
Prince dan Gio hanya diam tak berbicara apapun atas kematian istri mereka
Mereka berdiri disisi peti istri masing-masing tapi ketika peti ingin ditutup Prince langsung histeris dan Arka dan yang lain sampai memegangi Prince sedangkan Gio dia seperti nya sudah mulai ikhlas
"Selamat bertemu lagi Jihan di alam yang berbeda"Ucap Gio pelan
"Akan ku bunuh kalian semua jika menutup peti istriku"Ucap Prince
"Prince ikhlaskan Tiara"Ucap Hana
"Will never!"Ucap Prince dengan lantang
Tapi para petugas tetap mengunci peti Tiara dan Jihan
"Pah!Om lepaskan aku!aku ingin membunuh mereka karena sudah menutup peti istriku"Ucap Prince
"Prince sudah saatnya Tiara dimakamkan"Ucap Gabriel
"Prince kamu ikhlaskan dia,kamu lihat kan dia tadi?dia sangat tenang bahkan tersenyum apa kamu gak mau tersenyum dan mengikaskan dia?"Ucap Gabriel
Prince diam dan menghapus air matanya
"Aku baru menikah mana mungkin dia meningkalkan ku begitu saja ka?"Ucap Prince
"Tiara berkorban demi Mamah prince"Ucap Gabriel
Gabriel memeluk adiknya itu
"Ikhlas saja dia Prince,Kaka percaya Tiara selalu akan bersama kamu"Ucap Gabriel
Prince membalas pelukan Gabriel
"Kenapa Laura bisa ingin membunuh Hana?"Ucap Arka pada Willy
"Karena dia mantan kekasih Ka Leo dulu atau lebih tepatnya selingkuhannya"Ucap Willy
"Kenapa dia ingin membunuh Hana bukan aku?kan yang membunuh Leo adalah aku?"Ucap Arka
"Dia hanya tau jika Hana lah penyebab kematian Leo"Ucap Willy
"Kau tau dimana semua ini?"Ucap Arka
"Rio mengintrogasi salah satu anak buahnya Laura yang masih hidup"Ucap Willy
Mereka pun sampai di pemakaman lagi-lagi tangis Prince dan Gio pecah melihat wanita mereka di masukkan ke liang lahat
Gabriel terus memeluk tangan Prince
"Aku akan selalu mencintaimu Tiara"Ucap Prince
"Tidak ada wanita yang bisa menggantikan mu dihatiku"Ucap Prince
Pemakaman selesai dan Prince masih tetap disana sambil mengelus nisan Tiara
"Cinta pertamaku kamu Tiara tapi kenapa kamu malah pergi?"Ucap Prince
Ken datang dan memukul wajah Prince membuat Gabriel terkejut dan juga lainnya
"Gara-gara keluarga kalian Tiara meninggal sia-sia!"Ucap Ken
"Andai saja Tiara tinggal dengan gua!mungkin saja Tiara masih hidup!"Ucap Ken
"Dasar keluarga pembawa kematian!"Ucap Ken dengan lantang Prince menjadi marah dan memukul wajah Ken perkelahian pun terjadi didepan Makam Tiara
Arka dan Willy melerai mereka
__ADS_1
"Berhenti!"Ucap Willy
"Kalian ingat apa kata-kata terakhir Tiara?"Ucap Gabriel
Mereka berdua sama-sama diam
"Dia ingin kalian berteman"Ucap Gabriel
"Tidak Sudi gua!"Ucap Ken dan dia pergi begitu saja
"Anak itu!"Ucap Willy
Prince juga pergi begitu saja meninggalkan semuanya tapi Gabriel berlari mengejar adiknya bahkan dia ikut masuk kedalam mobil Prince
"Astaga!"Ucap Willy yang khawatir dengan Gabriel dia pun mengikuti mobil Prince
"Ngapain kaka ikut?"Ucap Prince sambil menyetir
"Emang Kaka gak boleh ikut kamu?"Ucap Gabriel
"Kamu mau kemana?"Ucap Gabriel
"Kerumah Tiara dulu"Ucap Prince
"Untuk apa?"Ucap Gabriel
"Banyak kenangan yang kami buat disana ka"Ucap Prince
Gabriel memeluk tangan Prince
"Kaka tau rasa sakit hati kamu gak bisa diobatin dengan apapun,tapi Kaka bisa jadi pendengar buat kamu de"Ucap Gabriel
"Baru saja aku ingin bahagia dengan Tiara,bahkan aku baru saja menikah dengan dia tapi dia malah meninggal?"Ucap Prince
