
Seharian Gabriel hanya merawat Willy sampai pinggangnya terasa sakit tapi dia hanya diam takut Willy akan mengkhawatirkan nya
Willy tiduran dipaha nya Gabriel
"Kamu ini ada aja sih by,cuma aku cuekin kok bisa demam?"Ucap Gabriel
"Apa mungkin kamu kecapean?"Ucap Gabriel
"Sayang kamu tau kan selama kamu cuekin aku?aku cuma dirumah"Ucap Willy
"Apa kamu gak liat aku sama sekali?"Ucap Willy
"Bukan gitu by tapi kamu kan kerja diruang kerja kamu"Ucap Gabriel
"Aku emang disana tapi mikirin kamu,gimana caranya supaya kamu gak cuekin aku lagi"Ucap Willy
"Dan akhirnya kamu sakit?dan kamu berhasil buat aku luluh"Ucap Gabriel
"Pertama kalinya sayang aku sakit bersyukur"Ucap Willy
Gabriel tertawa kecil dan Willy semakin manja pada Gabriel sambil memeluk dan mencium-cium perut Gabriel
"Kalian tau gak?Papah sakit gara-gara apa?"Ucap Willy
"Gara-gara Mamah kalian cuekin?sesayang itu Papah ke Mamah kalian!apalagi dia tinggalin Papah bisa gila papah kan?"Ucap Willy
"Kalian nanti udah lahir nanti jangan ambil Mamah dari Papah yah"Ucap Willy
"Papah gak mau dicuekin gara-gara sibuk rawat kalian"Ucap Willy
Gabriel geleng-geleng kepala melihat Willy
Disisi Prince
Prince dan Rio baru saja selesai meeting diluar dan mereka sekarang menuju kekantor Arka lagi
"Rio?"Ucap Prince
"Menurut lu apa gua harus cari pengganti Tiara?"Ucap Prince
"Lu udah lupain Tiara?"Ucap Rio
Prince menggelengkan kepalanya
"Kalau lu mau cari pengganti Tiara dan buka hati lu lagi menurut gua itu lebih baik daripada lu selalu mengharapkan Tiara Prince"Ucap Rio
"Tapi Sampai saat ini gua belum ketemu siapapun Rio"Ucap Prince
"Gini aja prince lu fokus karir dan kuliah aja dulu,gak usah mikirin ke sana,lu ganteng,lu kaya dan sukses masalah jodoh nyusul"Ucap Rio
Prince hanya diam dan membuka ponselnya ternyata ada pesan masuk tapi nomornya tidak dia kenal
"Siap-siap lah nasib kamu dan keluarga mu seperti keluarga Aiden"Tulisnya
"Baca apa Prince?kok sampai tegang gitu?"Ucap Rio
"Rio gunakan jalan memutar jangan pakai jalan memutar"Ucap Prince
Rio langsung paham dan tanpa membatah mengikuti ucapan Prince
"Siapa Prince?"Ucap Rio
__ADS_1
"Bersiaplah gua gak yakin kita pulang dengan aman"Ucap Prince
"Mereka?"Ucap Rio
Prince menganggukan kepalanya
Mereka pun langsung serius dan Rio bahkan melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi
"Prince apapun yang terjadi,lu harus janji jangan pernah berpikir akan bersatu lagi dengan Tiara"Ucap Rio
"Maksud lu?"Ucap Prince
"Jangan pernah tinggalin gua!lu saudara sekaligus sahabat terbaik gua"Ucap Rio
"Lu doain gua mati?"Ucap Prince
"Musibah bisa datang kapan aja"Ucap Rio
"Dan lu juga jangan pernah mau sampaiin salam gua ke Tiara"Ucap Prince
Rio menganggukan kepalanya
"Apapun yang terjadi lu dan gua harus hidup Prince jangan pernah berpikir menyerah,kita berdua sama-sama harapan orang tua kita"Ucap Rio
"Kita pewaris jangan sampai kita mati dan menghancurkan pewaris keluarga kita"Ucap Rio
"Lu bicara gini malah bikin gua takut Rio, seakan-akan lu yang mau pergi tinggalin gua sama seperti Tiara dulu"Ucap Prince
"Kalau gua yang pergi duluan gua ikhlas Prince,gua yakin lu bisa hidup tanpa gua tapi jujur gua yang gak bisa hidup tanpa lu"Ucap Rio
