
Hari sebentar lagi hampir malam Gabriel baru pulang tapi dia pulang menggunakan mobil yang dipakai tadi sedangkan Willy sudah pulang dirumah
Gabriel tau itu dan dia takut jika Willy akan mengomel apalagi dia pulang hampir malam dan tak izin pada nya,tapi hatinya sangat bahagia hari ini bisa seharian dengan orang yang dia sukai bahkan mereka sudah resmi berpacaran
Gabriel melewati ruang tamu betapa kagetnya dia mendengar suara deheman Willy sambil melipat tangan menatap tajam kearahnya
"Dari mana Riel?"Ucap Willy
Gabriel tersenyum manis pada Willy tapi Willy hanya menatap dingin Gabriel
"Aku abis reunian om"Ucap Gabriel
"Dari siang pergi sampai sekarang?gak pacaran?"Ucap Willy
"Ga......gak om"Ucap Gabriel tergugup
Willy geleng-geleng kepala dan meninggalkan Gabriel begitu saja
Gabriel merasa lega dan pun berjalan santai kearah kamar Willy tapi ketika masuk kekamar Willy duduk dikasur sambil memainkan laptopnya
"Ngapain masuk sini?kamu tidur dikamar kamu biasanya!dan baju-baju kamu udah saya pindahkan!"Ucap Willy tanpa menatap Gabriel
Hati Gabriel terasa sakit dengan sikap Willy karena Willy seakan-akan mengusirnya
Dia pun keluar dari kamar Willy perasaan yang tak enak
Makan malam tiba tapi Willy tak kunjung keluar kamarnya malah dia hanya meminta pelayan untuk mengantarkan kekamarnya
Gabriel makan sendirian diruang makan
"Biasanya kalau om diam gini pasti aku buat salah!apa om tau yah aku jalan sama Melky?"Ucap Gabriel
"Tapi...aku suka sama Melky sedangkan sama om Gak!aku cuma anggap dia om aku tapi dia sekarang suami aku tapi aku gak cinta"Ucap Gabriel pelan sambil melamun
Lamunan Gabriel tiba-tiba buyar melihat Willy berjalan melewati nya begitu saja
Willy membuat kopi tanpa menghiraukan Gabriel sama sekali
Gabriel tak berani memanggil Willy dia hanya menatap Willy dari tempat nya duduk
Tapi tiba-tiba ponselnya Gabriel berdering tanda pesan masuk yang mengirin pesan adalah Melky
Senyum Gabriel mengambang dia seakan-akan lupa dengan Willy
Willy melihat itu pun juga tersenyum tapi senyum Willy, senyum pilu
Willy membawa kopinya kekamarnya tanpa sepatah kata pun
Seminggu berlalu
Komunikasi Willy dan Gabriel semakin memburuk bahkan mereka hampir jarang bertemu membuat kedua menjauh
Tapi hari ini adalah acara yang kedua dari pernikahan mereka
Temanya adalah hitam-hitam untuk Gabriel dan Willy sedangkan yang lain merah hitam
Willy benar-benar dingin pada Gabriel membuat Gabriel gugup karena sikap Willy benar-benar berubah jika hanya berdua tapi jika ada orang lain Willy lebih banyak bicara dan tertawa tapi itu tidak untuk Gabriel
Bahkan jika berfoto berdua pun tatapan mata Willy sangat dingin pada Gabriel
Tamu berdatangan Willy diatas panggung bersama dengan Gabriel
__ADS_1
"Om sekarang berubah kenapa? menatap ku saja seperti tak Sudi"Ucap Gabriel
Belum Willy menjawab teman Willy datang mengajak nya bicara
Gabriel benar-benar merasa perubahan Willy yang begitu cuek dan dingin pada nya pun membuat sakit hati
"Om kita masih jadi liburan setelah ini?"Ucap Gabriel
"Memang perlu?nanti menggangu kamu lagi?"Ucap Willy
"Kamu sekarang sangat sibuk melebihi saya"Ucap Willy tanpa menatap Gabriel
"Om bisa ngomong itu tatap aku?"Ucap Gabriel
Willy menatap Gabriel
"Begini?Dimata kamu memang ada bayangan saya,tapi dihati kamu gak ada saya kan?percuma!"Ucap Willy dan menbuang wajah nya
