
1 jam mobil bergoyang karena ulah mereka dan setelah nya Mereka pergi
Gabriel dijalan tertidur karena dia merasa lelah dan dia bahkan tak memakai apa-apa tapi Willy menutupi tubuhnya Gabriel dengan selimut sedangkan Willy memakai boxer dan baju lengan pendek nya tadi dan setelah melakukan itu dengan Gabriel dia menjadi tenang dan juga lega
Willy menyetir sambil sesekali menatap Gabriel yang tertidur dia mengelus-elus rambut Gabriel sambil tersenyum tanpa berbicara apapun
Mereka sampai rumah dan hari juga sudah gelap Willy mengendong Gabriel masuk
Semua pelayan menatap mereka apalagi Gabriel yang hanya berselimut digendongan nya Willy
Willy pun meletakkan Gabriel perlahan kekasur mereka tapi Gabriel meringis sambil memegangi perutnya
"Riel?"Ucap Willy
Gabriel membuka matanya dan dia tersenyum sambil mengelus wajah Willy
"Kamu gak papa kan?"Ucap Willy dengan khawatir
"Aku gak papa kok by,tapi keadaan kamu gimana?apa masih panas atau gimana?"Ucap Gabriel
"Aku udah gak papa sayang,tapi kamu kaya nya kenapa-napa"Ucap Willy
"Aku gak papa"Ucap Gabriel
"Udah sana kamu mandi yah by"Ucap Gabriel
Willy menggelengkan kepalanya dan dia terus menatap Gabriel
"Aku panggilan Nissa yah"Ucap Willy
"Gak usah by,aku cuma laper itu aja kok"Ucap Gabriel
"Laper?jangan bohong!kamu sakit gara-gara ditendang Jihan tadi kan?"Ucap Willy
"Gak by"Ucap Gabriel
"Aku cuma laper by bisa minta tolong ambilin gak?terus suapin aku yah"Ucap Gabriel dengan senyum manisnya
Willy masih tak bisa percaya pada Gabriel bahkan dia terus menatap Gabriel diwajahnya sekarang terlihat sekali jika dia sedang khawatir
"By?"Ucap Gabriel
"Kamu benaran gak kenapa-napa?"Ucap Willy
"Kamu gak percayaan Banget sih?aku cuma laper kok"Ucap Gabriel
Willy menganggukan kepalanya
"Lihat saja Jihan setelah ini saya sendiri yang akan membuat kamu menyesali perbuatan mu kerena telah membuat Riel kesakitan"Batin Willy
Dan dia pergi untuk mengambil kan makanan untuk Riel
Gabriel berusaha duduk dengan perlahan karena dia memang merasa jika perut nya memang terasa nyeri karena Jihan tadi
"Aku benar-benar harus menahan sakit ini kalau gak pasti hubby akan sangat khawatir"Ucap Gabriel
"Tapi ini benar-benar sakit karena dia menendang ku dengan sepatu haihis nya"Ucap Gabriel
"Tapi kata Aunty Nissa juga bagian perutku memang jangan terkena benturan karena kecelakaan itu bisa-bisa akan sangat sakit"Ucap Gabriel
Gabriel mengelus perutnya
__ADS_1
"Andai aja yah kemarin itu aku tau kalau aku hamil pasti hubby akan sangat senang dan aku bakal kasih cucu buat Papah dan Mamah"Ucap Gabriel
Dia tersenyum miris
"Tapi mungkin belum takdirnya aku punya anak soalnya sikapku aja masih kaya anak-anak,masa anak-anak punya anak?"Ucap Gabriel
Willy datang sedangkan nampan berisi makanan diatasnya Gabriel tersenyum melihat Willy datang
"Makanannya datang"Ucap Willy dan dia duduk disamping Gabriel
Lagi-lagi diam sambil menatap Gabriel dan dia mengelus pipi Gabriel ada rasa khawatir dihatinya sedangkan Gabriel hanya tersenyum
"Kamu kenapa sih by?"Ucap Gabriel
"Aku panggil Nissa yah?"Ucap Willy
"Buat apa sih by?aku gak papa"Ucap Gabriel
"Aku mau makan suapin yah"Ucap Gabriel
Willy menganggukan kepalanya dan mulai menyuapi Gabriel
"Pipi kamu tadi ditampar Jihan tapi kamu gak sakit sayang?"Ucap Willy
"Gak papa by"Ucap Gabriel sambil mengunyah makanan
"Aku sangat khawatir Riel sama kamu"Ucap Willy
"Aku gak papa"Ucap Gabriel dengan tegas dan Gabriel mengambil sendok yang ada ditangan Willy dan dia menyuapi Willy
