
Didalam mobil Gabriel terus saja menatap Willy dengan tatapan tajam tapi bibirnya manyun membuat Willy gemasnya melihatnya
"Kenapa?"Ucap Willy
"Kesel aja by 1 hari bisa 2 cewe datang buat gangguin kamu?"Ucap Gabriel
"Gak tau aku sayang"Ucap Willy
"Ih jadi takut buat ijinin kamu pergi sendirian"Ucap Gabriel
"Tapi kamu hebat tadi gak percaya sama dia padahal dia punya bukti"Ucap Willy
"Alah by gituan aja kok percaya?gaya lama itu,aku bisa bedain kali sama video tadi,rambut sama bahu cowonya itu beda sama kamu"Ucap Gabriel
"Sehapal itu dengan bahu ku?"Ucap Willy
"Ya kan aku kalau gabut bisanya tiduran di belakangnya kamu by?"Ucap Gabriel
"Bener juga sih"Ucap Willy
"Udah lah gak usah bahas Cewe-cewe gak jelas tadi buat kesel aja"Ucap Gabriel
"Mau kemana?"Ucap Willy
"Ketempat tadi yuk"Ucap Gabriel
"Boleh"Ucap Willy
"Meluncur"Ucap Gabriel dan memeluk tangan Willy
"By kok bisa sih si Jihan tadi suka kamu?"Ucap Gabriel
"Gak tau"Ucap Willy
__ADS_1
"Mungkin kamu kali yang genit sama dia"Ucap Gabriel
"Gak Riel"Ucap Willy
"Oh Iyah kamu itu sedingin pagi setelah hujan"Ucap Gabriel
"Dan kamu pelangi setelah hujan"Ucap Willy
Gabriel Tertawa
"Kamu punya aku by,gak boleh dimiliki siapapun kecuali aku"Ucap Gabriel dengan manjanya
"Iyah Riel"Ucap Willy
"Tapi kamu bakal keperbatasan lagi kan nanti?"Ucap Gabriel
Willy menganggukan kepalanya
"Gak akan Riel"Ucap Willy
"Aku bisa tenang 1 persen"Ucap Gabriel
"Kok cuma satu?"Ucap Willy
"99 persen nya aku bakal overthingking by"Ucap Gabriel dan menggigit bahu Willy
"Tapi aku percaya sama kamu sih by,kamu itu tipe laki-laki langka dan aku perempuan beruntung yang bisa jadi istrinya kamu"Ucap Gabriel
Willy tersenyum dan mengelus rambut Gabriel
"Aku bakal jaga kepercayaan kamu Riel"Ucap Willy
"By i love you"Ucap Gabriel
__ADS_1
"I love you too"Ucap Willy
Gabriel terus saja memeluk tangan Willy sambil menyandarkan kepalanya di bahu Willy
"Aku bakal belajar buat kamu selalu mencintaiku by dan bangga menjadikan ku istrimu,aku bakal berusaha buat hilangin sifat kekanakan-kanakkan ku,aku bakal berusaha berpikir dalam berbuat agar kamu gak susah nanti"Batin Gabriel
30 menit diperjalanan mereka pun sampai di tujuan
Gabriel turun dan menatap sekitarnya dia tersenyum melihat taman bermain disana dan Willy ikut tersenyum dan melingkarkan tangannya di pinggang Gabriel
"Kamu pernah kesini?"Ucap Willy
"Pernah,sama kamu malah emang kamu lupa?tapi udah lama sih,pas aku masih SMA dulu,ketika aku gak berani pulang kamu ngajak aku kesini kan?"Ucap Gabriel
"Oh aku ingat,kamu takut pulang sebab takut dimarahin Papah kamu kan? gara-gara kamu berantem kan?kalau gak masalahnya apa yah?"Ucap Willy
"Gara-gara aku gak sengaja ngenggol dia lagi dandan terus liptiknya belepotan dan dia ngamuk"Ucap Gabriel
Willy tertawa kecil sambil mengacak-acak rambutnya Gabriel
"Udah gak usah ingat itu nanti kamu sedih"Ucap Willy dan menarik tangan Gabriel masuk
Willy berjalan terlebih dahulu dan dengan isengnya Gabriel mengikuti semua gerakan dari Willy
Willy berbalik
"Kamu ngapain?"Ucap Willy
"Berpelukan"Ucap Gabriel dia berlari kecil dan menabrak Willy dan dia memeluk Willy
"Aku mau pamer kesemua orang yang ada disini kalau kamu itu milik aku!suami aku!dan calon Papah dari anak-anak aku"Ucap Gabriel
Willy tertawa kecil dan mencium bibir Gabriel sekilas
__ADS_1