Prince diam sambil menatap Rio dalam-dalam ucapan Rio benar-benar teringat dengan Tiara
"Jangan buat gua takut Rio"Ucap Prince
"Gua janji gua gak bakal mati!"Ucap Rio dan tersenyum
"Kenapa lu bicara ini semua Rio?apa yang lu tau?"Ucap Prince
"Lu,gua dan Ka Gabriel sekaligus anak yang ka Gabriel itu incaran utama mereka"Ucap Rio
"Mereka ingin menghabisi keturunan Dhekson"Ucap Rio
"Nyawa kita terancam!"Ucap Rio
"Lu takut?"Ucap Prince
"Gua gak takut mati tapi gua takut kehilangan kalian"Ucap Rio
Prince terdiam karena ucapan Rio karena Rio yang jarang serius kali ini benar-benar serius dalam mengungkapkan perasaan nya
"Ya! bagiamana pun kita harus baik-baik saja Rio demi keluarga kita"Ucap Prince
Disisi Gabriel
Willy tak mau melepaskan Gabriel sedikit pun sampai Gabriel benar-benar bosan hanya didalam kabar
"By kamu udah mendingan?"Ucap Gabriel
"Udah kan dirawat sama kamu"Ucap Willy
"By aku kebawah yah,mau bikin susu sama ambil makanan yang lain"Ucap Gabriel
__ADS_1
"Suruh pelayan aja sayang jangan tinggalin aku"Ucap Willy
"Cuma kebawah aja by"Ucap Gabriel
"Gak boleh!"Ucap Willy
"By..."Ucap Gabriel
"Ini udah jadwal aku minum susu"Ucap Gabriel
Willy duduk tapi wajahnya masih terlihat pucat
"Aku aja kebawah yang buatin kamus susu"Ucap Willy
"Jangan by,kamu belum sehat betul"Ucap Gabriel
Dan Willy keras kepala dia pun turun dari ranjang hanya beberapa langkah dia merasa pusing
Gabriel dengan susah turun dari ranjang dan membantu Willy
"Kenapa sih keras kepala banget?"Ucap Gabriel sambil membawa Willy keranjang dan merebahkan tubuhnya Willy
"Kamu juga keras kepala"Ucap Willy
"Oke aku suruh pelayan yang ambilin dan bawa kesini"Ucap Gabriel
Willy tersenyum dan Willy menarik Gabriel ikut tiduran diranjang
Disisi lain
Seseorang baru saja masuk kedalam mansion besar dia berpakaian serba hitam berjalan dengan gagah dan anak buahnya semuanya menunduk tak berani menatapnya
Dia membuka kacamatanya dan berdiri-diri ditengah-tengah anak buahnya
"Atas kejadian 3 bulan yang lalu,kita banyak kehilangan anak buah bahkan Laura ikut mati!"Ucap Nya
"Incaran kita Arka dan Raihana kenapa malah orang-orang yang tak berguna yang mati?"Ucap nya meninggi
"Tapi.... salah satu dari mereka adalah istri dari Prince putra Arka dia juga keturunan terakhir Aiden tuan"Ucap salah satu anak buahnya dengan ketakutan
Dia tersenyum mendengar siapa Tiara
"Kegagalan kali ini harus kalian bayar mahal!saya ingin kalian incar Rionald Wijaksono putra dari Riko Wijaksono"Ucap nya
"Dia itu salah satu ancaman yang harus dibasmi!"Ucapnya
"Ta..tapi tuan dia itu orang yang cerdas bahkan dia pembunuh berdarah dingin"Ucap anak buahnya
"Kalian takut?"Ucap nya
"Fokuskan saja dulu pada dia!jika kalian berhasil saya akan berikan hadiah besar!"Ucapnya
"Dia sama seperti orang tuanya bahkan dia lebih pintar dari Riko"Ucapnya
"Kenapa bukan Prince?"Ucap salah salah anak buahnya
"Prince Ringga putra Dhekson?"Ucapnya
"Dia adalah cincin bahkan rantai keluarga Dhekson,jika dia mengincar dia terlebih dahulu jelas sulit karena Arka dan teman-teman pasti menjaga putra kesayangannya itu"Ucap Nya
"Tidak usah banyak bicara cepat!lakukan perintah saya!"Ucap Meninggi dan sebagian anak buahnya langsung bergegas pergi
__ADS_1
Dia tersenyum bahkan Tertawa