Istri Kecilku Yang Manja

Istri Kecilku Yang Manja
Kemalangan Gio


__ADS_3

3 bulan berlalu


Dan hari ini adalah hari pernikahan Prince dan Tiara



Semuanya sangat bersuka cita atas pernikahan ini apalagi Hana dan Gabriel


Dan Jihan sudah melahirkan putranya mereka juga hadir disana


Prince sangat tampan dengan toksedo hitam yang dia kenakan sedangkan Tiara masih belum selesai di make up anak buahnya Tante Lala


Ken juga hadir diacara ini dengan wajah datarnya dan hati yang marah dia tetap berusaha datang ke acara itu


Fiko bahkan Tante Tania juga ikut serta itu semua atas permintaan Gabriel


Tante Tania tersenyum melihat Gabriel dengan Willy


"Bagaimana keadaan kamu Riel?"Ucap Tante Tania


"Aku sangat baik"Ucap Gabriel sambil memeluk Tante Tania


"Tante bisa liat dari postur tubuh kamu Riel, terlihat sekali jika kamu sangat sehat"Ucap Tante Tania


"Punya suami seperti hubby bagaimana aku tidak sehat Tante?bahkan dia selalu nurutin kemauan aku"Ucap Gabriel


"Bagus lah"Ucap Tante Tania


"Makasih ya Tante udah mau datang ke pernikahan Prince"Ucap Gabriel


Tante Tania menganggukan kepalanya


Arka dan yang lainnya datang sedangkan para wanita yang lain bersama Tiara


"Terima kasih"Ucap Arka pada Tante Tania dan Fiko


"Berkat kalian putri kami bisa hamil lagi"Ucap Arka


"Saya bantu sesuai kemampuan saya"Ucap Tante Tania


"Sebagai ucapan terima kasih saya,saya akan buatkan laboratorium untuk anda menciptakan obat-obatan yang hebat lagi"Ucap Arka


"Tidak perlu,saya lebih suka dirumah saya"Ucap Tante Tania


"Jangan menolak,saya mohon sekali"Ucap Arka


"Saya juga akan berikan kalian mansion yang mewah"Ucap Willy


Tante Tania menatap Fiko dan Fiko hanya tersenyum


"Saya ikhlas membantu Gabriel tanpa mengharapkan apapun"Ucap Tante Tania


"Tapi saya merasa bersalah jika kalian menolak ucapan terimakasih kami"Ucap Arka


"Tolong terima saya mohon"Ucap Willy


Tante Tania diam sejenak


"Aku kurang suka melihat laki-laki memohon,tapi bisa berikan saya waktu untuk menerima nya?"Ucap Tante Tania


"Tapi jawabannya harus iya Tante"Ucap Gabriel


Tante Tania tersenyum


"Saya pikirkan dulu,bukan hal mudah berpindah tempat apalagi sangat jauh"Ucap Tante Tania


"Baiklah kami akan berikan 2×24 jam untuk anda berpikir"Ucap Arka


Tante Tania menganggukan kepalanya


Tiara datang membuat semuanya tersenyum melihat Tiara sangat cantik dengan gaun pengantin nya




Prince terpana melihat calon istrinya yang sangat cantik begitupun Ken dia tak berkedip melihat Tiara

__ADS_1


Prince tak sabar menunggu dia pun menghampiri Tiara


"Sangat cantik, seperti bidadari"Ucap Prince


Tiara menjadi malu dan menunduk kan kepalanya


"Ayo"Ucap Prince dan menyuruh mengandeng tangan Prince




"Kamu juga sangat tampan"Ucap Tiara


"Aku sangat ingin memandang mu terus suamiku"Ucap Tiara


Membuat Prince langsung menatap Tiara dan menghentikan langkahnya


"Apa tadi suami?"Ucap Prince


Tiara menganggukan kepalanya


"Tapi tunggu apa maksudnya tadi?setelah kita menikah kau akan selalu menatap wajah tampan ku ini kapan pun"Ucap Prince


Tiara menganggukan kepalanya


"Ayo semuanya menunggu kan?"Ucap Tiara


"Iyah"Ucap Prince dan mereka melanjutkan langkahnya lagi


"Bagaimana Pah?menantu kita sangat cantik kan?"Ucap Hana


"Cantik sekali"Ucap Arka


"Andai saja sejak kemarin kau restui mereka Honey"Ucap Hana


"Itu kesalahan ku"Ucap Arka


Upacara pernikahan pun dimulai dan akhirnya Prince dan Tiara sah menjadi suami istri membuat semua bertepuk tangan berbeda dengan Ken dia malah pergi meninggalkan acara itu


Prince memasangkan cincin ke jarinya Tiara



"Sekarang kamu sudah jadi istriku"Ucap Prince


Tiara menganggukan kepalanya


"Gua ditinggal nikah!gak adil!"Teriak Rio


"Rio!"Ucap Tante Lala dan menjewer telinga Rio


"Mami sakit"Ucap Rio


"Biarin"Ucap Tante Lala


Laura datang dan memberikan selamat pada Arka dan Hana atas pernikahan Prince dan Tiara


