
Mobil yang membawa mereka kecelakaan bahkan itu bisa dibilang kecelakaan besar
Willy masih sadar walaupun dia terluka parah dia berusaha keluar dari mobil dengan tenaga yang ada dan syukurnya dia bisa keluar dan dia membuka pintu mobil depan dimana Gabriel berada
Gabriel keadaan nya lebih parah bahkan dia tak sadarkan diri
Willy mengeluarkan Gabriel dengan perlahan bahkan sampai dia terjatuh ke tanah karena dia hampir tidak sanggup mengangkat Gabriel
Mereka berdua sama-sama berlumuran darah tapi kondisi Gabriel yang lebih parah
"Riel?sayang?kamu kenapa?jangan buat saya khawatir"Ucap Willy bahkan Willy meneteskan air matanya melihat kondisi istrinya
"Gabriel?"Ucap Willy
"Riel!!!!!"Ucap Willy dengan gementar
"Riel"Ucap Willy sambil mengelus wajah Gabriel
"Riel bangun?kamu bilang ingin menangis?kenapa kamu malah kayagini hah?"Ucap Willy
Gabriel tetap diam dengan wajah yang berlumuran darah
Willy menangis sambil memeluk Gabriel
"Riel saya mohon jangan tinggalkan saya"Ucap Willy sambil menangis histeris
Mobil berdatangan yang datang adalah para bodyguard Willy dan mereka langsung membawa Gabriel dan Willy kerumah sakit terdekat
Willy berusaha tetap terjaga walaupun dia juga tak bisa menahan rasa sakit yang dia rasakan sekarang
Bodyguard melihat Willy yang menangis pun bisa merasakan betapa besar rasa cinta Willy pada Gabriel karena mereka tau dan bahkan sudah sangat lama menjadi anak buah Willy,karena Willy bukan orang yang mudah menangis
Bodyguard membawa mobil dengan kecepatan tinggi dan membuat mereka cepat sampai
Mereka langsung memanggil para suster untuk menyiapkan dua brangkar untuk Willy dan juga Gabriel
Sambil dibawa masuk Willy terus memanggil Gabriel sampai penglihatannya menggelap dan dia juga pingsan
Semua anggota keluarga Gabriel datang dengan tergesa-gesa,Bagus dan Ela tidak ikut karena kondisi Ela yang tidak memungkinkan
"Bagaimana keadaan putri ku dan juga Willy?"Ucap Arka
"Masih ditangani tuan tapi dari saya lihat kondisi nona lebih parah"Ucap Bodyguard
Arka menjadi panik dan ingin masuk melihat keadaan putrinya tapi dihalangi oleh Hana dan juga Prince
"Lepaskan saya!saya ingin melihat putri ku"Ucap Arka
"Honey Riel lagi ditangani kalau kamu masuk bisa-bisa mereka terganggu"Ucap Hana
"Pah kita tunggu dokter saja"Ucap Prince
__ADS_1
Arka menjadi lemas tapi Hana memeluknya
"Putriku tercinta masuk rumah sakit?"Ucap Arka
"Siapa yang melakukan penyerangan ini?"Ucap Arka
"Mobil yang menyerang mereka masih ada tuan tapi tukang kemudi nya sudah menghilang entah kemana"Ucap Bodyguard
"Jika sampai terjadi sesuatu pada putri ku!aku akan cari mereka Sampai ketemu"Ucap Arka
2 jam berlalu
Willy sadar dari pingsannya dan dia baru saja menjalani operasi pengambilan peluru dari bahunya membuat nya sedikit sulit bergerak
Kondisi Willy memang tidak terlalu parah karena dia berada dibelakang
Tapi dia memaksakan dirinya ingin melihat kondisi Gabriel dan syukurnya diruangan nya ada kursi roda dan dia pun mengambil kursi roda itu Dengan susah payah,dia ruangan Willy tak ada yang menjaga karena 1 jam yang lalu setelah operasi selesai Arka sempat menjenguknya
