Istri Kecilku Yang Manja

Istri Kecilku Yang Manja
Debay berulah


__ADS_3

Willy kelelahan dia pun tidur sedangkan Gabriel duduk disofa tak mau menganggu Willy yang sedang istirahat


"Tante Tania lagi apa yah?"Ucap Gabriel


"Aku jadi kangen dia"Ucap Gabriel


"Apa aku suruh hubby buat jemput Tante Tania aja yah?"Ucap Gabriel


"Tapi Tante Tania sudah bilang dia akan tinggal disana selamanya"Ucap Gabriel


Ponsel Gabriel berdering karena ada yang menelponnya adalah Arka


"Princess bisa turun?Papah ada diruang tamu rumah kamu sekarang"Ucap Arka


"Yang benar Pah?oke Pah"Ucap Gabriel


"Stop Riel!jangan lari jalan santai aja"Ucap Arka


"Hehe Iyah Pah"Ucap Gabriel dan dia turun untuk menjumpai Arka


Gabriel turun perlahan melewati tangga karena Arka berdiri mengawasi Gabriel


"Papah"Ucap Gabriel dan memeluk Arka


"Tumben Papah kesini?"Ucap Gabriel


"Papah cuma mau pastiin aja apa ngidam kamu kesampaian Riel"Ucap Arka


"Udah kok Pah"Ucap Gabriel


Arka mengelus perut Gabriel


"Beda sekali dengan Mamah kamu saat didalam perut yah?kamu belum lahir saja sudah mulai ingin menikmati kekayaan Papah mu"Ucap Arka


"Tapi tidak Papah,memang itu yang seharusnya"Ucap Arka


"Sehat-sehat yah cucu Opah"Ucap Arka


"Tapi Riel ada satu hal yang Riel mau dari Papah"Ucap Gabriel


"Apa itu Riel?"Ucap Arka


"Aku takut Papah marah"Ucap Gabriel


Arka menarik tangan Gabriel agar duduk disofa


"Coba bilang apa? Papah akan turutin kemauan kamu Princess"Ucap Arka


"Apapun itu?"Ucap Gabriel


Arka menganggukan kepalanya


"Aku mau...."Ucap Gabriel


"Apa?"Ucap Arka penasaran


"Riel mau liat Prince dan Tiara nikah Pah"Ucap Gabriel


Arka langsung terdiam sambil menggelengkan kepalanya


"Gak mungkin!"Ucap Arka


"Why?"Ucap Gabriel


"Why?karena Papah punya alasan sendiri"Ucap Arka


"Buat apa aku bilang itu ke Papah kalau Papah tolak"Ucap Gabriel


"Ini permintaan cucu Papah"Ucap Gabriel


"Ini gak masuk akal!"Ucap Arka


"Gak masuk akal dimana Pah?"Ucap Gabriel


"Apa Papah mau Prince menikahi Tiara tanpa kita?tau bahkan Tiara hamil dan buat keluarga kita di cap buruk oleh orang lain?"Ucap Gabriel


"Papah tetap tidak akan merestuinya Riel"Ucap Arka

__ADS_1


Gabriel diam bahkan menundukan sambil *******-***** tangannya tapi ada air menetes ketahan Riel karena dia menangis


Arka mengakat dagu Gabriel


"Why are you crying?"Ucap Arka


"Aku mau papah kabulkan permintaan ku"Ucap Gabriel


"Itu sulit sayang"Ucap Arka


"Why not dad?"Ucap Gabriel


Arka diam dan ingin memeluk Gabriel tapi Gabriel menjauhi Arka


"Aku mau menyusul suamiku"Ucap Gabriel ingin berdiri tapi Arka memegangi tangan Gabriel


"Riel dengarkan Papah dulu"Ucap Arka


"Apa lagi Pah?aku udah tau jawabannya tetap enggak kan?"Ucap Gabriel


Arka diam sambil menatap Gabriel tapi Gabriel menepis tangan Arka dan ingin pergi tapi Arka langsung berdiri


"Ya!Papah akan Restui Riel"Ucap Arka menbuat Gabriel langsung menghentikan langkahnya


"Papah akan adakan pernikahan secepatnya untuk Prince dan Tiara"Ucap Arka


Gabriel berbalik bahkan mendekati Arka dia memeluk Arka


"Yes akhirnya akting aku berhasil buat Papah luluh,anak Mamah jangan ditiru yah"Batin Gabriel


