
Diperjalanan Gabriel memeluk manja tangan Willy seakan-akan tidak mau lepas
"Hubby ily itu apa?"Ucap Gabriel
Willy diam sambil berpikir
"I love you?"Ucap Willy
"Love you too"Ucap Gabriel
Tersenyum dan menatap Gabriel sekilas sedangkan Gabriel malah tertawa
"By aku takut ah jauh-jauh dari kamu"Ucap Gabriel
"Emang nya aku bakal jauhin kamu?"Ucap Willy
"Gak akan kan?"Ucap Gabriel
"Iyah dong"Ucap Willy
"Acara tadi kaya reunian kalian loh by"Ucap Gabriel
"Iyah memang itu tujuan Papah kamu buat ini"Ucap Willy
"Oh gitu"Ucap Gabriel
Mobil yang dikendarai Willy dan Gabriel tiba-tiba ada yang mengikuti bahkan 2 mobil sekaligus
Willy menatap spion namun Gabriel masih tak menyadari bahkan dia sesekali menggigit bahu Willy
"Kenapa by?"Ucap Gabriel dan dia menatap kebelakang
"Kita ngebut yah"Ucap Willy
"Kenapa by?"Ucap Gabriel
"Seperti nya kita dalam bahaya Riel,apapun yang terjadi jangan menangis"Ucap Willy
"Kenapa"Ucap Gabriel yang mulai panik
"Karena saya sulit berpikir jika kamu menangis"Ucap Willy
Willy menelpon anak buah nya jika dia sedang diikuti
__ADS_1
"Sebelum bodyguard datang lebih baik kita menghindari mereka saja"Ucap Willy
"Hubby aku takut"Ucap Gabriel
"Gak papa yah"Ucap Willy dengan lemah lembut
Willy sebenarnya bisa saja melawan tapi sekarang dia sedang bersama Gabriel
Mobil Willy bisa disalip oleh mereka bahkan mereka mempepet mobil Willy membuat Gabriel ketakutan
"Hubby...."Teriak Gabriel
Willy Juga membelas pepetan mereka bahkan Willy bisa bebas tapi mereka malah menembaki mobil Willy
"Jika saya hanya menghindar bisa-bisa mobil ini akan meledak"Batin Willy sambil menatap Gabriel yang masih ketakutan
"Riel"Ucap Willy
Gabriel menatap Willy
"Kamu bisa bisa gantiin posisi saya menyetir?"Ucap Willy
"Buat apa?kamu mau kemana?"Ucap Gabriel
"Jangan by!itu sangat berbahaya"Ucap Gabriel
"Jika kita terus seperti ini bisa-bisa mobil kita meledak Riel"Ucap Willy
"Mau yah"Ucap Willy
Gabriel menganggukan kepalanya
"Pesan saya!jangan pernah pikirkan saya!terus saja lakukan mobil ini!jangan pernah injak rem hanya injak pedal gas nya"Ucap Willy
"Jangan liat saya kebelakang"Ucap Willy
"Kenapa?"Ucap Gabriel
"Ikuti saja perintah saya"Ucap Willy
"Iyah hubby"Ucap Gabriel dan mereka pun berganti posisi
Willy mengeluarkan pistol Laras panjangnya yang ada dibawah dipenyimpanan tersembunyi nya
__ADS_1
Gabriel yang memang jago membawa mobil bahkan dia lebih jago dari Prince
Willy mengeluarkan kepalanya dan mulai menembaki para penjahat itu
Jalan memang terbilang sepi karena memang sudah larut malam
Tembakan Willy sangat akurat bahkan tembakan mengenai kaca mobil mereka sampai kaca mobilnya pecah
Willy mengeker ban mobil keduanya dan tepat sasaran mengenai tapi lagi bahu Willy juga terkena tembakan dari mereka
"Ah!!"Ucap Willy sambil memegangi bahunya
"Hubby kamu kenapa?"Ucap Gabriel yang khawatir
"Aku gak papa!kamu fokus nyetir aja"Ucap Willy sambil menahan sakit
Willy mulai kehilangan fokus walaupun mobil yang mengejarnya tinggal 1 tapi karena bahunya terkena tembakan dia jadi susah untuk menembak
Mobil itu bisa mengejar Willy bahkan mereka menabrak-nabrak mobil Willy
"Hubby gimana ini?"Ucap Gabriel dengan panik
"Saya tau kemampuan kamu menyetir itu hebat Riel ,kalau cuma ini kamu pasti bisa ngehindar kan?"Ucap Willy
Gabriel tiba-tiba menginjak pedal gas tapi mobil mereka sudah penyok
Willy menahan sakit nya tapi dia menahannya suaranya agar Gabriel tidak tau jika dia terkena tembakan
Willy menembak asal tapi untungnya tembakan Willy mengenai orang-orang itu
Para penjahat itu sudah tidak mengejar Willy dan Gabriel
Willy bernafas lega dan dia tersenyum tapi dia masih memegangi tangannya
"Kita aman Riel"Ucap Willy pelan
"Benarkah?"Ucap Gabriel
"Boleh kah aku menangis sekarang?"Ucap Gabriel
"Lakukan saja"Ucap Willy
Mobil mereka terasa oleng karena ban mereka meledak karena ulah para penjahat itu
__ADS_1
Karena Gabriel membawa dengan kecepatan penuh dan akhirnya mobil mereka menabrak pembatas jalan dan kecelakaan pun terjadi