Gabriel terdiam karena ucapan Willy
Willy turun begitu saja meninggalkan Gabriel,dia menghampiri Para sahabatnya tanpa mengajak Gabriel
Indah sudah memilik anak perempuan yang berumur 7 tahun dari pernikahan nya dengan Hero sedangkan Bagus juga memiliki anak laki-laki berumur 5 tahun dari pernikahan dengan Ela dan sekarang Ela sedang hamil lagi berumur 3 bulan
"Gio lu kapan nikah?"Ucap Indah
"Lu masih patah hati sama Nissa?itu udah bertahun-tahun Gi"Ucap Ela
"Gua belum dapat yang pas aja bukan karena patah hati oke!"Ucap Gio
"Eaa baru juga diomongin dah datang aja tuh!mana sama suaminya"Ucap Bagus
Nissa baru datang bersama suaminya yang seorang ustad
Nissa belum memiliki anak karena dia baru menikah setahun
Arka dan Hana juga ikut berkumpul
"Willy kenapa Riel gak ikut kesini?"Ucap Arka
"Dia mau diatas aja katanya"Ucap Willy bohong
"Kebiasaan anak itu"Ucap Hana
"Kapan nih nyusul punya momongan"Ucap Hero
"Dikasihnya aja"Ucap Willy dan dia tersenyum
Gabriel hanya diam diatas menatap perkumpulan para auty dan om-om nya
"Kaka!"Panggil Prince bersama dengan Rio
Gabriel tersenyum dan memeluk Prince karena sudah seminggu tak bertemu dengan Prince tapi Prince malah kebingungan
"Kaka kenapa?"Ucap Prince
"Kaka kangen kamu Prince"Ucap Gabriel dan melepaskan pelukannya
"Segitu nya?"Ucap Rio
"Kalian apa kabar?"Ucap Gabriel
"Kami baik"Ucap Prince
__ADS_1
"Kaka tau gak kalau Prince udah punya ayang!"Ucap Rio
"Lu bisa diam gak?gua tonjok lu"Ucap Prince
"Yang bener?siapa?"Ucap Gabriel
"Namanya Tiara tapi...."Ucap Rio
"Lu jangan ngehina dia gua benar-benar bakal hajar lu"Ucap Prince
"Kaka tanya ke dia dari tadi aku diancam Mulu"Ucap Rio
"Nanti aku ceritain ya ka"Ucap Prince
"Oh Kaka gak kebawah?gak ikut kumpul?"Ucap Rio
"Gak deh!Kaka disini aja"Ucap Gabriel
Rio dan Prince saling tatap mereka merasa jika ada apa-apa Antara Gabriel dengan Willy
"Kaka berantem sama om?"Ucap Prince
"Gak kok!"Ucap Gabriel
"Oke kami percaya"Ucap Rio dan dia tertawa dan Prince juga ikut tertawa
"Wih dansa yuk!"Ucap Prince
"Ngapain lu ngajak gua?"Ucap Rio
"Dih ngapain gua ngajak lu?gua mau ngajak Mamah"Ucap Prince dan dia turun menghampiri sang Mamah
Memang sekarang acara dansa tapi Willy tak mengajak Gabriel sama sekali dia hanya fokus pada ponselnya
"Om gak mau dansa?"Ucap Gabriel
"Gak perlu nanti kamu cape!kan sayang tenaga kamu buat kesibukan kamu itu"Ucap Willy
Semuanya berdansa tapi Prince dan Arka berebut ingin berdansa dengan Hana tapi Arka pemenang nya membuat Prince kesal
"Prince!"Ucap Rio sambil menunjuk Gabriel dan Willy
Prince paham dan mereka berdua naik lagi dan menarik tangan Willy dan Gabriel ketempat dansa
"Masa pengantin nya gak dansa sih?"Ucap Prince
"Dipersilahkan!"Ucap Rio
Willy dan Gabriel berdiri berhadapan
Gabriel terkejut karena Willy memeluk pinggangnya dan memegang tangan Gabriel
Willy mulai bergerak dan Gabriel mengikuti gerakan Willy
Mereka hanya diam sambil berdansa tapi Gabriel bisa melihat tatapan Willy yang mulai menghangat bahkan tersenyum walaupun hampir tak terlihat
"Entah kenapa aku merindukan kamu om,aku merasa bersalah membuat om seperti ini"Batin Gabriel
10 menit mereka berdansa sambil berbicara didalam kalbu sampai Willy memeluk Gabriel dengan erat
"Kau Milikku Gabriel!"Ucap Willy pelan ditelinga Gabriel
__ADS_1
Arka dan Hana tersenyum melihat Willy dan Gabriel berpelukan ditengah mereka