Istri Kecilku Yang Manja

Istri Kecilku Yang Manja
Kejahilan Willy


__ADS_3

Willy dan Gabriel berjalan sambil bergandengan tangan dengan mesranya


"Riel mau naik sepeda gak?"Ucap Willy


"Tapi aku kan gak bisa naik sepeda"Ucap Gabriel


"Aku boncengin kamu Riel"Ucap Willy


"Boleh"Ucap Gabriel


Willy pun menyewa sepeda


Willy tersenyum sambil mengayuh sepeda menuju Gabriel


"Ayo naik tuan putri"Ucap Willy


Gabriel menatap sepeda yang ada didepannya seperti nya dia ragu karena dia dulu pernah belajar bersepeda bersama Prince dan juga Rio tapi dia malah menabrak pagar rumahnya membuatnya takut naik sepeda sampai sekarang


"Ayo naik"Suruh Willy


"Aman ini by?"Ucap Gabriel


"Aman kok Riel"Ucap Willy


Gabriel pun naik dengan berpegangan erat pada Willy setelah dia duduk dia langsung memeluk pinggangnya Willy


"Jangan sampai jatuh atau nabrak ya by"Ucap Gabriel


"Iyah gak sayang"Ucap Willy dan mulai mengayuh sepeda, Gabriel langsung berteriak-teriak dibelakang Willy


Willy tertawa melihat tingkah istrinya yang dibelakang nya


"By jangan cepat-cepat"Ucap Gabriel


"Ini gak cepat kok Riel"Ucap Willy


"Kecepatan"Ucap Gabriel


Tapi Willy dengan sengaja malah mempercepat kayuhannya


"By jangan cepat-cepat,aku takut"Ucap Gabriel


Willy menghentikan sepedanya dan dia menertawakan Gabriel


"Umur kamu udah mau 21 Riel masa naik sepeda aja takut sih?"Ucap Willy


"Aku takut nabrak kaya dulu by sampai kepala aku benjol kaya telor"Ucap Gabriel


"Gimana kalau kita nostalgia lagi Riel?"Ucap Willy


"Maksudnya?"Ucap Gabriel


"Iyah kita tabrakin aja kegerbang sana sampai kita benjol berdua"Ucap Willy


Gabriel langsung memukul tangan Willy


"Kamu mau celakain aku? atau gimana sih?jadi suami kok aneh Banget?"Ucap Gabriel


Willy tertawa kecil


"Bercanda sayang"Ucap Willy


"Bercanda aja terus"Ucap Gabriel dengan bibir manyunnya


"Mau ice cream?"Ucap Willy


"Bercanda lagi?"Ucap Gabriel


"Gak kok sayang ini benaran coba liat disana ada ice cream"Ucap Willy


Gabriel menganggukan kepalanya

__ADS_1


Willy pun mengayuh sepeda menuju tukang ice cream


"Ice cream 2 bang"Ucap Gabriel


Ice cream pesanan Gabriel jadi dan Willy membayarnya, Gabriel kesenangan karena makan ice cream coklat kesukaannya


"Duduk disitu yu?"Ucap Willy menunjuk tempat duduk yang memang kosong


"Ayok"Ucap Gabriel


Mereka duduk sambil menikmati ice cream


"Riel kok saya dibeliin rasa strawberry sih?"Ucap Willy


"Kamu emang mau rasa apa?"Ucap Gabriel


"Aku mau coklat"Ucap Willy


"Kok gak bilang?"Ucap Gabriel


"Kamu yang langsung pesan aja"Ucap Willy


"Jadi salah siapa?"Ucap Gabriel


"Kamu......"Ucap Willy dengan ragu-ragu


"Aku yang salah?siapa yang gak bilang tadi?terus kamu juga kan yang bayar tadi?kok malah nyalahin aku sih?"Omel Gabriel


"Maaf"Ucap Willy tapi Willy dengan isengnya langsung melahap semua ice cream Gabriel dan hanya menyisakan wadahnya saja


