
Pagi datang
Gabriel masih tidur diatas ranjang sedangkan Willy sudah tidak ada disampingnya tapi Gabriel bukan mencari sang suami malah semakin pulas tidurnya
Willy sedang dibawah bersama dengan Laura
"Ngapain kamu kesini?"Ucap Willy
"Aku cuma mau jemput kamu Wil,kan kamu tadi malam janji bakal bantuin aku"Ucap Laura
"Aku lupa jika aku gak bisa"Ucap Willy
"Tapi kamu udah janji kan Wil?masa dibatalin gitu aja sih?"Ucap Laura
"Itu hak saya kan?kenapa kalau gak suka bisa cari bantuan yang lain"Ucap Willy
"Tapi aku mau nya sama kamu Lili"Ucap Laura
Willy menatap tangga dia takut jika Gabriel muncul tiba-tiba bisa-bisa dia ngambek dan bahkan marah
"Lebih baik sekarang Kamu pergi Laura,aku sedang ingin berdua dengan istriku"Ucap Willy
"Oh ya kenapa kamu menikahi anak Arka yang masih kecil itu Wil?apa jangan-jangan dia hamil duluan dan kamu yang disuruh bertanggung jawab yah?"Ucap Laura
Willy langsung naik pitam dan berdiri
"Jaga ucapan mu Laura!"Ucap Willy setengah berteriak
"Kenapa?masa iya seorang Willy dijodohkan dengan ku saja menolak tapi ketika dengan anak kecil mau"Ucap Laura
Willy langsung menarik tangan Laura dengan Erat dan membawanya keluar Villanya
"Wil sakit....."Rengek Laura
Tapi Willy tak menghiraukan ucapan Laura karena dia sudah sangat marah
Willy mendorong Laura dengan kasar diambang Pintu
"Buang jauh-jauh pikiran busuk mu itu Laura!jika tidak aku akan membuat mu menyesal karena menyebut istri ku seperti itu"Ucap Willy dengan tegas
"Kenapa harus semarah itu Willy?"Ucap Laura
"Sekarang pergi dari sini!"Usir Willy
"Willy kalau kamu bosan dengan permainan ranjang anak kecil itu aku bisa menyajikan permainan yang lebih dari dia"Ucap Laura
"Pergi!"Usir Willy dengan suara lantang
Laura tak bergeming dan Willy pun masuk kedalam dan mengunci pintunya meninggalkan Laura
Willy masuk kamar dia tak menemukan Gabriel karena dia mengira jika Gabriel masih tertidur
Willy masuk kekamar mandi tak menemukan istri nya dan ternyata Gabriel berada dibalik jendela Ditutup oleh gorden karena tubuh nya yang kecil makanya seperti tidak terlihat
"Kamu ngapain disini Princess?"Ucap Willy
"Aku? ngelihat kamu ngobrol sama si Mba-mba itu!"Ucap Gabriel
__ADS_1
"Ngapain dia kesini?mau jemput kamu?kenapa gak pergi?"Ucap Gabriel
Gabriel tak mendengar semua pembicaraan Willy dan Laura karena dia hanya melihat Laura sudah pergi
"Aku juga mau siap-siap,udah kamu siap-siap aja juga kesana"Ucap Gabriel
"Siap-siap kemana-mana kamu?"Ucap Willy
"Aku mau pulang!terus kamu ke Villa nya aja tuh"Ucap Gabriel
"Aku gak akan kesana Riel"Ucap Willy
"Kenapa?kan dia jemput kamu tuh"Ucap Gabriel
"Riel saya gak mau kesana,saya mau disini sama kamu"Ucap Gabriel
"Satu pertanyaan saya buat kamu"Ucap Gabriel
"Apa?"Ucap Willy
"Kenapa dia tau Villa kita?dan lokasi kita?kamu kan yang kasih tau?"Ucap Gabriel
Willy ingin mendekati Gabriel tapi Gabriel melarang
"Jangan dekati aku!"Ucap Gabriel
"Tau dimana dia?kalau bukan kamu yang kasih tau?"Ucap Gabriel
"Bukan aku Riel!dia datang sendiri"Ucap Willy
