
1 bulan berlalu
Kondisi Willy sudah sangat membaik tapi Gabriel belum sadarkan diri namun alat yang ada di tubuh nya sudah mulai berkurang bahkan jika Gabriel terus membaik keadaannya kemungkinan besar Gabriel akan dipindahkan keruangan biasa
Willy sedang dimarkas bersama Arka dan kawan-kawan, Prince dan Rio juga ikut
"Markas kecil mereka sudah kita ketahui tapi markas besar mereka belum tapi kemungkinan besar nya adalah markas mereka ada ditengah hutan perbatasan"Ucap Bagus
"Saya sempat mengirim kan beberapa penyusup kesana karena markas mereka itu adalah tempat bar"Ucap Willy
"Disana hanya ada 20 anak buah aktif sedangkan yang lain hanya pelanggan"Ucap Hero
"Tepat sekali"Ucap Willy
"Sedangkan markas yang satunya adalah tempat pencucian baju atau laundry"Ucap Willy
"Hah laundry?"Ucap Rio tak percaya
"Ya karena itulah namanya penyamaran,tapi disini anak buahnya lebih banyak yaitu 40 orang"Ucap Willy
"Mereka bukan hanya mencuci baju tapi juga menjual obat-obatan terlarang dalam jumlah yang sangat besar"Ucap Gio
"Kita harus siapkan anak buah lebih banyak dari itu dan serang secara bersamaan"Ucap Arka
"Bagus,Gio dan Prince ikut saya"Ucap Willy
"Sisanya ikut saya"Ucap Arka
"Menurut ku kurang efektif seperti itu om"Ucap Prince
"Markas yang satu itu lebih kecil kan? menurutku Om Willy lebih baik ikut dengan Papah saja biar kami bertiga saja disitu"Ucap Prince
"Saran yang bagus karena tidak lama ini atasannya sempat terlihat ditempat laundry itu"Ucap Gio
"Baiklah besok kita akan Serang mereka"Ucap Arka
"Aku akan balaskan dendam anak ku"Ucap Willy pelan
Keesokan harinya
Disisi Arka dan Willy
Mereka berkamoplase menjadi pelanggan di laudry itu,mereka menyamar layaknya bapak-bapak yang sudah berumur 50 tahun lebih tentu yang me make over mereka adalah Tante Lala sendiri
Rio sejak tadi terus saja menggaruk kepalanya karena gatal memakai rambut palsu yang sangat cocok dengan nya
Mereka masuk secara begantian agar tak ketahuan
Tempat laundry itu bisa mencuci sendiri tapi kalau masalah gosok dan lipat baru diserahkan ke pada pegawai yang ada disana
Mereka mulai mencuci baju kotor mereka sambil mengamati sekitar
Tempatnya terbilang sepi karena hari ini bukan hari libur
"Om udah kelihatan tanda-tanda belum?"Ucap Rio sambil berpura-pura meminta sabun pada Willy
__ADS_1
"Sabar"Ucap Willy
Baru saja selesai mengucapkan itu ada beberapa orang berwajah sangar keluar dari ruangan yang ada dibelakang kasir
"Itu dia"Ucap Arka
"Sabar!"Ucap Hero
2 orang juga mencuci baju mereka bahkan berdampingan dengan Willy
"Gimana bonus lu udah habis belum yang dikasih bos?"Ucap anak buah 1
"Sedikit lagi sih"Ucap Nya
"Hah? bonus bos 3M cuma tinggal sedikit?"Ucap Anak buah 1
"Ya gimana lagi?gua menikmati hasil usaha gua,untung aja gua bisa buat Willy dan istri itu kecelakaan besar kan?bahkan istrinya sedang koma"Ucap Nya
"Pasti si Arka yang sok hebat itu sedang menangisi calon cucu nya mati kan?"Ucap anak buah 1 dan mereka tertawa
Willy dan Arka mengepalkan tangannya
Arka menekan tombol agar menyuruh anak buahnya masuk
Willy dan Arka sama-sama menyerang kedua orang itu bahkan mengacungkan pistol kedagu mereka
