Istri Kecilku Yang Manja

Istri Kecilku Yang Manja
Godaan Riel


__ADS_3

Sampai dirumah Gabriel langsung mengganti pakaian nya sedangkan Willy masuk kedalam kamar mandi


Willy keluar dan melihat Gabriel sedang tiduran telentang dengan dengan baju sexy nya membuat Willy terdiam bahkan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal



"Sayang kamu kenapa malah pakai itu sih?kan aku udah larang jangan pakai itu selama kamu hamil muda takut aku khilap"Ucap Willy


"Kalau sekali-kali gak papa kan?"Ucap Gabriel


"Sayang...jangan uji iman suami mu ini"Ucap Willy


"Kenapa?emang kamu gak mau jengukin anak kamu?"Ucap Gabriel


Willy jadi serba salah dan bahkan dia tak menatap Gabriel


"By...."Ucap Gabriel dengan manja bahkan dia mendekati Willy


"Sayang jangan"Ucap Willy karena Gabriel memeluk Willy


"By....."Ucap Gabriel dengan manja


"Sayang jangan yah,ganti baju yah"Ucap Willy


"Aku ambilin daster kamu yang biasa yah"Ucap Willy


"Gak mau!aku mau pakai ini"Ucap Gabriel


"Kan kamu suka by?"Ucap Gabriel


"Kalau kandungan udah 10 Minggu lebih kamu boleh pakai ini kok sayang"Ucap Willy


"Kalau sekarang kenapa?"Ucap Gabriel


"Gak bisa tahan sayang"Ucap Willy


Gabriel menarik tangan Willy dan Willy langsung berada diatas Gabriel


"Udah 2 Minggu loh by kamu gak minta jatah ke aku?kamu kan orangnya kalau Masalah jatah nomor satu by"Ucap Gabriel


"Sayang kalau kehamilan belum 10 Minggu itu dilarang berhubungan"Ucap Willy


"Emang Iyah?"Ucap Gabriel yang memang tidak tahu


"Udah-udah sekarang ganti baju kamu"Ucap Willy dan dia berdiri


"Gak mau,aku mau pakai baju ini,terus aku tidur sambil peluk kamu"Ucap Gabriel


"Sayang...."Ucap Willy


"Kenapa by?"Ucap Gabriel


"Aku tidur disofa malam ini yah"Ucap Willy


Gabriel tertawa kecil dengan ekspresi wajah Willy


Gabriel duduk dan menatap Willy


"Sesayang itu by kamu sama anak kita bahkan kamu rela tahan nafsu kamu buat calon debay kita"Ucap Gabriel


"Menjaga itu lebih sulit sayang"Ucap Willy


Gabriel berdiri ingin mengganti bajunya dan Willy duduk

__ADS_1


Gabriel keluar dengan baju dasternya tapi masih terlihat cantik dan sexy membuat Willy langsung menutup tubuh Gabriel dengan selimut dan memeluknya


"By kamu apaan sih?"Ucap Gabriel


"Sekarang tidur!"Ucap Willy


"By...gerah!"Ucap Gabriel


"Tidur sayang"Ucap Willy


"Gak bisa tidur kalau gini"Ucap Gabriel


Willy melepaskan pelukannya dan menatap Gabriel


Gabriel melempar selimut tadi kelantai dan memasukkan tubuhnya kedalam pelukan Willy


"Sekarang tidur!"Ucap Gabriel


Willy ingin berbicara tapi Gabriel menutup mulut Willy dengan tanganya


"Tidur by"Ucap Gabriel


"Sayang kamu belum minum susu"Ucap Willy


"Lagi gak pengen by"Ucap Gabriel


"Aku udah ngantuk mau tidur"Ucap Gabriel


"Tapi saya...."Ucap Willy terpotong lagi karena Gabriel menutup mulutnya


Willy menarik nafas panjang dan menahan sabarnya sedangkan Gabriel sudah mulai tertidur


"Untung saya cinta ke kamu Riel kalau wanita lain yang giniin saya?saya akan tembak kepala nya"Batin Willy


Gio mengadakan pesta dirumahnya karena sebentar lagi calon anaknya akan lahir dan calon anaknya berjenis kelamin Laki-laki


Semuanya tentu datang ke pesta nya Gio apalagi Gabriel dan Willy


Gabriel dan Willy berjalan masuk kedalam ruangan sambil bergandengan bahkan benar-benar terlihat jika mereka bukan orang biasa



