Istri Kecilku Yang Manja

Istri Kecilku Yang Manja
Tawaran Fiko


__ADS_3

Mereka akhirnya sampai Willy mengeluarkan semua belanjaan Gabriel tapi ketika Gabriel ingin turun mobil ponselnya berdering yang menelpon bukan nomor yang dia kenal tapi dia memberanikan diri mengangkatnya


"Hallo?"Ucap Gabriel dengan ragu-ragu


"Riel aku Fiko!kamu lagi di Paris kan?"Ucap Fiko


"Buat apa kamu telpon aku?"Ucap Gabriel dan dia masuk lagi kedalam mobil sedangkan Willy sudah masuk kedalam villa


"Aku juga di Paris sekarang!aku mau benar-benar mau bantu kamu buat sembuh dan kamu bisa punya anak Riel"Ucap Fiko


"Kamu jangan bercanda Fiko"Ucap Gabriel


"Aku gak bercanda Gabriel,aku sungguh-sungguh dia sepupuku dia ahli dalam pengobatan apapun"Ucap Fiko


"Sudah banyak orang yang dia sembuh kan Riel,bahkan almarhum Kaka ku dia juga pernah divonis gak bisa hamil selamanya tapi dengan pengobatan rutin dengan sepupuku dia bisa sembuh dan memiliki 3 anak tapi dia meninggal gara-gara melahirkan anak ke 4"Ucap Fiko


Gabriel diam


"Kalau kamu mau,aku bisa jemput kamu atau bahkan kamu datang dengan suamimu juga gak papa"Ucap Fiko


"Nanti ku pikirkan lagi"Ucap Gabriel dan dia menutup telponnya sepihak


Gabriel keluar dengan tergesa-gesa takut Willy mencarinya dan benar saja Willy sudah didepan pintu ingin menghampiri nya


"By"Ucap Gabriel dengan senyum manisnya


"Ngapain dimobil lama?"Ucap Willy


"Gak papa kok by"Ucap Gabriel


"Yang benar?"Ucap Willy


"Iyah"Ucap Gabriel dan dia masuk meninggalkan Willy


"Kayanya ada sesuatu"Ucap Willy


.


Gabriel mengambil beberapa cemilan dan membawanya keatas meja makan


Gabriel mengemil sambil memainkan ponselnya tapi pikiran kelain


"Kalau hubby ikut pasti dia buat hal yang aneh-aneh nanti"Ucap Gabriel dalam hati


"Tapi kalau dia gak ikut pasti dia bakal larang aku pergi apalagi dengan Fiko"Batin Gabriel


"Aku bingung"Batinnya


Willy duduk disampingnya Gabriel dan mencium pipinya Gabriel


"Enak banget ngemilnya?"Ucap Willy


"Kamu mau?"Ucap Gabriel


"Suapin"Ucap Willy dan Gabriel menyuapi Willy


"Hari kita jalan-jalan kemana lagi?"Ucap Willy


"Hari ini aku divilla aja by soalnya gak beberapa hari lagi kita pulang"Ucap Gabriel


"Gak mau beli oleh-oleh?"Ucap Willy


"Hari terakhir aja by"Ucap Gabriel


"Iyah deh ikut kamu aja"Ucap Willy


"Kamu tadi lama dimobil ngapain?"Ucap Willy


"Baju aku kejepit by makanya lama keluar"Ucap bohong Gabriel


"Kejepit?kejepit kenapa?"Ucap Willy

__ADS_1


"Ya kejepit by,gimana kalau kejepit"Ucap Gabriel berusaha senatural mungkin agar tidak ketahuan berbohong


"Aku mau tau aja sayang"Ucap Willy tapi Gabriel malah memasukkan makanan ke mulutnya Willy agar Willy diam


"Sayang"Ucap Willy


"Kamu cerewet"Ucap Gabriel


"Boleh pinjam ponsel kamu?"Ucap Willy


"Buat apa?"Ucap Gabriel


"Ponselku dikamar malas ambil sayang"Ucap Willy


"Kamu mau ngapain pakai ponselku?"Ucap Gabriel


"Mau nonton Spongebob"Ucap Willy


"By jangan benaran kaya bayi dong kelakuan"Ucap Gabriel


"Biarin sayang biar kamu manjain terus"Ucap Willy


"Mana ponselnya"Ucap Willy


Gabriel pun menyerahkan ponselnya kepada Willy


"Ponsel kamu gak pakai sandi?"Ucap Willy


"Siapa yang suruh aku gak pakai sandi?kamu kan yang larang waktu itu"Ucap Gabriel


"Hehe Iyah aku lupa,aku pinjam yah"Ucap Willy


"Iyah"Ucap Gabriel


Willy bukannya membuka aplikasi untuk menonton kartun tapi malah melihat riwayat telepon Gabriel dan bahkan mencek chat-chat Gabriel tapi dia tidak menemukan apapun


Willy mengembalikan ponselnya Gabriel lagi dan berpura-pura tidak mood menonton karena ingin memeluk Gabriel saja


Malam tiba


Willy sudah tertidur sejak tadi tapi Gabriel belum tidur karena dia ingin menemui Fiko karena dia benar-benar ingin hamil lagi


Dengan perlahan Gabriel melepaskan pelukannya Willy agar dia tidak terbangun setelah berhasil lepas dia pun bersiap-siap dengan kecepatan kilat dia juga sudah menghapus pesan-pesan nya dengan Fiko agar Willy tak curiga nanti


