
Gabriel langsung tiduran di kasur dan menyelimuti seluruh tubuhnya dengan selimut
"Riel kamu kenapa?"Ucap Willy sambil duduk disampingnya Gabriel
"Aku ternodai gara-gara liat itu tadi"Ucap Gabriel
"Ternodai apa sih?"Ucap Willy
"Liat punya kamu tadi hubby aku ternodai"Ucap Gabriel
Willy membuka paksa selimut Gabriel
"Baru juga liat gitu apalagi saya melakukan itu kekamu"Ucap Willy
"Itu sangat besar apa masuk?"Ucap Gabriel dengan polosnya
Willy tertawa karena ucapan Gabriel
"Mau mencobanya?"Ucap Willy
"Jangan menjebakku hubby?"Ucap Gabriel
"Kita kesini memang ingin melakukan itu kan?"Ucap Willy
"Apaan?gak ada"Ucap Gabriel
"Baiklah kalau begitu saya mencari yang mau saja"Ucap Willy dan bertepatan Willy mengakatakan itu ponselnya berdering yang menelpon adalah Laura dia pun mengangkat nya
"Siapa?"Ucap Gabriel
"Laura"Ucap Willy
"Kenapa?"Ucap Willy Gabriel duduk dan mendengarkan pembicaraan Willy dan Laura bahkan dia menempelkan telinganya di ponselnya Willy
"Aku sedang menuju tempat Kamu,nanti kalau aku sampai tolong ke Villa ku yah? bantu-bantu aku"Ucap Laura
Willy tersenyum dan ingin mengerjai Gabriel lagi
"Ya saya akan kesana"Ucap Willy
Laura sangat kesenangan karena Willy mau membantu nya
"Makasih yah, selamat malam Lili"Ucap Laura dengan manjanya dan Willy menutup telponnya
"Apaan tuh dia panggil kamu lili?apa maksudnya?"Omel Gabriel
"Mana kamu mau kesana?bantuin dia lagi?terus tinggalin aku gitu?"Ucap Gabriel
__ADS_1
"Kenapa?"Ucap Willy dengan Santai
"Kenapa kamu bilang?aku istri kamu masa kamu malah mau samperin wanita lain?"Ucap Gabriel
"Istri?tapi kamu gak kasih apa yang jadi hak ku setelah kita menikah kan?dan aku membutuhkan itu sebagai tanda cinta"Ucap Willy
"Jadi kamu mau samperin dia mau itu?"Ucap Gabriel pelan
Willy diam tak menjawab Gabriel dia hanya menatap Gabriel
Gabriel memeluk Willy dan menyandarkan kepalanya di dada Willy
"Aku gak mau kamu sama dia,kamu milik aku gak boleh sama yang lain"Ucap Gabriel
Willy mendorong Gabriel kekasur dan sekarang Willy berada di atasnya Gabriel
"Jika kita lakukan malam ini apa kamu tidak keberatan?"Ucap Willy
Gabriel menelan ludahnya sambil menatap Willy
"Emang bisa masuk?"Ucap Gabriel
Willy tertawa lagi karena ucapan Gabriel
"Bagaimana?"Ucap Willy
"Aku akan pelan-pelan"Ucap Willy
Gabriel menganggukan kepalanya tanda setuju
Willy langsung menyerang Gabriel
Willy menikmati bibir Gabriel terlebih dahulu lalu dia turun ke leher Gabriel,Willy melepaskan baju Gabriel tanpa menyisakan apapun
Willy mencumbu seluruh bagian tubuh Gabriel bahkan meninggalkan bekas-bekas kepemilikan nya
Gabriel merintih bahkan mendesah karena ulah Willy membuat Willy semakin bersemangat
Willy mendekati wajahnya ditelinga Gabriel
"Saya baru mulai"Ucap Willy pelan
Gabriel tak menjawab karena dia sudah kewalahan karena Willy
Mereka berdua sudah tanpa sehelai benang pun
Willy membuka ************ Gabriel agar dia mudah memasukkan miliknya
__ADS_1
"Emang masuk?"Ucap Gabriel lagi menanyakan itu berulang kali
Willy tak menghiraukan ucapan Gabriel dan dia mulai mengarahkan miliknya memiliknya Gabriel
"Kamu akan jadi milikku Riel,dan aku akan membuatmu hamil"Batin Willy
Gabriel menutup miliknya dengan tangannya
"Punya mu lebih besar dari yang awal tadi, bisa-bisa aku gak bisa jalan gara-gara itu"Ucap Gabriel
"Aku bisa menggendong mu kemana pun"Ucap Willy
"Kita selesaikan semua nya yah,aku sudah tidak tahan"Ucap Willy dan memindahkan tangan Gabriel agar menjauh
Willy kembali mengarahkan miliknya dan kali ini masuk sedikit demi sedikit dan akhirnya masuk membuat Gabriel berteriak memanggil Papahnya bahkan air matanya mengalir
"Sakit kah sayang?"Ucap Willy
Gabriel mengerucutkan wajahnya seperti menahan sakit
"Sakit bahkan perih"Ucap Gabriel
Willy menatap miliknya dan juga milik Gabriel menyatu bahkan ada darah disana pun tersenyum
"Kenapa menatap kesana hubby?malu tau"Ucap Gabriel
"Kamu sekarang milikku Riel"Batin Willy
Willy pun mulai menggerakkan pinggulnya Gabriel berpegang pada pinggang Willy bahkan mencangkar pinggang Willy
Kamar tidur mereka benar-benar berantakan bahkan suara-suara dari permainan mereka terdengar jelas
"Masih sakit?"Ucap Willy sambil menggoyangkan pinggulnya
"Tidak"Ucap Gabriel
Willy melakukan itu Sampai 2 jam berturut-turut setelah selesai dia memintanya lagi sampai Gabriel kelelahan dibuatnya
Willy mengeluarkan benihnya benar-benar sangat banyak berharap Gabriel hamil agar dia tidak takut jika Gabriel akan berselingkuh lagi dari nya,dia tau jika Gabriel masih sangat labil bahkan dia bisa berubah pikiran kapan saja
Gabriel tertidur pulas sambil memeluk Willy sedangkan Willy masih terjaga sambil menatap Gabriel dan sesekali mencium-cium Gabriel
"Semoga kamu hamil yah"Ucap Willy pelan dan memeluk Gabriel
Mereka pun sama-sama tertidur sambil berpelukan dan tanpa memakai apapun
*KOK SEPI SIH?
__ADS_1
KOMEN SAMA LIKE NYA MANA GUYS?AKU TUNGGU KOMEN KALIAN LOH NANTI AKU BALES😥😥*