Gabriel dan Willy berjalan menuju dimana keluarga mereka berkumpul


Gabriel bergabung dengan para wanita yang lain sedangkan Willy dengan laki-laki


"Mamah"Ucap Gabriel dan memeluk Hana


"Kamu makin makmur sayang"Ucap Hana


"Biar aku tebak pasti Kaka Riel makan terus kan,soalnya kan om Willy selalu nurutin kan?"Ucap Tiara


"Aku rasanya laper terus tau,baru aja makan banyak eh lapar lagi,aku mau tahan malah dimarahin sama hubby"Ucap Gabriel


"Iyah bawaan bayi Riel jelaslah jangan ditahan kalau kamu tahan kamu mau anak kamu kelaperan"Ucap Nissa


"Engga ty"Ucap Gabriel


"Intinya apa yang kamu mau bilang aja biar suami kamu turutin,soalnya saya tau suami kamu itu kalau gak bilang dia gak bakal peka"Ucap Nissa


"Bener sih"Ucap Gabriel


Jihan menatap benci kearah Gabriel tapi tangannya menggandeng tangan Gio

__ADS_1


"Jihan jangan mata mu saya tau kau sangat tidak suka atas kehamilan Gabriel"Ucap Gio berbisik dan menatap Jihan


"Ini semua salah mu Gio,kenapa kau menghamili ku hah?"Ucap Jihan pelan


"Ini semua kecelakaan, andai saja sadar saat itu saya juga tidak akan mau menghamili mu"Ucap Gio


"Tapi kenapa kamu gak biarin saya buat gugurin anak ini hah?"Ucap Jihan


Gio meremas tangan Jihan dengan kuat bahkan matanya melotot menatap Jihan


"Sekali lagi kau ingin membunuh calon anakku,saya pastikan kau juga akan mati dengan sangat mengenaskan"Ucap Gio serius


"Saya sudah cukup berbaik hati Jihan,saya sudah menikahimu bahkan memperlakukan mu sangat baik selayaknya istri yang saya cintai"Ucap Gio


"Saya mohon bersikaplah seperti saya kepada mu Jihan"Ucap Gio


"Nafkah lahir dan batin saya berikan padamu apa itu kurang Jihan?apa kamu masih ingin mengharapkan Willy? jelas-jelas dia sudah memiliki istri"Ucap Gio


"Saya memang tidak mencintai kamu tapi saya menghargai kamu sebagai istri dan saya mohon sekali lagi hargai saya"Ucap Gio


Jihan diam sambil menatap Gio


"Bersikap baiklah!banyak tamu terhormat diacara ini"Ucap Gio


Jihan hanya diam


Banyak tamu undangan mengucapakan selamat pada Jihan dan Gio


Dan Willy dan Gabriel ingin memberikan selamat pada Jihan dan Gio tapi Jihan buru-buru membuang wajahnya membuat Gio berdehem dan Jihan berakting


"Selamat Tante dan om atas kehamilannya dan juga sebentar lagi akan melahirkan"Ucap Gabriel


"Terima kasih Riel,semoga kamu juga selalu sehat yah"Ucap Gio


"Siap Om Gio kalem"Ucap Gabriel


Gabriel bercipika-cipiki dengan Jihan tapi Jihan menahan nya agar dia berbicara


"Ku kira obatku akan membuatmu mandul selamanya tertanya tidak?tapi mudahan saja anak itu benar-benar lahir kedunia ini"Ucap Jihan pelan ditelinga Gabriel dan Gabriel langsung mendorong Jihan sampai membuat Jihan ingin terjatuh tapi Gio menangkapnya


"Kenapa sayang?"Ucap Willy


"Aaa.....ku gak papa by"Ucap Gabriel dan dia langsung menjauh dan Willy mengejarnya


Jihan tersenyum sinis sambil menatap Gabriel


Badan Gabriel bergetar hebat karena ucapan Jihan tadi, ketakutan Gabriel dengan hal berbau keguguran bergentayangan di kepalanya


"Sayang kamu kenapa?"Ucap Willy dan memeluk Gabriel


"Kamu harus sama aku terus by,jagain aku dan bayi kita,aku gak mau kehilangan anak kita lagi"Ucap Gabriel


"Tanpa kamu suruh sayang aku bakal jagain kalian"Ucap Willy


"Kamu kenapa sayang?apa Jihan berbicara macam-macam pada mu tadi?"Ucap Willy


Gabriel menggelengkan kepalanya


"Aku gak papa"Ucap Gabriel dan dia melepaskan pelukannya dan berusaha bersikap normal


"Jangan bohongin aku!"Ucap Willy


"Aku gak papa by,udah kita kumpul sama yang lain lagi yah"Ucap Gabriel dia malah berjalan dimana makanan berada agar Willy tak mengkhawatirkan dirinya

__ADS_1


__ADS_2