
Gabriel sudah siap pergi dengan diantar oleh Willy
Gabriel sudah masuk kekelas dan Willy ingin kembali tapi mobilnya dihalangi oleh Jacob dan teman-teman nya
Willy tertawa kecil didalam mobil melihat Jacob dan dia pun turun tanpa disuruh
Dengan wajah datarnya Willy turun dari mobilnya
"Kenapa?mau saya bakar motornya?atau dengan orang sekalian?"Ucap Willy
"Hm padahal udah terpojok tapi masih sombong aja nih om-om satu"Ucap Jacob
Willy tersenyum miring
"Apa saya tersudut kamu bilang?kalian cuma berlima gak bisa bikin saya takut"Ucap Willy
"Ah banyak ngomong!nih om-om!udah lu gini aja sebelum lu bonyok lebih baik lu ganti motor kesayangan gua?kan selesai?"Ucap Jacob
"Ganti?bukannya motor kamu udah butut yah?emang udah wajah sih buat dimusnahin,cuma menuhin jalan aja"Ucap Willy
"Hajar aja udah!"Ucap Teman Jacob
"Sabar dulu bro,kalau kita hajar dia gak bakal dapat apa-apa kan?kalau gak gini aja kalau lu gak ganti motor gua?gua bakal lakuin sesuatu ke princess Riel yang manja itu"Ucap Jacob dengan senyum nya
"Mengancam saya?"Ucap Willy
"Gak kok om?gua cuma bernegosiasi aja"Ucap Jacob
"Gimana om?gua gak tau nanti si manja itu bakal hamil anak siapa"Ucap Temen Jacob
__ADS_1
Bug!
Willy langsung memukul wajah temannya Jacob itu bahkan dia sampai tak bisa bangun lagi
Jacob dan teman-temannya terdiam melihat temanya yang baru saja dipukul Willy sampai sebegitunya
"Kalian masih mau minta ganti motor kalian ke saya?dan bahkan berniat ingin mencelakakan Gabriel hah?"Ucap Willy dengan tatapan elangnya
Jacob diam karena dia benar-benar takut dengan Willy
"Jika terjadi sesuatu dengan Gabriel saya pastikan akan ada pemakaman baru untuk kalian"Ucap Willy dengan tegas
"Gimana nih Jac?gua kok ngeri liat dia?"Ucap Teman Jacob
Bel masuk berdering
"Bel! ayo masuk!"Ucap Jacob dan dia pergi dan temannya mengikuti dia
"Kalau Arka dengar ucapan mereka tadi mungkin kalian akan jadi santapan ikan piranha nya"Ucap Willy
Ponsel Willy berdering dan yang menelpon adalah Arka dia menyuruh Willy segera datang ke kantor dan dia langsung tancap gas menuju kantor Arka
Willy sampai dikantor Arka ketika dia masuk keruangan Arka ternyata sudah ada teman-teman yang lain
"Lama banget sih Wil?"Ucap Bagus
"Yang kan sampai kesini?"Ucap Willy dan duduk
"Oh ya nih sih Arka tumben nyuruh kita ngumpul ngapain?"Ucap Hero
__ADS_1
"Tanya tuh orangnya,kan dia ada didepan lu Ro"Ical Gio
"Ngapain ngumpulin kita semua Arka?"Ucap Willy
"Gua mau bahas pernikahan lu sama Gabriel"Ucap Arka
Semua terkejut tanpa terkecuali dengan pernyataan Arka
"Arka lu benaran mau nikahin gua sama Gabriel?"Ucap Willy
"Why not?"Ucap Arka tanpa beban
"Tapi gimana dengan Gabriel hah?lu jangan gila?lu jangan ambil ucapan Gabriel yang ngelantur itu"Ucap Willy
"Dia yang minta kan?gua sebagai Papahnya harus menuruti kemauan dia kan?"Ucap Arka
"Arka Gabriel itu masih belum apa-apa dia gak bakal ngerti apa itu pernikahan"Ucap Willy
Bagus, Gio dan Hero hanya diam mendengarkan perdebatan kedua sahabatnya
"Udahlah Will lu tinggal diam gua yang bakal urus semuanya,gua suruh kalian kesini cuma mau bilang itu aja"Ucap Arka
"Ketika Gabriel sudah Syah jadi istri gua,gua bakal bawa dia pergi dari lu?emang lu siap?"Ucap Wiily
Arka terdiam
"Arka,Gabriel itu masih belum tau apa-apa tentang pernikahan,sama seperti kamu dulu,dan lagi tidak ada cinta dipernikahan kami"Ucap Willy
"Diamlah!keputusan sudah bulat,aku tidak memaksa nya kan?tapi dia sendiri yang minta itu ke gua?"Ucap Arka
__ADS_1
"Dan satu lagi,gua bakal tenang kalau Gabriel sama lu,karena lu orang sangat tepat untuk princess nakal ku itu"Ucap Arka
Willy terdiam sambil menatap Arka ,entah dia harus senang atau apa?tapi sekarang yang ada dipikiran nya adalah Gabriel