"Bohong!"Ucap Gabriel
Willy tanpa sepatah kata pun mendekati Gabriel tapi Gabriel tak bisa lari karena ************ nya masih sakit
Willy memeluk Gabriel dengan erat tapi Gabriel berontak
"Lepasin aku ih!"Ucap Gabriel
Willy mengangkat Gabriel seperti karung keranjang mereka tapi Gabriel malah memukul-mukul belakangan nya Willy
Willy mendudukkan Gabriel dan menatap Gabriel dengan tatapan matanya abu-abu nya
"Jika dia menjemputmu pasti aku akan ikut kan?"Ucap Willy
"Saya gak pernah kasih tau lokasi kita Riel"Ucap Willy
"Kamu bohong!"Ucap Gabriel
"Aku mau siap-siap"Ucap Gabriel
"Kemana?"Ucap Willy
"Mau anterin kamu ke dia"Ucap Gabriel
"Riel gak mau...."Ucap Willy dengan manjanya bahkan Willy tiduran dipahanya Gabriel
"Gak mau...Riel aku mau nya sama kamu"Ucap Willy bahkan Willy memeluk perut Gabriel
__ADS_1
Gabriel mengulum senyumnya karena Willy bertingkah manja padanya
"Jangan anter aku kesana yah,aku gak mau,aku mau disini"Ucap Willy dengan permohonan
Gabriel diam sambil menatap Willy
"Kamu juga sih tadi malam ngapain janji mau bantuin dia"Ucap Gabriel dan memukul Willy dengan bantal
"Kan kalau gak gitu aku gak bakal jatah honeymoon dari kamu"Ucap Willy
"Ih nyebelin! ternyata cuma jahilin aku"Ucap Gabriel dan memukul-mukul Willy dengan bantal
Willy pun duduk dan menahan Bantal yang akan dilayangkan kepadanya
"Kamu tega Riel KDRT sama aku"Ucap Willy dengan manja bahkan wajahnya seperti dibuat-buat agar Gabriel tak marah padanya
"Kamu juga baru kita 3 hari disini udah ada aja cewe yang datang,apalagi dirumah kamu"Ucap Gabriel
"Lebih banyak lagi"Ucap Willy
"Ihh tu kan?"Ucap Gabriel dan memukul-mukul Willy lagi
Willy menahan tangan Gabriel yang memegangi bantal dan mengecup Bibir Gabriel
Gabriel berontak tapi Dia tidak bisa melawan karena tenaga Willy lebih kuat dari nya
Willy menyerang Gabriel lagi seperti tadi malam
Karena Gabriel hanya mengenakan baju panjang tanpa mengenakan dalaman apapun membuat Willy mudah meminta jatahnya lagi
"Hubby jangan dong!ini aja masih perih masa dimasukin lagi?"Ucap Gabriel
"Tapi punya ku sudah berdiri masa di kasih sih Riel?"Ucap Willy
"Tapi punyaku yang sakit hubby"Ucap Gabriel
Willy tak menghiraukan ucapan Gabriel dan dia mulai memasukkan miliknya kedalam milik Gabriel lagi
Kali ini Gabriel tak mengaduh seperti yang pertama dan Willy langsung memaju mundurkan pinggulnya
30 menit berlalu Willy dan Gabriel senam dikamar mereka tanpa musik melawan dengan suara-suara yang mereka buat sendiri
Gabriel ngos-ngosan bahkan keringat membasahi tubuhnya
"Mau lagi?"Ucap Willy yang masih diatas Gabriel
"Aku gak sanggup"Ucap Gabriel
"Tadi malam aja hampir 2 jam sanggup"Ucap Willy
"Ahh jangan dong,aku cape"Ucap Gabriel
"Iyah aku bercanda kok"Ucap Willy
Mereka pun berpelukan dan setelahnya mereka mandi bersama dan melakukan nya lagi disana walaupun Gabriel menolaknya tapi Willy memohon dan Gabriel mau
Setelah mereka selesai mandi bersama mereka pun sama-sama mengeringkan rambutnya mereka
__ADS_1