Istri Kecilku Yang Manja

Istri Kecilku Yang Manja
Perdebatan santai


__ADS_3

Malam tiba


Mereka semua makan malam bersama ,Arka dan Hana tersenyum melihat Willy dan Gabriel kembali berbaikan begitu pun Prince dan Tiara


Tiara memakai baju yang menutupi lehernya karena dilehernya sangat banyak tanda merah hasil karya Willy,Hana yang paham itu pun jadi ingin menggodanya


"Kayanya kita bakal punya cucu lagi Nih honey"Goda Hana


"Iyah sayang,semoga saja cucu kita cepat hadir didunia ini"Ucap Arka


"Apaan sih?"Ucap Gabriel dengan wajah merona


Willy hanya tersenyum tipis


"Mamah udah kangen tau Riel sama suara tangisan bayi"Ucap Hana


"Iyah Papah juga,papah mau kalian jangan Batasin momongan"Ucap Arka


"Papah apaan sih?kalau papah pengen banyak punya cucu kenapa gak nikahin Prince dan Tiara aja, Prince itu pria perkasa loh Pah"Ucap Gabriel


Tiara langsung tersedak


"Benar juga tuh Pah! Prince bakal ciptakan bibit unggul"Ucap Prince


"Iyah Papah bakal nikahkan kamu"Ucap Arka


"beneran pah?"Ucap Prince tak percaya


"Iyah tapi bukan dengan Tiara melainkan dengan Riana anak dari Pak Robert"Ucap Arka


"Hah?siapa tuh?"Ucap Gabriel


"Gak aku gak Mau pah?"Ucap Prince


"Kenapa?"Ucap Arka


"Aku gak suka sama dia"Ucap Prince


"Terus?"Ucap Arka


"Aku sukanya sama Tiara Papah"Ucap Prince


"Tapi Papah gak mau merestui kamu dengan Tiara"Ucap Arka


"Honey"Ucap Hana


"Aku bakal terus perjuangkan restu Papah"Ucap Prince


"Ya kan Tiara?liat aja kamu wanita yang bakal jadi pengantin wanitanya nanti"Ucap Prince

__ADS_1


"Coba aja kalau bisa"Ucap Arka


"Kalau aku bisa gimana?"Ucap Prince


"Papah bakal restuin tentunya"Ucap Arka


"Oke Pah!"Ucap Prince dengan santai


"Papah itu sebenarnya kenapa sih gak mau restuin Prince dan Tiara?"Ucap Gabriel


"Kamu juga bakal tau nanti"Ucap Arka


"Kapan?"Ucap Prince


"Gak tau"Ucap Arka


"Oh ya Wil gua pengen ngomong sesuatu nanti sama lu jadi keruangan gua"Ucap Arka


Willy hanya mengangguk kepalanya


Mereka pun selesai makan malam Willy mengantar Gabriel kekamarnya terlebih dahulu sedangkan dia pergi lagi keruang kerja Arka


"Persiapan kita masih 75 persen Wil untuk menyergap para mafia brengsek itu"Ucap Arka


"Kenapa masih 75 persen?bukannya seharusnya sudah 85 persen?"Ucap Willy


"Apa?"Ucap Willy terkejut karena Willy benar-benar tidak mengetahui karena dia hanya fokus pada markas utama


"Bagaimana bisa?anak buah ku lenyap disana?"Ucap Willy


"Menurutku orang yang ada disana lah pelakunya Wil karena mereka sama sekali tidak kenapa-napa bahkan tak membantu Anak buah mu"Ucap Arka


"Jihan?"Ucap Willy


"Kenapa dia?"Ucap Arka


"Dia orang yang selalu mengobati ku disana tapi ternyata dia menyukaiku dan waktu aku disana kemarin dia mengatakan cintanya pada ku namun aku menolaknya,dan aku meminta tolong agar dia mau jadi mata-mata untuk ku tapi ternyata malah Anak buah ku yang habis disana"Ucap Willy


"Para penghuni sana memang penganggu saja!lebih baik habisi saja"Ucap Arka


"Jangan Arka,disana banyak anak kecil yang tidak berdosa,Jika kita lenyapkan perdesaaan maka para mafia itu benar-benar akan menyerang kita disini"Ucap Willy


"Tidak !jika mereka membuat proses kita terlambat saja untuk apa?"Ucap Arka


"Aku akan suruh Gio membom desa itu tanpa sisa"Ucap Arka


"Arka aku mohon jangan! pikirkan lagi keputusan mu,kamu tau hah?para mafia itu sangat menyayangi para orang-orang itu"Ucap Willy


"Bukanya bagus jika kita habisi mereka "Ucap Arka

__ADS_1


"Ku bilang jangan"Ucap Willy


"Lebih baik kita habisi kepala desanya saja"Ucap Arka lagi


"Bukan Arka tapi kita harus habisi Jihan saja"Ucap Willy


"Ide yang bagus!tapi kita harus cari tau apakah dia pengkhianatan nya?"Ucap Arka


"Dugaan jarang meleset"Ucap Willy


"Baiklah"Ucap Arka


Setelah selesai mengobrol Mereka pun masuk kekamar masing-masing


Willy masuk kamar dan dia melihat Gabriel duduk diatas ranjang sambil memvideo dirinya karena dia sedang melakukan live di Instagram karena Gabriel memiliki banyak pengikut disana


Willy datang dan mengambil ponsel Gabriel


"Ngapain bikin beginian?"Ucap Willy


"Balikin ponsel aku by"Ucap Gabriel


"Mau ngapain?"Ucap Willy


"Aku cuma mau nyapa penggemar aku kok"Ucap Gabriel


Willy meletakkan ponsel Gabriel dimeja riasnya dan tentu Gabriel tidak bisa mengambilnya


"Dari pada nyapa mereka lebih baik manjain aku aja"Ucap Willy dan memeluk pinggang ga Gabriel sambil rebahan


"Hubby ih!"Ucap Gabriel


"Kenapa?gak mau?"Ucap Willy


"Ya gak kok"Ucap Gabriel


"Kaki kamu gimana?kata Papah dan Mamah kamu udah lumayan bisa jalan kan?"Ucap Willy


"Iyah udah tapi kalau gak pakai tongkat gak bisa"Ucap Gabriel


"Oh gitu"Ucap Willy


"Gak papa kok sayang ,aku siap kok gendong kamu kemana aja selama kamu gak bisa jalan"Ucap Willy


"Tapi aku pengen jalan normal lagi loh"Ucap Gabriel


"Sabar aja yah,kan lagi proses"Ucap Willy


Riel menganggukan kepalanya dan mencium pipi Willy lalu ikut tiduran dia juga memasukan tubuh nya dalam pelukan Willy

__ADS_1


__ADS_2