Istri Kecilku Yang Manja

Istri Kecilku Yang Manja
Pasutri?


__ADS_3

Gabriel dan Willy pun sampai di apartemennya


Willy menatap Gabriel yang sedang menatap jendela dan dia memeluk Gabriel dari belakang dan meletakkan dagunya dibahu Gabriel


"Liat apa?"Ucap Willy


"Gak papa"Ucap Gabriel


"Mikirin apa?"Ucap Willy


"Perasaan aku gak by"Ucap Gabriel


"Kenapa sayang?"Ucap Willy


"Kaya akan ada yang terjadi"Ucap Gabriel


"Iyah kan aku mau minta jatah jadi jelas akan ada yang terjadi sama kamu"Ucap Willy


"Bukan itu by"Ucap Gabriel


Willy mencium leher Gabriel


"Cuma perasaan kamu aja sayang"Ucap Willy


Willy memutar tubuhnya Gabriel dan langsung menggendong Gabriel dengan gaya bridal style


Willy merebahkan tubuhnya Gabriel dan Willy juga rebahan tapi diperutnya Gabriel sambil memeluk tubuh Gabriel


"Selama hampir 6 bulan aku gak bisa gini sayang dan akhirnya aku bisa manja ke kamu lagi"Ucap Willy


"Aku benar-benar gak tau kapan aku bisa merasakan lagi waktu-waktu berharga sama kamu sampai hari ini datang"Ucap Willy


Gabriel mengelus kepala Willy


"Kamu pernah bayangin by,selama aku pergi aku selalu nangis dimalam hari bahkan ingin bertemu orang-orang terdekat ku apalagi kamu"Ucap Gabriel


"Pertama aku satu sayang"Ucap Willy


"Apa?"Gabriel


"Kamu kalau kemana-mana sama Fiko?"Ucap Willy dan Willy mengangkat kepalanya ingin melihat ekspresi wajah Gabriel


Gabriel hanya mengangguk kepalanya


Willy meletakkan kembali kepalanya diperut Gabriel


"Dia cuma bantu aku by gak lebih,bahkan aku selalu jaga jarak sama dia"Ucap Gabriel


"Aku percaya kamu sayang"Ucap Willy lemah karena Willy sekarang sedang cemburu


"By kamu cemburu?"Ucap Gabriel


"Aku bukan orang munafik sayang,Iyah aku sangat cemburu bahkan aku ingin menghajar di Fiko itu"Ucap Willy


"Dan ini lah yang buat aku gak pamit ke kamu buat pergi"Ucap Gabriel


"Emangnya aku salah?kamu bayangin aja istriku sama cowo lain gitu?"Ucap Willy


"Kamu tau arti pengorbanan?dan aku baru tau setelah 5 bulan jauh dari dunia tuan putriku"Ucap Gabriel


"Bukannya berkorban nyawa by tapi bagaimana mengorbankan yang membuat kita tidak nyaman bahkan hampir menyerah itu pengorbanan yang gak mudah"Ucap Gabriel


Willy tersenyum dan mencium perut ramping Gabriel


"Kosa katamu sekarang sudah mulai bermakna"Ucap Willy


Gabriel hanya tersenyum tipis membuat Willy menatap heran Gabriel


"Sayang?"Ucap Willy

__ADS_1


"Iyah?"Ucap Gabriel


"Kenapa gak marah kan tadi aku ledekin kamu?"Ucap Willy


"Buat apa?"Ucap Gabriel


"Sayang aku gak mau kamu kayagini!aku mau istriku yang cerewet,yang bawel yang ngambekan"Ucap Willy


"Aku gak mau Gabriel yang kayagini"Ucap Willy sambil menggelengkan kepalanya


"Kamu kan dulu yang suruh aku lebih dewasa by? jangan kaya anak-anak lagi kan?"Ucap Gabriel sambil mengelus-elus kepalanya Willy


"Aku tarik ucapan aku yang itu sayang,aku gak mau istri kecilku jadi dewasa"Ucap Willy


Willy naik ketubuhnya Gabriel meletakan kepalanya didada Gabriel


"Kalau kita cuma berdua kamu harus manja,harus kaya anak kecil gak boleh cuek gak boleh sok dewasa kalau diluar sana terserah kamu"Ucap Willy


