseorang muncul dari kegelapan dengan bertopeng bahkan dia mengacungkan pistol kekepala Gabriel


"Sayang!"Ucap Willy


"Gabriel?"Ucap Arka


"Akhirnya kalian datang!"Ucapnya


Mereka semua terkepung oleh orang-orang yang ada disana


"By..."Ucap Gabriel pelan


"Jatuhkan senjata kalian,atau akan ku jatuhkan peluru kekepala tuan putri ini"Ucap Nya


"Jangan!"Teriak Willy dan Willy buru-buru menjatuhkan senjatanya


"Kalian?"Ucap Nya pada Arka, Riko dan yang lainnya


"Willy kau tak mengenali ku kah?"Ucapnya


"Kalian juga?apa tidak mengenalku?"Ucap Nya


Willy dan Arka saling tatap


"Siapa?"Ucap Willy


"Cepat tangkap mereka!"Ucapnya dan para anak buahnya menangkap mereka


Gabriel menjadi histeris


"By..."Ucap Gabriel


"Jangan menangis sayang!aku tidak papa"Ucap Willy dengan lembut


"Huh saya melihat drama depanku"Ucap Nya


Dia menembak tangan dan bahu Arka bergantian membuat Gabriel semakin histeris tapi dia malah tertawa


"Hubby!Papah!"Ucap Gabriel


Arka dan Willy bersikap santai seakan-akan tak terjadi apa-apa


"Jangan sakit Papah dan suamiku"Ucap Gabriel


"Oh jadi kamu juga mau merasakan pistol ku?"Ucap Nya


"Tapi bukan pistol ini"Ucap Nya


"Hey bawa dia kekamarku!"Ucapnya


Mereka pun membawa Gabriel tapi Gabriel berontak sambil menangis


Willy langsung berontak


"Jangan kau apakan istriku!"Teriak Willy


"Kenapa?bisakan kita berbagi Wil sama seperti dulu"Ucap Nya


"Brengsek!akan ku ku habisi kau Jika kamu apa-apakan istriku!"Teriak Willy


Dia menatap Arka


"Berani kau lakukan itu pada putriku!liatlah apa yang akan terjadi padamu"Ucap Arka dengan serius


"Istri dan putrimu sangat cantik Arka,jujur saja aku ingin mencoba keduanya tapi bagaimana lagi aku hanya bisa membawa satu jadi biarlah ini saja"Ucapnya dan menatap Willy


Dia pun pergi menyusul Gabriel


"Brengsek lepaskan saya!jika kau sentuh istriku akan ku bunuh kau!"Teriaknya Willy


Willy menangis begitupun Arka karena tidak bisa menolong Gabriel

__ADS_1


"Sayang..."Ucap Willy


Teriakan Gabriel terdengar membuat Willy terus berontak tapi nihil karena dia terikat


__ADS_2