"Siapa kalian hah?kakek tua yang gila, bagaimana bisa mereka mengacungkan pistol pada kita hah?"Ucap Nya
"Mungkin mereka hanya mengancam kita karena tidak bisa bayar bahkan itu seperti nya pistol mainan?"Ucap Anak buah 1
Sontak kejadian itu membuat orang-orang yang ada diruangan rahasia itu keluar semua dan dugaan Prince benar jika ada atasan mereka yang juga ikut
Anak buah Arka juga ikut masuk semuanya mengancungkan pistol Laras panjang pada Meraka semua
"Seperti nya kita kedatangan tamu yang ingin balas dendam"Ucap atasan mereka yang bernama Rama dia orang yang pernah menyukai Hana dulu dan Arka terkejut begitupun Hero
"Kenapa terkejut?"Ucap Rama
Willy masih saja memegangi orang yang sudah mendapatkan bonus tadi
"Kenapa Arka?terkejut?saya dulu memang pengecut kenapa melepaskan Raihana begitu saja karena saya memang tidak mempunyai kemampuan tapi sekarang saya sudah punya segalanya bahkan saya bisa membunuh cucu pertama mu"Ucap Rama
Arka mengepalkan tangannya bahkan tangan bergemetar karena sangkin marahnya
"Anak yang Raihana kandung dulu ternyata sudah mempunyai suami dan jujur saja anak mu cantik sekali Arka"Ucap Rama
"Saya akan merobek mulutmu itu!"Teriak Willy
Rama Tertawa
"Saya tidak takut lagi Arka dengan mu,karena saya juga seorang Mafia sekarang"Ucap Rama
"Amankan dia"Ucap Willy menyuruh anak buah nya membawa tahanan nya
"Seperti nya seru jika aku membunuh disini Arka"Ucap Rama
__ADS_1
Arka membuka rambut palsunya begitpun dengan yang lain
Arka bersikap santai bahkan dia tertawa mendengar ucapan Rama yang ingin membunuhnya
"Membunuhku?saya masih ingat betul wajahmu ketika ingin saya Cemplung kan wadah yang berisi ikan piranha saya"Ucap Arka
"Bahkan kau memohon ampun"Ucap Arka
Rama menjadi marah dengan cepat melepaskan tembakan tapi tidak mengenai Arka
"Dengan kemampuan menembak seperti itu ingin membunuhku?"Ucap Arka
Dor!
Bukan Arka yang melepaskan tembakan melainkan Rio dan langsung mengenai tangan Rama
"Seperti itu caranya menembak"Ucap Rio
"Bocah kurang ajar! habisi mereka!"Ucap Rama
Rama kesakitan dan pertarungan pun dimulai
Dari jumlah jelas Arka menang
Bahkan anak buah Arka sama sekali tidak ada yang terluka karena mereka memakai baju Anti peluru
Anak buah Rama jatuh berguguran seperti nyamuk yang kena semprotan
Rama ketakutan dan dia ingin pergi tapi Willy menembak kakinya dan membuat nya tak bisa berjalan
Arka dan Willy mendekati Rama
Arka tertawa melihat raut wajah Rama yang ketakutan
"Tak ada yang berubah dari raut wajah mu itu Rama"Ucap Arka
"Sama-sama menyedihkan"Ucap Arka
Arka mengancungkan pistolnya ingin menghabisi Rama tapi Willy menahannya
"Jangan Arka jika dia mati maka kita akan kehilangan infomasi,dan sekaligus saya ingin membuat matinya sangat menderita"Ucap Willy
"Kau benar, saya sampai lupa karena sangkin kasihan nya melihat wajah orang yang ingin membunuh saya katanya"Ucap Arka
NOVELNYA SEPIIIIIIII
AKU UP SEBANYAK INI GAK ADA KOMEN SAMA SEKALIšš
KASIH RATE BINTANG 5 YAH,LIKE JUGA DA KOMEN
DIHARI MINGGU NANTI AKU BAKAL KASIH VISUAL LENGKAP PEMAINNYA OKE
KASIH HADIAH JANGAN LUPAš„š„
HAPPY READING PARA READERSā¤ļøā¤ļø
__ADS_1