Gabriel tersenyum manis dan mencium kepala Willy


"By kamu tau gak?kalau aku sekarang udah bisa masak"Ucap Gabriel


"Benar kah?mau dong aku dimasakin"Ucap Willy


"Boleh nanti aku masakin kamu yah"Ucap Gabriel


"Iyah"Ucap Willy


"Sayang.........."Ucap Willy dengan manja


"Apa?"Ucap Gabriel


"Mau lanjutin yang tadi dong"Ucap Willy


"Apa dong?"Ucap Gabriel pura-pura tidak paham


"Dasar Om-om mesumeee"Ucap Gabriel


Willy langsung menatap Gabriel


"Bilang apa tadi?"Ucap Willy


"Om-om Mesumee"Ucap Gabriel lagi


"Emang kamu gak? dasar Bocil Mesumee"Ucap Willy


"Jahat"Ucap Gabriel dengan wajah sedihnya


"Kok sedih sih? kan kamu duluan yang ngakatain aku?"Ucap Willy


"Kamu ngakatain aku bocil"Ucap Gabriel


"Emang salah?"Ucap Willy


"Gak tau"Ucap Gabriel bahkan dia memalingkan wajahnya


"Sayang...."Ucap Willy dan Willy menengok Gabriel tapi Gabriel tak mau menatap Willy


"Apa?"Ucap Gabriel


Willy tertawa


"Istriku tidak berubah masih suka ngambek dan marah-marah"Ucap Willy


"By...."Ucap dengan nada manja


"Apa sayang..."Ucap Willy dengan nada bercanda


Gabriel benar-benar kesal bahkan dia menggelembungkan pipinya

__ADS_1


"Sayang-sayang....."Ucap Willy sambil mencubit pipi Gabriel


"By...."Ucap Gabriel dan Gabriel mengangkat kaki dan tepat mengenai adiknya Willy membuat Willy mengerang kesakitan bahkan berguling-guling memeganginya adiknya


Gabriel menjadi panik bahkan dia khawatir


"Belum dapat jatah udah kayagini..."Ucap Willy


"Maafin aku by aku gak sengaja"Ucap Gabriel


"Sayang sakit..."Ucap Willy dengan manjanya


Gabriel reflek ingin membuka celana Willy membuat Willy heran


"Kamu mau ngapain?"Ucap Willy


"Aku mau periksa by,siapa tau bengkok"Ucap Gabriel


Willy diam dan menarik nafasnya dengan perlahan dan menghembuskan nafasnya perlahan


"By..."Ucap Gabriel dengan wajah khawatir nya


"Ngilu banget"Ucap Willy


Willy mengapit kakinya sambil memegangi adiknya


"Udah mendingan?Mau aku periksa?"Ucap Gabriel lagi


"Gak usah diperiksa sayang lebih baik kita coba aja apa masih berfungsi?"Ucap Willy


"Astaga by masih mikirin itu?"Ucap Gabriel


"Ya masih lah,kamu dia nganggur selama 5 bulan tau sayang"Ucap Willy


"Mau yah...."Ucap Willy memohon


"Sayang....."Ucap Willy


Gabriel hanya mengangguk kepalanya dan Willy tersenyum dan Willy langsung berdiri menutup gorden apartemen nya


"Kamu kok kau gak sakit?"Ucap Gabriel


"Udah sembuh"Ucap Willy


Willy langsung naik dan menyerang Gabriel


"Stop"Ucap Gabriel


"Apa lagi?"Ucap Willy


"Kamu santai aja dong"Ucap Gabriel


Willy mengigit pipi Gabriel karena gemas dan melanjutkan aktivitasnya


Willy bermain dileher Gabriel setelahnya Willy melepaskan baju Gabriel dan bermain didadanya Gabriel sedangkan Gabriel sudah mulai mengeluarkan suara desahnya


Willy melepaskan semua baju Gabriel dan juga dirinya sampai mereka tanpa sehelai benang pun


Willy menatap Gabriel sedangkan Gabriel memejamkan matanya sambil meracau tak karuan


Willy membuka kakinya Gabriel dan mengarahkan rudalnya ke goa miliknya Gabriel ketika masuk Willy merasa miliknya Gabriel agak sempit bahkan dia mendorong dengan kasar agar masuk semuanya


Dan akhirnya masuk dan dia memaju-mundurkan pinggulnya semakin lama semakin cepat membuat mereka mengeluarkan suara desah mereka apartemen itu penuh dengan suara mereka ,bahkan Willy menghajar Gabriel dengan sampai mereka kelelahan bahkan Willy berulang-ulang kali mengeluarkan benih dirahim Gabriel dengan jumlah yang tak sedikit


Gabriel benar-benar kelelahan dan tertidur dipelukan Willy sedangkan Willy hanya diam sambil sesekali tersenyum menatap Gabriel yang tertidur


"Semoga kamu hamil ya sayang,biar usaha kamu gak sia-sia"Ucap Willy


"Aku mau kamu bahagia Riel menikah dengan saya"Ucap Willy dan dia mencium pipi Gabriel dan Willy mempererat pelukannya dan ikut terlelap

__ADS_1


__ADS_2