Sebelum pergi Gabriel menatap Willy yang tertidur pulas


"Aku nanti bakal balik kok by,tapi aku gak tau sampai kapan kamu jaga diri baik-baik yah,aku mencintaimu"Ucap Gabriel dan mencium kening Willy bahkan air matanya jatuh membasahi pipinya tapi dia segera menyekanya takut jatuh kewajah Willy dan dia pun pergi


Diluar Villa banyak sekali anak buah Willy membuat Gabriel berpikir keras


"Gimana lewatnya sih?"Ucap Gabriel


"Oke terobos aja!"Ucap Gabriel dan dia mencoba lewat pagar depan


"Mau kemana nona?"Ucapnya dengan bahasa Inggris


"Aku ingin keluar sebentar,aku ingin membuat kejutan untuk suamiku"Ucap Gabriel dengan bahasa Inggris


"Kejutan?apa tuan tau jika kamu keluar sendirian?"Ucapnya


"Tidak!jika dia tau maka ini bukan kejutan lagi kan?dia sedang tertidur pulas"Ucap Gabriel


"Kalau begitu aku akan menemanimu"Ucap nya


"Baiklah"Ucap Gabriel tanpa menolak


5 anak buah Willy mengikuti Gabriel tapi Gabriel hanya berjalan kaki saja karena tempat yang ingin dia kunjungi memang sangat dekat


Gabriel singgah ditempat jam tangan terkenal bahkan bermerek


3 Orang berjaga diluar sedangkan 2 orang mengikuti Gabriel

__ADS_1


Gabriel berkeliling mencari jam tangan yang cocok untuk suaminya tapi dia terdiam melihat jam tangan couple



"Aku mau jam tangan ini"Ucap Gabriel pada karyawan nya


"Tentu Nona,ini jam tangan yang banyak diminati"Ucapnya


"Aku mau ini,tapi tolong kotak dipisah"Ucap Gabriel


"Baik nona kamu bisa kekasir sekarang dan kamu bisa menuliskan surat atau lainnya"Ucapnya


Gabriel menganggukan kepalanya dan mengikuti orang itu menuju kasir


"Aku mau menuliskan surat"Ucap Gabriel


Mereka menyerahkan kertas dan pulpen


Gabriel menuliskan sesuatu untuk Willy dan menyelipkan dikotak jam tangan Willy


Dia pun membayarnya dengan kartu hitam miliknya


Setelahnya bayar Gabriel menyimpan jam tangan miliknya dalam kantong mantelnya tapi milik Willy masih diatas meja dengan kartu hitamnya dia pergi kekamar mandi para anak buah mengikuti Gabriel tapi hanya sampai depan pintu tapi tidak sampai depan pintu toiletnya


15 menit sudah berlalu tapi Gabriel tak kunjung kembali membuat para bodyguard Willy curiga mereka pun masuk kedalam tapi didalam toilet semuanya kosong


"Sial nona kabur!cepat cari!"Perintahnya


Mereka langsung berpencar mencari keberadaan Gabriel


Disisi Gabriel


Gabriel sudah pergi dengan Fiko menggunakan mobil Fiko karena Fiko sudah mengikuti Gabriel sejak dari rumah tadi dan dia bisa tau dimana Gabriel karena Gabriel mengakatakan jika dia tidak membawa ponsel jadi tidak bisa menghubungi nya jadi Gabriel menyuruh Fiko untuk mengikutinya dulu


"Aku kira kamu gak bakal mau dengan tawaran ku Riel"Ucap Fiko


"Demi aku hamil lagi apapun aku lakukan Fiko"Ucap Gabriel


"Demi kamu bahagia aku rela membantu mu Riel"Ucap Fiko


"Pengobatan nya cuma sebentar kan?"Ucap Gabriel


"Aku kurang tau Riel,tergantung penyakit kamu"Ucap Fiko


"Hah?berarti kita gak tau aku bisa kembali dong?"Ucap Gabriel


Fiko menganggukan kepalanya


"Kamu juga kenapa kabur sih?seharusnya kamu ijin aja atau gak ajak aja dia"Ucap Fiko


"Kalau aku minta ijin jelas gak bakal diijinkan Fiko kalau dia ikut pasti dia bakal ganggu prosesnya"Ucap Gabriel


"Apalagi kamu yang tolong aku itu yang bakal buat dia nolak keras"Ucap Gabriel


"Gara-gara ini nyawa aku yang jadi jaminannya"Ucap Fiko


"Aku yang bakal bela kamu Fiko"Ucap Gabriel


"Pasti sekarang anak buah hubby mulai cari kita"Ucap Gabriel


"Lebih baik kamu percepatan mobilnya"Ucap Gabriel


"Kamu tenang aja Riel,tempat yang kita tuju ini kayanya mustahil mereka temukan,apalagi ini Paris diluar jangkauan mereka"Ucap Fiko


"Semoga saja!aku takut Papah,Opah Riko dan Para Om ku temuin aku sebelum aku sembuh betul"Ucap Gabriel


"Semoga aja yah"Ucap Fiko dan Gabriel menganggukan kepalanya


Dan Gabriel mengeluarkan jam tanganya tadi


"Semoga kamu sehat-sehat ya by,aku pergi cuma sebentar kok,demi aku sembuh dan kita punya anak"Ucap Gabriel dalam hati

__ADS_1


__ADS_2