
Nissa sudah pergi tapi Gabriel hanya diam bahkan tak mau menatap Willy tapi Willy mendekati Gabriel
"Sayang?"Ucap Willy
"Iyah?"Ucap Gabriel dengan wajah sendu
"Maafin aku yah by"Ucap Gabriel
"Kenapa minta maaf?"Ucap Willy
"Karena mungkin aku gak bisa buat kamu punya anak"Ucap Gabriel
Willy tersenyum sambil mengelus rambut Gabriel
"Aku gak papa kalau seandainya kita gak punya anak asal kamu selalu aku Riel"Ucap Willy
"Bukannya kamu sangat ingin memiliki anak by?"Ucap Gabriel
"Siapa sih yang gak mau punya anak sayang?"Ucap Willy
"Maaf by"Ucap Gabriel
"Udah gak usah bahas itu yah,hari udah malam kamu minum obat dan istirahat yah?"Ucap Willy
Gabriel menganggukan kepalanya dan Willy menyiapkan obat untuk Gabriel
Jam sudah menunjukkan pukul 10 malam dan Gabriel juga sudah tertidur pulas,Willy pergi menuju anak buahnya karena Mereka sudah menemukan Jihan
Dia pun sampai ditempat tujuan dengan wajah datar dengan emosi yang sangat besar dia masuk kedalam didalam sudah ada Jihan yang diikat ditengah-tengah ruangan bahkan Jihan tidak mengenakan apapun
Willy menatap tajam Jihan tanpa rasa kasihan yang ada rasa marah karena membuat istrinya bersedih apalagi dia melihat Gabriel disiksa tadi
"Apa yang ingin kamu lakukan Willy?sampai menelanjangi aku seperti ini?apa kamu ingin memperkosa ku?tanpa perlu kamu perkosa pun aku akan meyerahkan semuanya pada mu dengan senang hati"Ucap Jihan
"Melihatmu seperti ini pun aku tidak berminat sama sekali bahkan aku melihatmu seperti anjing gila"Ucap Willy
"Wanita secantik ku kamu kamu bilang anjing gila?"Ucap Jihan
"Hanya istriku yang paling cantik tidak ada siapapun yang bisa menandingi"Ucap Willy
"Wanita mandul seperti nya bisa apa?"Ucap Jihan
__ADS_1
Willy terdiam dan dia heran kenapa Jihan bisa berbicara seperti itu sedangkan Jihan malah tersenyum puas
"Apa yang kamu harapkan dengan dia?"Ucap Jihan
"Diamlah!tau kau akan ku siksa"Ucap Willy dengan emosi menggebu
"Kenapa aku bisa ngomong kayagini?karena tadi siang bukan cuma makanan kamu aja yang aku masukan sesuatu tapi istrimu juga mungkin obat itu bisa membuatnya mandul permanen"Ucap Jihan
Willy mengepalkan tangannya dan merampas pistol yang ada ditangan anak buah nya dan mengarahkan ke Jihan
"Bunuh saja aku Willy karena penderitaan kalian juga sudah dimulai,ini aku lakukan karena kamu sudah menolak cintaku"Ucap Jihan
"Dasar bodoh!"Teriak Willy
"Lihatlah aku Willy,dengan tubuh dan rahim ku,aku bisa memberikan mu anak berapapun"Ucap Jihan
"Bahkan menyentuhmu pun aku tidak Sudi"Ucap Willy
"Umurmu sudah mau kepala 4 Willy apakah kamu mau tak punya keturunan?"Ucap Jihan
"Diamlah!"Bentak Willy
"Pikirkan saja dulu tawaran ku Willy,aku bisa menyembunyikan semuanya Wil"Ucap Jihan
"Apa kamu mau tak memiliki keturunan?aku tau kamu tak punya siapa-siapa lagi,jika kamu tidak memiliki keturunan maka marga Lorenzo bisa putus kan?"Ucap Jihan
Willy menurunkan pistolnya dan menatap Jihan
"Semuanya keluar tinggal saya dengannya"Ucap Willy
Jihan tersenyum puas
"Tuan?"Ucap salah satu bodyguard
"Keluar!"Teriak Willy dan mereka semua keluar meninggalkan Willy berduaan dengan Jihan
Disisi
Gabriel bangun tapi merasa nyeri diperutnya dia duduk perlahan-lahan
"Aunty Nisa gimana sih? katanya bakal nahan sakit tapi malah bikin aku tidur"Ucap Gabriel
__ADS_1
"Hubby mana sih?"Ucap Gabriel dia menatap sekitar bahkan berteriak memanggil Willy tapi Willy tak muncul
"Kamu kemana sih?kok aku ditinggal?"Ucap Gabriel dia mengambil ponselnya
Menelpon Willy tapi Willy tak mengangkat nya dan Gabriel pun berpikir positif saja tentang Willy
"Mungkin hubby lagi keluar?"Ucap Gabriel
"Tapi masa tinggalin aku?"Ucap Gabriel
Gabriel pun kembali tidur dan karena efek obat tadi masih jalan dia pun tertidur lagi
Pagi tiba
Gabriel terbangun namun lagi-lagi Willy tidak ada disampingnya
"By!"Panggil Gabriel
Tak ada jawaban
"Hubby gak punya semalaman?kemana dia?"Ucap Gabriel
"Mungkin lagi dibawah?"Ucap Gabriel
Willy masuk kamar membuat Gabriel tersenyum tapi Willy bersikap cuek bahkan dia langsung rebahan disamping Gabriel dia juga membokongi Gabriel
"By kamu kemana?kok baru pulang?"Ucap Gabriel
"Nanti aja bahas itu aku cape"Ucap Willy
Gabriel memeluk Willy
"By kamu kenapa?"Ucap Gabriel
"Riel aku cape dan Ngantuk"Ucap Willy
"Kita gak jadi kerumah sakit?"Ucap Gabriel
"Kan bisa nanti?"Ucap Willy
Gabriel diam bahkan dia melepaskan pelukannya
__ADS_1
"Hubby kenapa yah?kok kaya ketus gitu?"Batin Gabriel