"Thank you Papa, I love you"Ucap Gabriel


Arka hanya diam sambil mengelus rambut Gabriel


Dibalik pintu kamar ada 3 orang yang mengintip dia adalah Prince , Hero dan Rio


"Gua kawin!"Ucap Prince pelan


"Diam lu"Ucap Rio


Prince langsung menari-nari kesenangan karena Arka merestuinya


"Bukan karena ka Riel tapi karena calon debay nya"Ucap Rio


"Males gua ah Prince lu dahuluin gua nikah"Ucap Rio


"Males gua sumpah"Ucap Rio lagi


"Kamu kenapa gak cari pacar sih?"Ucap Hero


"Gak ada yang cocok om,aku mau punya pacar atau istri yang pembakang gitu ya sebelas 12 sama ka Riel"Ucap Rio


"Tapi susah nyarinya"Ucap Rio


"Kaka kalian kan emang antik"Ucap Hero


Prince menatap Gabriel yang masih berpelukan dengan Arka


"Terima kasih ka Riel"Ucap Prince


Disisi Willy


Willy terbangun dia mencari keberadaan Gabriel tapi tidak ada dia langsung turun kebawah dan benar saja jika Gabriel dibawah


"Arka?"Ucap Willy sambil menuruni tangga


"Tumben kamu kesini Arka?"Ucap Willy


Gabriel melepaskan pelukannya dan berganti memeluk tangannya Arka agar bisa menatap Willy


"Aku kangen dengan Riel sekaligus ingin tau apakah kalian sudah dapatkan coklat nya"Ucap Arka


"Jika aku turun tanganya memang kapan gagal?"Ucap Willy dengan sombong


Willy menatap Gabriel


"Kamu nangis sayang?"Ucap Willy

__ADS_1


"Kamu apain dia sampai nangis?"Ucap Willy


"Beberapa bulan lagi Prince dan Tiara akan menikah"Ucap Arka


Willy langsung menatap Gabriel dan Arka bergantian


"Kenapa tiba-tiba kamu bisa restuin mereka Arka?apa terjadi?"Ucap Willy


Willy menatap Gabriel seakan-akan menuduh Gabriel


"Bukan aku tapi anak kamu yang minta dan Papah mau"Ucap Gabriel


"Tapi secara paksa"Ucap Arka


Willy tersenyum dan menepuk pundak Arka


"Kau memang calon kakek yang baik mau menuruti kemauan anak ku"Ucap Willy


"Ya bagaimana?dia menangis pada ku apa aku tega mana dia sedang hamil kan?"Ucap Arka


Willy tersenyum


"Boleh aku memanggil mu Papah Arka?"Ucap Willy


"Jangan membuat ku jijik Willy!"Ucap Arka


"Kenapa?kan memang seharusnya begitu?aku menantumu"Ucap Willy


"Ah lupakan saja!lebih baik saya permisi"Ucap Arka


"Baik Papah"Ucap Willy


"Ckkk!jangan membuatku tidak nafsu makan Wi"Ucap Arka


Willy hanya tersenyum


"Princes Papah pulang dulu yah,kamu jaga kesehatan dan jangan stres"Ucap Arka


"Baik Papah sayang"Ucap Gabriel dan mencium pipi Arka


"Papah permisi"Ucap Arka


"Hati-hati dijalan Papah"Ucap Willy


"Berhentilah Will!"Ucap Arka


"Baiklah Papah"Ucap Willy


Arka menjadi kesal dan dia pergi buru-buru


"Kamu ini suka sekali meledeki Papah"Ucap Gabriel


"Dulu aku selalu kalah dalam apapun dengan dia tapi aku puas sekarang bisa membuatnya seperti tadi"Ucap Willy


"Itu pertama kalinya kamu panggil Papah dengan sebutan Papah"Ucap Gabriel


"Papah kamu kan Papah aku juga sayang"Ucap Willy


"Tapi dia sahabat kamu"Ucap Gabriel


"Tetap saja aku akan memanggil nya Papah"Ucap Willy


"Aku gak yakin by kalau Papah gak bakal main tangan kalau kamu terus manggil dia Papah"Ucap Gabriel


"Gak papa asal aku puas"Ucap Willy


Prince datang dan memeluk Gabriel dengan eratnya


"Makasih Kaka"Ucap Prince


"Iyah sama-sama"Ucap Gabriel


"Prince jangan erat-erat bisa-bisa istriku gak bisa nafas"Ucap Willy


Prince melepaskan pelukannya


Mata Prince meneteskan air matanya karena dia sangat senang

__ADS_1


"Love you"Ucap Prince


"Love you too"Ucap Gabriel


__ADS_2