Dan akhirnya dia pun bisa,dia pun pergi menuju kamar Gabriel
Didepan pintu kamar Willy ada bodyguard yang menjaga nya dan mereka kaget melihat Willy yang keluar dari ruangan dengan kursi roda
"Tuan kau mau kemana? kondisi mu masih sangat lemah?"Ucap Bodyguard
"Saya ingin melihat kondisi istri saya"Ucap Willy
Mereka tau jika Willy tak bisa dilarang
"Baik tuan saya bantu"Ucap Nya
Pas Willy sampai dan Arka yang duduk langsung duduk menghampiri Willy
"Wil lu ngapain hah?lu baru operasi kan? ngapain kesini?"Ucap Arka
"Saya mau melihat kondisi Gabriel"Ucap Willy
"Tapi Kaka belum ditangani Om"Ucap Prince
"Masih?"Ucap Willy
"Iyah"Ucap Arka
"Apa yang sebenarnya terjadi Willy?"Ucap Hana
Willy menceritakan semuanya pada Hana tanpa terkecuali
Arka mengepalkan tangannya
"Mereka benar-benar ingin menguji ku"Ucap Arka
Dokter keluar dari ruangan Gabriel dan semuanya menghampiri nya begitupun dengan Tiara
__ADS_1
"Tuan Arka?"Ucap Dokter karena dia hapal siapa Papah Gabriel
"Apa yang terjadi"Ucap Arka dan Willy bersamaan
"Kecelakaan ini benar-benar sangat patal,nona mengalami patah kaki dibagian paha kanannya dan tangannya juga juga patah,namun dia selamat tapi keadaan nya sangat lemah tapi maafkan kami"Ucap Dokter
"Kenapa dok?apa terjadi dengan istri saya hah?"Ucap Willy yang panik
"Kami tidak bisa menyelamatkan anak yang dikandung nona karena benturan keras membentur perut Nona"Ucap Dokter
"Apa?"Ucap Semuanya tak percaya jika Gabriel dengan hamil
Willy terdiam dengan tatapan kosong seakan-akan nyawanya menghilang begitu saja mendengar dia kehilangan calon bayinya
Sedangkan Hana pingsan mendengar semua pernyataan dokter
"Mamah?"Ucap Prince dan Tiara
Arka langsung mengangkatnya kekursi dan merebahkannya dipahanya
"Berapa usia kandungan istri saya dokter?"Ucap Willy
"Kurang lebih 12 hari tuan"Ucap Dokter
Mata Willy berkaca-kaca mendengar mendengar kondisinya Gabriel yang begitu parah dan dia juga harus kehilangan calon bayinya di kecelakaan ini
"Maafkan aku Riel"Ucap Willy pelan
"Kita kehilangan anak kita Riel"Ucap Willy bahkan air matanya mengalir membasahi pipinya
Willy menangis sesenggukan sambil menunduk tanpa jika dia benar-benar sangat terluka
Prince dan Arka melihat Willy menangis pun hanya menatap Willy dan Prince mendekati Willy
"Om?"Ucap Prince
Willy tetap menangis
"Om?"Ucap Prince
Willy menghentikan tangisnya
"Salahkan saya Prince!karena saya tidak becus menjaga Kaka kamu dan calon keponakanmu"Ucap Willy
"Ini musibah Om?lebih baik om sekarang kembali keruangan om dan persiapkan diri om kita akan belas dendam pada mereka"Ucap Prince
Willy menatap Prince
"Jika om cepat sembuh maka balas dendam ke mereka cepat terlaksana"Ucap Prince
"Tapi saya ingin melihat keadaan Gabriel dulu"Ucap Willy
__ADS_1
"Ka Gabriel gak mungkin bisa dijenguk sekarang Om kecuali besok"Ucap Prince
Willy menuruti ucapan Prince dan dia pun menyuruh para bodyguard untuk mengantarnya keruangannya lagi