
Gabriel pun naik kekamar nya dan merebahkan diri nya
Gabriel tiduran sambil memiringkan tubuhnya entah kenapa dia menangis karena kesal ditinggal Willy begitu saja
15 menit berlalu dan pintu kamar terbuka yang masuk adalah Willy
Willy tanpa bersalahnya memeluk Gabriel tapi Willy mendengar Gabriel yang menangis sesegukkan pun langsung kaget
"Hey kamu kenapa?"Ucap Willy
"Sana!kamu pergi aja lagi!"Ucap Gabriel
"Gak aktif aja terus aku telpon!gak usah lagi peluk-peluk dan cium-cium aku"Ucap Gabriel
"Pasti jalan sama Mba yang kemarin kan?makanya gak bilang kalau pergi"Ucap Gabriel
"Riel saya pergi tadi...."Ucap Willy terpotong karena Gabriel menutup telinganya dengan bantal
"Riel"Ucap Willy dengan lembut
"Gak mau dengar"Ucap Gabriel
Willy turun dari ranjang dan dia berjongkok didepan Gabriel tapi Gabriel malah berbalik tak mau menatap Willy
"Riel"Ucap Willy
"Aku kesel sama kamu,aku ngambek,aku marah,jangan ajak aku ngomong"Ucap Gabriel
"Riel dengarkan saya dulu"Ucap Willy
"Gak mau"Ucap Gabriel
Willy pun berjalan lagi agar bisa menetap Gabriel
__ADS_1
Willy tersenyum sambil memasukan tangan kedalam kantong celananya
Gabriel makin kesal dan dia duduk menatap tajam Willy yang berdiri didepannya
"Gak ada yang lucu"Ucap Gabriel
"Ada kok tuh kamu"Ucap Willy
Gabriel kembali menangis bahkan wajahnya sudah benar-benar sangat menggemaskan bagi Willy
"Aku nangis malah diketawain,aku telpon gak diangkat,kamu pergi gak bilang-bilang,aku apa kamu sih?"Ucap Gabriel sambil menangis
Willy langsung memeluk Gabriel dengan erat
"Iyah aku salah cantik,maafin aku yah"Ucap Willy
"Gak mau!"Ucap Gabriel
"Ah aku suami jahat yah?udah bikin istrinya nangis sampai kaya gini?hukuman apa yah pantas buat aku?"Ucap Willy dan merenggangkan pelukannya mereka saling tatap
Willy memeluk Gabriel lagi dengan erat
"Itu hukuman yang berat Riel"Ucap Willy
Wajah Gabriel sangat menggemaskan menurut Willy membuat Willy ingin tertawa melihatnya
"Kan ketawa lagi"Ucap Gabriel dan menyandarkan kepalanya didada Willy
"Maafin aku yah"Ucap Willy
"Kamu kemana?"Ucap Gabriel
__ADS_1
"Saya tadi ke markas Papah kamu Riel sama yang lain juga buat diskuin kerjaan"Ucap Willy
"Sampai ninggalin aku?gak angkat telpon aku?"Ucap Gabriel
"Kamu bohong kan?"Ucap Gabriel
"Gak Riel,benaran kok,sumpah Gabriel cantik banget"Ucap Willy sambil mengacungkan 2 jari berbentuk V
"Gak ketemu sama Mba itu?"Ucap Gabriel
"Gak Riel"Ucap Willy
"Udah yah jangan ngambek lagi"Ucap Willy sambil menghapus air mata Gabriel
"Kamu gemesin banget Riel"Ucap Willy dan mencium Pipi Gabriel
Gabriel bukannya diam malah menangis kembali
"Kok nangis lagi?"Ucap Willy
"Aku masih kesel,kamu pergi gak bilang-bilang"Ucap Gabriel
"Cup-cup istri ku sayang"Ucap Willy sambil mengelus rambut Gabriel
Willy benar-benar gemas dan dia menggigit Pipi Gabriel membuat Gabriel kembali menangis
"Aaa sakit"Ucap Gabriel sambil mengelus pipinya persis seperti anak kecil
Willy tertawa lepas karena Gabriel menangis
"Astaga Riel ,kalau Mamah dan Papah kamu dengar kamu nangis mereka kira saya KDRT ke kamu"Ucap Willy
"Aku mau tidur"Ucap Gabriel dengan manjanya
__ADS_1
"Iyah tidur aja yah"Ucap Willy dan mereka pun tiduran sambil berpelukan
Gabriel masih sesegukkan tapi matanya sudah terpejam