"Selamat yah atas pernikahan anak kalian"Ucap Laura


"Iyah terimakasih"Ucap Hana


Laura pun berjalan menghampiri makanan yang terhidang sambil menatap Gabriel


Tapi tiba-tiba saja ada tembakan membuat semuanya terkejut bahkan tamu undangan langsung berlari keluar


"Ada apa ini?"Teriak Arka sambil memeluk Hana


Prince dan Tiara turun menghampiri keluarganya


"Semua wanita masuk kedalam!sedangkan laki-laki nya ikut saya!siapkan senjata kalian"Ucap Arka


Baru saja mereka melangkah mereka sudah dikepung orang-orang yang tidak kenal yang menyusup dipernikahan prince dan Tiara


"Kalian tidak bisa kemana-mana"Ucap Nya


"Gio..."Ucap Jihan dibelakang Gio sambil memeluk bayi mereka

__ADS_1


"Tidak papa"Ucap Gio menenangkan


"By..."Ucap Gabriel


"Siapa kalian!apa kehendak kalian!"Ucap Willy


"Serahkan istri anda tuan Arka yang terhormat!maka kami akan pergi"Ucap nya


"Tidak akan pernah!"Ucap Arka


"Baiklah berarti kalian ingin mati semuanya"Ucap Nya


Willy dan Arka sama-sama tersenyum mengejek


"Saya masih ingin melihat cucu saya lahir dan anda ingin membunuh saya?"Ucap Arka dia tertawa lalu tawanya hilang dan langsung berganti dengan wajah datarnya


Para bodyguard nya juga sudah datang bahkan lebih banyak dari jumlah mereka


Perkelahian pun tak bisa terelakkan sedangkan Para wanita sudah menjauh tapi Jihan melihat ada orang yang membidik kan pistolnya pada gio dia buru-buru menyerahkan bayinya pada Nissa dan berlari melindungi Gio


"Dor!...Dor!.. Dor!.." Bunyi tembakan


6 tembakan melesat ketubuhnya Jihan bahkan darah muncrat mengenai wajah Gio membuat Gio melotot bahkan tubuhnya lemas melihat Jihan tertembak didepan matanya


Willy langsung menembak orang yang menembak Jihan


Gio langsung berlari membawa Jihan masuk kedalam rumah


"Bertahan Jihan"Ucap Gio


Gio merebahkan Jihan ke sofa


"Nissa saya mohon tolong Jihan"Ucap Gio memohon


Tante Tania mendekat tapi Jihan tersenyum sambil menggelengkan kepalanya


Jihan menangkup wajah Gio dan gio menatap Jihan


"Kamu.....sehat! sehat..."Ucap Jihan terbata-bata


"Dan Abrar harus jadi yang hebat seperti mu jauhkan dia dari wanita seperti ku,cukup Papah nya yang salah memilih istri dia jangan"Ucap Jihan


"Jihan jangan tinggalkan aku"Ucap Gio sambil menangis,Gio sudah membuka hatinya pada Jihan karena hubungan mereka sudah membaik sejak acara 7 bulannya kemarin


Bahkan Jihan sudah berubah menjadi lebih baik dia sering membuat kan obat-obatan herbal untuk Gabriel tanda permintaan maafnya


"Dan satu lagi Gio"Ucap Jihan terbata-bata bahkan sudah hampir sulit berbicara


"A...ku Mencintaimu.."Ucap Jihan dan dia tersenyum


Gio memeluknya erat tapi mata Jihan mulai menutup dan dia meninggal semuanya meneteskan air nya bahkan bayi gio dan Jihan menangis histeris digendongannya Nissa


"Jihan...jangan tinggalkan saya Jihan.. Abrar masih butuh kamu"Ucap Gio


Gio menggoyang-goyangkan tubuh Jihan tapi tubuh Jihan sudah kaku dengan berlumuran darah


Gio terdiam sambil menatap Jihan sudah tidak ada


"Setelah saya mulai nyaman dengan keberadaan kamu tapi kamu pergi Jihan?"Batin Gio


Arka dan yang lain masuk tapi mereka terdiam melihat Gio menangis karena Jihan sudah pergi


Gio menatap putranya lalu dia tersenyum


Arka dan Willy mendekati nya


"Gio?"Ucap Arka


"Saya memang tidak berhak jatuh cinta kan?"Ucap Gio


"Gio"Ucap Nissa pelan


"Istriku meninggal Arka"Ucap Gio


Semunya terdiam


Laura ada disana dan dia tertawa melihat nya

__ADS_1


Semuanya menatap Laura dan dia mengeluarkan pistol membidik Hana 3 pelur melesat dan Arka melompat melindungi istrinya tapi....


__ADS_2