Istri Kecilku Yang Manja

Istri Kecilku Yang Manja
Skateboard


__ADS_3

Gabriel tersenyum sedangkan Willy malah menatap dengan wajah datar


Dia adalah Fiko karena Gabriel sudah menchat Fiko jika dia ingin dimasakkan oleh Fiko dan pas sekali jika Fiko sedang ada disekitar rumah Gabriel jadi cepat sampai


"Bagaimana bisa dia masuk?"Ucap Willy


"Aku yang suruh anak buah kamu buat bukain kalau dia datang"Ucap Gabriel


Willy terdiam sambil menatap Gabriel


"Ayo Fiko kedapur masakin buat aku yah"Ucap Gabriel dan Gabriel ingin berdiri tapi Willy menahan Gabriel


"Sayang kenapa harus dia?kan aku suami kamu?aku bisa masak!dan kamu hamil anak kamu masa kamu minta masakin orang lain?"Ucap Willy


"Jadi?"Ucap Gabriel


"Jadi?"Ucap Willy


"Aku mau tetap makan masakan Fiko tetap"Ucap Gabriel dan menghampiri Fiko


"Ayo Fiko"Ucap Gabriel dan Fiko menganggukan kepalanya dan membawa Fiko ke dapur


"Ini gak wajar!"Ucap Willy dan menyusul mereka


Gabriel mengambil bahan-bahan nya tapi Willy langsung mengambilnya


"Kamu duduk aja!"Ucap Willy


"Aku cuma mau ambilin bahan by!dia kan gak tau dimana bahan-bahan nya?"Ucap Gabriel


Willy memanggil Fiko


"Kamu bisa ambil sendiri kan bahan-bahan nya?kamu tau istri saya sedang hamil bisa jangan manja?"Ucap Willy


"By?"Ucap Gabriel dan memukul tangan Willy


Fiko tersenyum dan mengangguk kepalanya dan dia mengambil bahan-bahan nya


Fiko mulai memasak Gabriel ingin mengajak berbicara Fiko tapi Willy melarangnya bahkan Willy berdiri disampingnya Fiko sedangkan Gabriel duduk di bar dapur mereka


"Fiko maaf yah udah buat kamu repot"Ucap Gabriel


"Gak ada yang di repotin kok sayang"Ucap Willy yang menjawab


"By aku bicara sama Fiko bukan sama kamu"Ucap Gabriel


"Dia lagi fokus masak sayang,kalau kamu ajak bicara nanti asin lagi kan gak enak"Ucap Willy


"Banyakin keju karena istriku sangat suka keju"Ucap Willy


"Iyah Om"Ucap Fiko


"Fiko gimana kabar Tante Tania?dia senang gak tinggal dinegara ini?"Ucap Gabriel


"Sayang aku bilang jangan diajak bicara dia nya"Ucap Willy


"Kamu bisa diam gak by?aku mau bicara sama Fiko"Ucap Gabriel


"Fokus masak aja bisa?"Ucap Willy pada Fiko


"Iyah om"Ucap Fiko


"Fiko aku tanya kamu"Ucap Gabriel


"Tante baik Riel,bahkan dia senang tinggal disini"Ucap Fiko

__ADS_1


Willy menjadi panas karena dia dari tadi selalu mendapat Omelan dari Gabriel


"Oh ya kamu sudah punya pacar?"Ucap Willy


"Be..Lum om"Ucap Fiko


"Kenapa?masih mau harapin istri saya?dia sudah hamil itu"Ucap Willy


"Anak saya keduanya laki-laki jadi kamu gak bisa harapin anak saya"Ucap Willy


"By!"Ucap Gabriel


"Kenapa aku salah?aku cuma tanya dan kasih tau dia aja"Ucap Willy


"By hargai Fiko!dia mau datang kesini dan mau masakin aku loh"Ucap Gabriel


"Terus kamu gak hargain aku?"Ucap Willy


"Oke fine!"Ucap Willy dan dia berjalan menuju meja makan dengan wajah kesal


"Riel!"Ucap Fiko


"Biarin aja"Ucap Gabriel


Selama Fiko memasak Gabriel dan Fiko terus saja berbicara berdua dan Willy sangat kesal dan cemburu melihatnya


Dan akhirnya masakan Fiko pun jadi, Fiko sebenarnya juga tidak bisa memasak tapi saat dia tinggal dengan Tante Tania dia sedikit-sedikit bisa memasak


Willy hanya diam sambil menatap Gabriel dan Fiko bergantian


Gabriel mencoba masakan Fiko dan dia menggoyang-goyangkan kepalanya karena masakan Fiko enak menurutnya


