Istri Kecilku Yang Manja

Istri Kecilku Yang Manja
Siasat Willy


__ADS_3

Sepanjangan perjalanan Gabriel hanya diam Willy berbicara pun dia tak mau menjawab


Dan akhirnya sampai Gabriel langsung berlari masuk kekamar bahkan menguncinya membuat Willy tidak bisa masuk


"Riel buka pintunya saya juga mau masuk"Ucap Willy


"Riel"Ucap Willy terus mengetuk pintu kamarnya


"Ah sial!"Ucap Willy


"Kalau saya masuk sekarang pasti dia bakal usir saya"Ucap Willy


"Kalau dibiarin nanti dibilang cuek"Ucap Willy


"Ah serba salah saya"Ucap Willy sambil mengancak-acak rambut nya


Willy pun mencari kunci cadangan yang biasa ada didalam gucci kecil disamping pintunya tapi tidak ada


"Pasti dia sudah ambil juga kunci cadangan nya"Ucap Willy


"Astaga kenapa kalau dia ngambek otaknya jalan sih?"Ucap Willy


Willy diam sejenak dia berpikir


"Kalau saya manjat lewat balkon bisa-bisa tangan saya pendarahan"Ucap Willy


Willy pun duduk didepan pintu karena jalannya buntu


Tapi Willy memiliki ide,dia berdiri dan dia menelepon bodyguard nya


Tak lama kemudian Gabriel keluar sambil berteriak dan memeluk Willy membuat Willy tertawa kecil melihat tingkah istrinya


"Hubby lampu dikamar mati,aku takut"Ucap Gabriel


"Kok bisa?lampu diluar sini gak ada matinya"Ucap Willy


"Gak tau hubby,aku takut"Ucap Gabriel


"Uh berarti penunggu kamarku marah tuh Riel sama kamu soalnya kamu ngunciin aku diluar"Ucap Willy


"Emang Iyah hubby?"Ucap Gabriel


Willy menganggukan kepalanya dan Gabriel langsung mengalungkan tangannya dileher Willy dan melompat Willy pun menggendong Gabriel seperti monyet


Willy pun membawanya masuk kekamar


"Lampu menyala"Ucap Willy dan lampu menyala membuat Gabriel bingung

__ADS_1


"Kok nyala?Atau kamu yah yang rencanain semuanya?"Ucap Gabriel


"Rencanain apa sih?"Ucap Willy


"Jangan bohong"Ucap Gabriel


"Yaudah aku keluar lagi"Ucap Willy


"Jangan hubby"Ucap Gabriel


"Udah yah aku mau istirahat"Ucap Willy


"Ikut"Ucap Gabriel


"Ikut aja"Ucap Willy


Mereka pun rebahan dikasur mereka Gabriel memeluk Willy bahkan kaki nya ada perut Willy


"Hubby kamu beneran kecewa yah kalau aku gak bisa hamil?"Ucap Gabriel


"Kenapa ngomong gitu?kata siapa?"Ucap Willy


"Kata Mamah dan Papah, gara-gara aku minum kemarin mereka selalu bilang gitu"Ucap Gabriel


"Kalau belum dikasih kan siapa yang bisa maksa kan Riel?kalau kecewa sih gak kaya nya"Ucap Willy


"Tapi kata-kata Mamah dan Papah selalu terngiang tau by"Ucap Gabriel


"Dari pada mikirin itu lebih baik kita bikin aja?aku juga lama gak dapat jatah"Ucap Willy


"Hubby"Ucap Gabriel


"Kenapa?gak mau?aku kecewa"Ucap Willy dengan wajah manyunnya


Gabriel geleng-geleng kepala dan Willy tersenyum lalu menaiki tubuh Gabriel


Willy pertama menikmati bibir tipis Gabriel dengan ganasnya sampai turun keleher tangan Willy juga tak tinggal diam, tangan melepaskan baju yang Gabriel kena kan sambil sesekali meremas gunung Gabriel


Gabriel hanya mengeluarkan suara-suara yang membuat Willy semakin bersemangat


"Riel gunung kamu saya rasa semakin membesar?"Bisik Willy ditelinga Riel


"Gimana gak semakin besar sih?kamu sebelum tidur selalu aja remas mereka"Ucap Gabriel


"Oh berarti metode aku berhasil dong"Ucap Willy


"Aku harus ganti ukuran Bh gara-gara udah gak muat"Ucap Gabriel

__ADS_1


Willy tertawa kecil dan kembali melakukan aktifitas


Leher Gabriel yang putih mulus sekarang penuh tanda kepemilikan dari Willy, lagi-lagi Leo Willy selalu terpesona dengan tubuh tanpa sehelai benang nya Gabriel karena benar-benar mulus


dan mereka pun melakukan rutinitas mereka,dan Willy benar-benar menghajar Gabriel sampai Gabriel kewalahan karena Willy terus saja menyerangnya


Gabriel banjir keringat sambil ngos-ngosan dibawah Willy begitupun Willy ,Willy masih mendiamkan miliknya didalam Gabriel


"Hubby kamu kenapa sengat beringas?"Ucap Gabriel dengan sengal-sengal


"Karena aku benar-benar merindukan kamu Riel"Ucap Willy


"Kamu kamu bukan rindu hubby tapi kaya dendam sama aku,mainnya sampai aku benar-benar kecapean"Ucap Gabriel


"Tapi biasanya kan aku juga gini?"Ucap Willy


"Gak hubby,gak segininya"Ucap Gabriel


"Benarkah?maafin aku yah?"Ucap Willy dan mencium bibir Gabriel


"I love you"Ucap Gabriel untuk pertama kali nya


Willy tersenyum dan mencium seluruh wajah Gabriel


"Love you too"Ucap Willy


Gabriel memeluk Willy dan Willy menindih tubuh Gabriel


"Terima kasih karena mau sabar dengan sikapku, terimakasih karena mau sabar dengan kekanakan ku dan semua terima kasih"Ucap Gabriel


"Aku beruntung punya suami kaya kamu hubby"Ucap Gabriel


"Iyah"Ucap Willy tapi hatinya berbunga-bunga karena Gabriel mengakatakan itu untuk pertama kalinya


"Semoga aku hamil ya hubby"Ucap Gabriel


"kamu mau hamil?"Ucap Willy tak percaya karena Gabriel awal-awal menikah tak mau hamil


"Iyah,agar kamu gak ninggalin aku"Ucap Gabriel


"Tanpa kamu hamil pun aku gak bakal ninggalin kamu Riel"Ucap Willy


"Tapi aku mau hamil anak kamu hubby"Ucap Gabriel


"Iyah,aku juga mau kamu hamil anak aku"Ucap Willy


Willy pun turun dari tubuh Gabriel ,mungkin karena kelelahan mereka pun tertidur sambil berpelukan

__ADS_1


__ADS_2