"Jangan aku aja yang makan kamu juga yah hubby sayang"Ucap Gabriel
Willy langsung tersenyum mendengar Gabriel memanggil memanggilnya sayang
"Nutupin apa sih by?aku gak papa kok,kamu percaya deh sama aku"Ucap Gabriel
Willy meletakkan makanannya diatas meja dan naik kekasur dan menatap Gabriel
"Jangan pernah tutupin apapun dari aku yah Riel,aku takut ada sesuatu yang akan membuat kita menyesal nanti"Ucap Willy
Gabriel diam bahkan dia menundukkan kepalanya
"Perut ku agak nyeri setelah kejadian tadi by"Ucap Gabriel
"Bahkan kata aunty Nissa perut ku jangan sampai kena benturan keras lagi bisa-bisa akan terjadi hal yang patal"Ucap Gabriel karena Willy memang tidak tau jika Nissa pernah mengakatakan itu karena dia waktu itu sedang menginap dirumah Arka
"Apa?"Ucap Willy dan Gabriel memberanikan menatap Willy
Willy langsung berdiri dan menelpon Nissa untuk datang kerumahnya lalu Willy menelpon Anak buahnya untuk menangkap Jihan segera
Willy kembali menatap Gabriel yang masih duduk di atas kasur
"Kamu mandi yah"Ucap Willy
Gabriel menganggukan kepalanya dan dia ingin berdiri dan Willy tersenyum karena Gabriel lupa jika dia tidak memakai apapun
"Sayang?"Ucap Willy
"Hm?"Ucap Gabriel
"Kamu mau telanjang sampai kamar mandi?emangnya udah gak malu lagi gitu didepan ku?"Ucap Willy
__ADS_1
Gabriel membuka selimutnya dan menatap tubuhnya dia langsung menutup tubuhnya lagi
Willy mendekati Gabriel dan langsung menggendong nya
"Masih malu pada ku?apa kamu gak lupa kalau aku sudah melihat setiap inci tubuh kamu bahkan aku orang yang selalu merasakan nikmatnya karena nya"Ucap Willy
Wajah Gabriel merona karena malu dan Willy mencium pipi Gabriel dan membawanya kekamar mandi
Gabriel mandi dan Willy menunggu didalam bahkan duduk di kloset
Setelah selesai Gabriel pun berpakaian dan tak lama kemudian Nissa datang
Gabriel tiduran dikasur dan Nisaa mulai memeriksa nya
"Apa yang terjadi sama kamu cantik?"Ucap Nissa
Gabriel menatap Willy
"Periksa saja dulu jangan malah banyak tanya"Ucap Willy
"Astaga aku kan tanya ke dia kenapa malah kamu yang jawab mana ketus banget lagi"Ucap Nissa
"Kalau aja bukan Riel yang aku periksa aku bakal tolak permintaan kamu tadi"Ucap Nissa
Nisa menekan-nekan perut Gabriel
"Apa disini sakit?"Ucap Nissa
Gabriel menganggukan kepalanya
Nissa terdiam setelah memeriksa perut Gabriel dan dia menatap Gabriel
"Kenapa ty?"Ucap Gabriel
Nissa tersenyum dan mendekati Willy bahkan mengajak Willy menjauh
"Aku belum jelas atau pasti dari periksaan ku sekarang besok datang saja ke rumah sakit agar semuanya jelas,aku takut periksaan ku salah"Ucap Nissa
"Memangnya kenapa?"Ucap Willy
"Datanglah besok kerumah sakit kalau saat ini aku belum bisa memastikannya semuanya"Ucap Nissa
Willy menganggukan kepalanya dan Nissa mendekati Gabriel lagi
"Ty kenapa malah jauh-jauh sih ngomongnya?"Ucap Gabriel
"Besok Riel datang kerumah sakit yah,biar semuanya jelas"Ucap Nissa
Gabriel menatap dalam Nissa
"Apa terjadi pada ku ty?apa yang aunty takutkan waktu itu terjadi?aku gak bisa hamil?"Ucap Gabriel
Willy langsung melotot dan Nissa terdiam
"Gabriel jangan menduga-duga dulu lebih baik kita lihat saja besok menggunakan alat-alat rumah sakit"Ucap Nisaa
Gabriel terdiam sambil menatap Nissa
"Sebagai penahan rasa sakit nya,ini aunty berikan kamu obat yah"Ucap Nissa
Gabriel hanya diam sambil menatap kesamping
__ADS_1
Setelah memberikan obat Nissa langsung berpamitan pada keduanya