"Enak!"Ucap Gabriel dan kembali menyuap masakan Fiko sampai habis tak tersisa


"Oh iya Fiko gimana kalau habis ini kita main skateboard yuk kaya dulu?"Ucap Gabriel


"Kenapa?aku jago main skateboard"Ucap Gabriel


"Kecelakaan itu datang kapan aja sayang"Ucap Willy


"Jadi kamu mau aku kecelakaan?"Ucap Gabriel


"Bukan sayang"Ucap Willy


Fiko hanya diam melihat perdebatan Willy dan Gabriel didepan matanya


"Terus apa? pokoknya aku mau main skateboard!"Ucap Gabriel


"Jangan buat aku marah Gabriel!"Ucap Willy sedikit meninggi


"Kenapa?"Ucap Gabriel


"Aku cuma main skateboard"Ucap Gabriel


"Itu kejahatan?"Ucap Gabriel


Willy menatap Gabriel


"Ikut aku!"Ucap Willy dan menarik tangan Gabriel


Fiko berdiri dan ingin menahan Willy


"Bisa jangan kasar?"Ucap Fiko


"Anda siapa?ini rumah saya!dan dia istri saya!"Ucap Willy

__ADS_1


Fiko diam


"Ikut aku!"Ucap Willy tegas dan Gabriel mengikuti Willy naik keatas kamar menggunakan lift


Mereka sudah dikamar dan Willy mengunci kamarnya,Willy tak mau perdebatan mereka menjadi tontonan


"Gabriel!"Ucap Willy dengan wajah serius


Gabriel hanya menunduk dikasur mereka


"Kenapa diam? biasanya lancar menjawab ku?"Ucap Willy


"Mau main skateboard sama dia?"Ucap Willy


"Terus aku kamu anggap apa?terus juga kamu gak mikirin anak kita yang itu sayang?"Ucap Willy


"Mereka itu doa kita selama ini?bahkan itu perjuangan kamu apa kamu mau terjadi apa-apa sama mereka?"Ucap Willy dengan nada tinggi


Gabriel tak berani menjawab Willy jika Willy sedang meninggikan suara padanya


Gabriel hanya diam tapi sesegukkan nya terdengar


Willy memijat pangkal hidungnya sambil memutar tubuhnya


"Sayang... sayang... sayang..."Ucap Willy dan dia berjongkok dan menggenggam tangan Gabriel tapi Gabriel menepisnya bahkan mendorong Willy


"Maafin aku"Ucap Willy dan memeluk kaki Gabriel


Gabriel hanya diam menatap Willy dengan mata yang penuh dengan air mata


"Sayang"Ucap dan menyeka air mata Gabriel


"Semarah itu?itu cuma keinginan aku?"Ucap Gabriel dengan gementar


"Aku salah sayang"Ucap Willy


"No!aku yang salah makanya kamu bentak aku sampai kaya tadi"Ucap Gabriel


"Sayang?"Ucap Willy


Gabriel tersenyum tapi senyum Gabriel seperti sangat menyakitkan membuat Willy semakin mempererat pelukannya dikaki Gabriel


Willy meletakkan kepalanya di paha Gabriel


"Sayang maafin aku!aku salah gara-gara bentak kamu,aku cemburu sayang,kamu cuekin aku tadi bahkan kamu ajak dia main skateboard bukan aku"Ucap Willy Gabriel hanya diam bahkan tak mengelus rambut Willy


Willy menatap Gabriel dan Willy meneteskan air matanya


"Sayang aku mohon jangan diamin aku"Ucap Willy dan kembali meletakan kepalanya dipahanya Gabriel sambil menangis


Gabriel tetap diam bahkan Gabriel berdiri dan dia ingin masuk kekamar mandi tapi Willy langsung mengejarnya dan memeluk pinggang Gabriel sambil menangis kejer


"Sayang....maafin aku!aku salah"Ucap Willy


Gabriel tetap diam dan Willy berjongkok dan menangis


"Sayang....."Ucap Willy


Gabriel menggigit bibir bawahnya melihat sikap Willy yang berlebihan


"Sayang jangan diam apalagi pergi dari rumah ini"Ucap Willy


"Aku salah bentak kamu"Ucap Willy


Gabriel berbalik dan mengelus rambut Willy bahkan Gabriel juga menyeka air matanya Willy persis seperti ibu pada anaknya

__ADS_1


"Jangan seperti anak kecil"Ucap Gabriel


Willy terdiam dengan mata berkaca-kaca


__ADS_2