"Takdir tuhan lebih indah adikku"Ucap Gabriel dan matanya berkaca-kaca dia paham jika adiknya sangat terluka
Rio dari tadi tak mendekati pemakaman tapi dia hanya ada disekitar parkiran dia tau pasti Prince akan pergi sendirian dan saat itulah dia masuk
Prince tersenyum tipis
"Gua bakal selalu ada buat lu,ketika lu sedih mau senang walaupun lu selalu tinggalin gua ketika lu lagi senang sama Tiara"Ucap Rio
"Makasih Bro"Ucap Prince
Rio menganggukan kepalanya dan akhirnya mereka sampai rumah Tiara dulu
Tapi mobil tidak bisa masuk dan mereka pun masuk dengan jalan kaki
Prince tau betul dimana kunci rumahnya Tiara ada di atas pintu dia pun mengambilnya dan mereka masuk
"Kaka tau?disini aku sama Tiara masak berdua dengan uang gajih dia"Ucap Prince
"Ke sederhanaan dia yang buat aku selalu yakin jika aku gak pernah salah mencintai wanita ka"Ucap Prince
Prince masuk kekamar Tiara ternyata didinding kamar itu masih ada foto-foto mereka yang Prince tempelkan dulu
"Selagi dia tinggal disini kami bebas ka,gak ada larangan apapun"Ucap Prince
"Aku akan beli rumah ini"Ucap Prince
"Tapi ini kan rumah Tiara"Ucap Rio
"Iyah tapi tanahnya bukan milik dia"Ucap Prince
Prince ingin menangis tapi dia menahannya
__ADS_1
"Aku akan mengikhlaskanmu Tiara tapi janji kamu harus bahagia disisi Tuhan"Ucap Prince
Willy masuk dengan Hero
"Hubby?"Ucap Gabriel
Willy dan Hero tersenyum tipis
"Maaf"Ucap mereka bersamaan
Lama mereka disana sampai Prince memutuskan pulang kerumah mereka
3 bulan berlalu
Kandungan Gabriel sudah menginjak bulan ke 6
"By celana aku gak bisa dikancing gimana dong?"Ucap Gabriel
"Kamu pakai dress atau daster aja sayang ngapain juga pakai celana sih?"Ucap Willy
"Biar gak jadi ibu-ibu banget by"Ucap Gabriel
Dan Gabriel akan melahirkan 2 anak kembar berjenis kelamin laki-laki membuat Willy pingsan saat tau jika dia akan memiliki anak 2 sekaligus
Willy mengambil baju dress panjang untuk Gabriel
"pakai ini aja sayang"Ucap Willy
"Iyah by"Ucap Gabriel dan dia mengganti bajunya dan Gabriel sudah berganti pakaian
"Kita kebawah yu sayang,saat kamu minum susu dan kan?"Ucap Willy
Gabriel menganggukan kepalanya
Willy membuatkan susu untuk Gabriel dan Gabriel mengambil buah-buahan kesukaannya dikulkas
Tapi Willy mengambilnya dari tangan Gabriel karena dia ingin meraciknya untuk Gabriel
"Kamu minum susu kamu yah"Ucap Willy
Gabriel menganggukan kepalanya
Gabriel berdiri sambil memegangi perutnya yang sudah besar
"By udah seminggu aku gak temuin Prince,dia gimana kabarnya yah?"Ucap Gabriel
"Kemarin kata Papah kamu dia udah mulai disibukin sama urusan kantor walaupun masih sering melamun"Ucap Willy
"Om Gio kehilangan istrinya dan Abrar kehilangan Mamah nya atas kejadian itu"Ucap Gabriel
"By setelah perginya Tiara Prince jadi sangat dingin buat dia ketawa aja susah"Ucap Gabriel
"Seperti itulah sayang jika laki-laki kehilangan orang yang sangat berharga dihidup dia"Ucap Willy
"Tapi aku bangga sama dia,dia bukan laki-laki yang berpikir buruk,yang melampiaskan nya pada minuman dan apapun itu yang merusak dia"Ucap Willy
"Tapi aku harap Prince bisa move on by"Ucap Gabriel
"Harus sayang, karena dia penerus Papah kamu selanjutnya"Ucap Willy
__ADS_1
Gabriel menganggukan kepalanya