Istri Kecilku Yang Manja

Istri Kecilku Yang Manja
Tolong!


__ADS_3

Jam pulang Gabriel tiba dan Willy sudah menunggu nya diparkiran tapi Gabriel tak kunjung datang membuat Willy terus menatap sekitar


"Riel kamu kemana sih?apa dia dihukum lagi yah?"Ucap Willy sambil menyandarkan dirinya diluar mobil


"Tapi kalau dihukum dia bikin salah apa?apa dia gak bikin tugas?"Ucap Willy


"Gua tunggu aja lah"Ucap Willy


disisi Gabriel


Gabriel sedang dikelas kosong berdua dengan Jacob,sejak tadi Gabriel sudah ingin pergi tapi Jacob selalu menghalangi nya dan dia juga menarik tangan Gabriel menuju kelas kosong itu bahkan Jacob menghalangi pintu keluar dengan kursi


"Gabriel kamu kan mau jadi pacar aku kemarin?gimana Depe nya sekarang aja dan setelahnya kamu bakal jadi pacar aku?"Ucap Jacob yang terus mendekati Gabriel yang sangat ketakutan


"Aku udah gak mau jadi pacar kamu jack!"Ucap Gabriel


"Tapi kalau aku mau gimana?"Ucap Jacob dengan senyum liciknya


"Jangan mendekati aku Jacob!"Ucap Gabriel


"Kenapa?bukannya kamu suka yah?bahkan kata kamu kemarin kamu Suka sekali dengan bau parfum ku?"Ucap Jacob


Gabriel terpojok dan sekarang dia dan Jacob sangat dekat dan Gabriel mendorong dada Jacob


"Ayo Gabriel mumpung kita berduaan kan?"Ucap Jacob bahkan Jacob sudah mencium-cium leher Gabriel


Gabriel tentu menolak tapi tangan Gabriel dipegang dengan kuat oleh Jacob


"Kamu rasain aja kenapa sih?dan kalau kamu hamil kita bisa nikah kan?"Ucap Jacob


"Tolong!"Teriak Gabriel

__ADS_1


"Udah gak ada orang ngapain minta tolong?"Ucap Jacob sambil terus menciumi leher Gabriel


"Om Willy tolongin Riel"Ucap Gabriel dengan bibir gementar


"Minta tolong sama supir lu itu?kaya nya gak mungkin dia tadi gak tungguin kamu kaya biasanya tapi dia pergi"Ucap Jacob


"Gak mungkin!"Ucap Gabriel


"Udahlah gak usah mikirin om-om gitu Gabriel lebih baik sekarang fokus sama kerjaan kita aja"Ucap Jacob


"Stop Jack!"Ucap Gabriel dengan lemah karena badannya sangat lemas bahkan leher Gabriel sudah berbekas gara-gara Jacob


"Om Willy tolong aku! Papah tolong aku!"Ucap Gabriel tapi Jacob tak menghiraukan ucapan Gabriel


Disisi Hana


Hana sedang menemani putra nya belajar tapi entah kenapa pikiran nya selalu memikirkan putri sulungnya


Prince melihat kekhawatiran diwajah Sang Mamah pun menggenggam tangannya


"Perasaan Mamah gak enak banget kenapa yah?Mamah kepikiran Kaka kamu dari tadi"Ucap Hana


"Mamah gak usah khawatir yah?Kaka pasti aman kok dia kan sama om Willy?"Ucap Prince


"Mama tau sayang tapi gimana yah?perasaan Mamah kaya nolak itu"Ucap Hana


Prince mencium pipi Hana karena memang seperti itu lah prince sangat perhatian dan peka kepada sang Mamah


Hana tersenyum dengan sikap manis putra nya


"Dari pada Mamah mikirin Kaka dari tadi,kalau gak kita video call aja dia sekarang?"Ucap Prince

__ADS_1


"Oh Iyah Mamah lupa"Ucap Hana dan dia langsung memvideo call Gabriel tapi tak diangkat membuat Hana semakin jadi khawatir pada putrinya,Hana juga menelpon Willy tapi tak diangkat oleh Willy


"Prince kok gak diangkat"Ucap Hana


"Mungkin Kaka lagi dijalan mah?atau aja sekarang dia ketiduran di mobil makanya gak diangkat"Ucap Prince


"Tapi Mamah benaran gak tenang ini"Ucap Hana


"Mamah jangan gitu ah,Kaka pasti gak papa kok"Ucap Prince


Hana memeluk prince dan prince membalas pelukan Hana


"Mamah gak tau sayang entah kenapa bisa sekhawatir ini ke Kaka kamu?"Ucap Hana


Disisi Arka


Arka sedang membaca dokumen-dokumen kantornya tapi tiba-tiba ada bung nyaring diruangan nya yaitu foto besar keluarganya tiba-tiba jatuh membuat nya kaget sampai mengelus dadanya


Dia langsung berdiri menghampiri foto besar keluarganya


"Astaga kok bisa-bisanya jatuh sih?perasaan gak ada gempa kan?"Ucap Arka


"Gabriel?"Ucap Arka karena foto itu retakan nya paling banyak di Gabriel


Arka tiba-tiba memikirkan putrinya itu dan menelponnya tapi tak diangkat dan dia juga menelpon Willy sama tidak diangkat


Arka langsung pergi menuju rumah karena memikirkan Gabriel


Willy merasa khawatir dengan Gabriel dan dia memutuskan pergi masuk ketempat Gabriel biasa dihukum yaitu lapangan dan juga toilet dosen tapi tak menemukan Gabriel


"Riel kamu dimana sih hah?"Ucap Willy dengan mulai semakin panik

__ADS_1


"Riel jangan buat aku panik!"Ucap Willy


Willy mencari Gabriel sambil berlari-lari


__ADS_2