
Semuanya menatap Laura dan dia mengeluarkan pistol membidik Hana 3 pelur melesat dan Arka melompat melindungi istrinya tapi....
"Tiara!"Teriak semuanya
Karena Tiara melindungi Hana peluru itu tepat mengenai jantung nya
Prince langsung berlari dan menangkap istrinya yang baru saja dia nikahi
Hero dan bagus langsung menangkap Laura
"Sayang...."Ucap Prince lemas
Baju pengantin Tiara penuh dengan darahnya
"Aunty tolong istriku"Ucap Prince
Ken ada di depan pintu dia langsung berlari dan mendekati Tiara dan Prince membiarkan itu
"Siapapun tolong istriku"Teriak Prince
Tiara meraih tengkuknya Prince dan Prince mengikut dan ternyata Tiara mengecup bibir Prince
"A..ku ingin kalian jadi sahabat"Ucap Tiara pada Prince dan Ken
Prince menggendong Tiara ingin membawanya ke rumah sakit
"Jangan pernah menutup matamu sayang"Ucap Prince pada Tiara
"Prince"Ucap Tiara lemah
"Dengarkan aku"Ucap Tiara
Prince diam dan menatap Tiara
"Berjanjilah padaku jika kamu akan bahagia"Ucap Tiara dan dia tersenyum
"Aku akan berjanji jika kau juga berjanji selalu menemani ku selamanya"Ucap Prince matanya berkaca-kaca
"Aku akan selalu bersamamu sayang"Ucap Tiara
"Sebut itu lagi"Ucap Prince
"Sa...yang"Ucap Tiara
"Kau harus hidup"Ucap Prince
Tiara menggelengkan kepalanya matanya mulai tertutup dan dia juga pergi meninggalkan semuanya selamanya Prince terduduk sambil berteriak memanggil Tiara
Prince membawa Tiara dan merebahkan tubuhnya disofa dan mencium keningnya lalu dia menatap Laura dengan tatapan kebencian dia berjalan mendekati Laura
Prince berdiri tepat didepannya Laura bahkan wajahnya sangat dekat
"Puas!"Ucap Prince
"Belum!Karena yang harus mati adalah Mamah kamu"Ucap Laura
"Mau membunuh Mamah ku juga?"Ucap Prince
__ADS_1
Prince langsung mencekik lehernya Laura dengan kuat
"2 orang mati karena ulahmu!tapi kau hanya bisa membayar 1 nyawa mu"Ucap Prince
"Lepaskan dia Om"Ucap Prince
Hero dan bagus menuruti kemauan Prince dan Prince memperkuat cekikikan nya
Rio mendekati Prince
"Jika kau hanya membunuhnya dengan cekikan menurutku itu bukan hal yang setimpal Prince"Ucap Rio
"Diamlah!cara ku mengesekusi orang berbeda"Ucap Prince
Rio diam dan menatap Prince
"Pernikahan memang sangat indah tapi gara-gara anda saya kehilangan dia"Ucap Prince dan menyeret Laura keluar
Arka dan Willy mengikutinya
"Siapkan mobil!"Ucap Prince pada para bodyguard nya
45 menit akhirnya mereka sampai ketempat tujuan Prince
Prince membawa Laura ketempat rel kereta api
"Katakan jam berapa kereta apa akan lewat?"Ucap Prince
"30 menit lagi"Ucap anak buahnya
Mereka pun mengikat Laura ditengah-tengah rel kereta api
30 menit kemudian kereta api tiba
Prince hanya menunjukan wajah santainya sedangkan Laura berteriak-teriak meminta ampunan
Dan akhirnya Laura mati seketika karena terlindas kereta bahkan Mereka yang menyaksikan terkena percikan darah Laura
Prince terduduk
Kenangan indah bersama dengan Tiara terbayang dipikirannya
Willy dan Arka mendekati Prince
Arka memeluk putra itu dan tangis prince pecah dipelukan Arka
"Bagaimana cara nya aku bahagia Pah?kalau dia lah kebahagiaan Prince"Ucap Prince
"Maafin Papah Prince"Ucap Arka karena Arka merasa bersalah karena dia tidak pernah mau merestui pernikahan Prince
"Lebih baik kita pulang"Ucap Willy
"Kita akan laksanakan pemakaman besok"Ucap Willy
Prince menatap Willy Arka menggandeng tangan putra nya dan mereka pulang
Prince datang dengan Arka dan Willy
__ADS_1
Hana buru-buru memeluk putranya dan Prince lagi-lagi menangisi kepergian Tiara
Sedangkan Gio dia sudah tidak bisa berkata apa-apa lagi tapi Abrar diam sambil digendong Nissa
"Gara-gara Mamah"Ucap Hana
"Don't blame Mama, it's not Mama's fault."Ucap Prince
"Andai dia tidak melindungi Mamah"Ucap Hana
"Stttt...."Ucap Prince sambil menutup mulut Hana dengan telunjuknya
Prince melepaskan pelukannya dan mencari keberadaan Tiara
"Mana istri ku?"Ucap Prince
"Dan yang lain mana?"Ucap Prince
"Dibawa kerumah sakit"Ucap Hana
Prince tersenyum
"Istri sadar mah?"Ucap Prince
Hana menggelengkan kepalanya
"Dia diotopsi Prince mengeluarkan peluru yang ada ditubuh nya"Ucap Hana
Prince langsung pergi menuju rumah sakit dimana Tiara
Gio menatap Nissa yang menggendong putranya
"Dulu saya pernah bermimpi melihat mu menggendong anakku Nissa tapi sekarang itu terwujud tapi kamu bukan sebagai istri saya bahkan kamu bukan ibu dari putra saya"Ucap Gio
"Dulu Nissa sekarang Jihan"Ucap Gio pelan bahkan hampir tak terdengar
Suami Nissa tidak ikut dipernikahan Prince dan Tiara karena dia ada urusan
Disisi Prince dia akhirnya sampai bersama dengan Hana,Arka dan Willy karena Gabriel sudah pergi dengan bagus,Hero sedangkan Ela,Indah dan Nissa tinggal menjaga Gio dan putranya
"Prince"Ucap Gabriel dan memeluk adiknya
"Sebentar lagi Tiara Akan dibawa kerumah kita"Ucap Gabriel
Para suster keluar dengan peti Tiara dan Jihan
Prince membeku melihat peti Tiara
"Ini mimpi"Ucap Prince
"Prince"Ucap Gabriel dan Hana bersamaan
Mereka membawa peti itu ke ambulance menuju rumah Arka
Prince langsung berlari dan masuk kedalam ambulance
Prince diam sambil menatap peti Tiara tanpa kata dia diam saja tapi matanya saja mengeluarkan air mata
__ADS_1