Gabriel langsung terdiam melihat ice cream lenyap begitu saja karena Willy


Sedangkan Willy malah tertawa puas


Gabriel membuang wadah itu dan membalikkan tubuhnya tak mau menatap Willy


"Riel?"Ucap Willy karena dia mulai sadar karena Gabriel pasti ngambek padanya


Willy mendekati Gabriel dan menyentuh Gabriel tapi dia malah menepisnya


"Aku kan bercanda sayang"Ucap Willy


"Bercanda apa?kalau sampai habis gitu?mana lagi enak-enak lagi"Ucap Gabriel


"Aku beliin lagi yah?"Ucap Willy


"Gak mau!udah gak selera"Ucap Gabriel


"Terus maunya apa?"Ucap Willy


"Gak mau apa-apa!"Ucap Gabriel


"Jangan ngambek dong sayang"Ucap Willy


"Aku kesel tau lagi enak-enak nya makan ice cream malah dihabisin gitu?"Ucap Gabriel


"Aku beliin lagi yah cantik"Ucap Willy


"Gak mau!"Ucap Gabriel


"Mau nya apa?"Ucap Willy


"Balikin ice cream aku tadi bisa?"Ucap Gabriel


"Balikin yang tadi?bisa tapi udah gak bentuk ice cream lagi Riel emang masih mau?"Ucap Willy


"Kamu juga sih!bercanda jangan gitu dong!bikin mood aku hilang aja!"Ucap Gabriel


Tiba-tiba ada yang mendekati Willy 2 orang remaja wanita yang sedang piknik disekitar mereka dan ingin meminta tolong membukakan tutup selai roti


"Om bisa bantuin gak?bukain tutupnya dari tadi kami berdua gak bisa-bisa"Ucapnya

__ADS_1


Willy tanpa berpikir langsung saja membuka kan tanpa menghiraukan tatapan Gabriel padanya


Setelah Willy sudah membukakan tutup slai itu mereka berdua pergi begitu juga Gabriel dan Willy mengejarnya bahkan dia meninggalkan sepeda sewaannya


"Sayang?"Ucap Willy


"Apa?"Ucap Gabriel ketus,dia benar-benar sangat kesal dengan Willy


"Kenapa pergi?"Ucap Willy dan berdiri di depan Gabriel


"Aku mau pulang!gak mau disini,bikin aku kesel"Ucap Gabriel


"Baru juga sebentar sayang"Ucap Willy


"Kenapa mau lama-lama disini?kamu aja sendiri disini aku mau pulang"Ucap Gabriel dan mempercepat langkahnya meninggalkan Willy dan Willy diam sambil menatap Gabriel sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal


"Aduh,saya lupa kalau Gabriel lagi makan ice cream gak bisa diajak bercanda"Ucap Willy


Willy berlari mengejar Gabriel


"Sayang?"Ucap Willy


Gabriel masuk terlebih dahulu dalam mobil dan Willy juga masuk


"Pulang kerumah aku kan?"Ucap Willy


"Kemana lagi?"Ucap Gabriel ketus


Willy pun menjalankan mobilnya sedangkan Gabriel hanya diam tak mau menatap Willy


"Sayang jangan ngambek dong!"Ucap Willy


"Fokus nyetir aja"Ucap Gabriel


"Gak mau peluk tangan aku?"Ucap Willy


"Buat apa?lebih enak juga nyender dipintu mobil"Ucap Gabriel


"Gak mau senderan dibahu aku?"Ucap Willy


"Gak!"Ucap Gabriel


Willy tersenyum melihat tingkah istrinya yang sedang ngambek padanya dan dia meraih ponselnya dan mengirim pesan pada bodyguard untuk membuat kejutan untuk Gabriel


Mereka sampai dan bersamaan dengan Truk ice cream pesanan Willy


"Truk ice cream?"Ucap Gabriel pelan


Willy tersenyum


"Buat kamu sayang"Ucap Willy


"Sampai satu truk?"Ucap Gabriel


"Biar kamu gak ngambek lagi nanti kalau ice cream nya aku makan"Ucap Willy


Mood Gabriel seketika langsung naik dan dia tersenyum senang dan mencium pipi Willy


"Makasih by"Ucap Gabriel


"Cuma dipipi nih?gak mau dibibir?"Ucap Willy


Gabriel langsung mencium bibir Willy dan Willy menahan tengkuknya Gabriel agar ciumannya lebih lama


Gabriel tak bisa bernafas dan memukul Willy dan Willy melepaskan nya


"Hubby?"Ucap Gabriel dengan nafas yang pendek


"Kenapa?"Ucap Willy


"Aku mau mati gak bisa nafas"Ucap Gabriel

__ADS_1


"Tapi bibir kamu candu banget makanya gak mau lepasin aku"Ucap Willy


"Aku mau keluar"Ucap Gabriel dan dia keluar dan Willy juga


__ADS_2