
Setelah selesai makan mereka melanjutkan perjalanan mereka menuju villa,ketika sampai Gabriel menatap kagum villa milik Willy yang baru saja dia beli karena sangat besar dan mewah seperti rumahnya yang dia tinggali
"Ini Villa atau kastil?"Ucap Gabriel
"Villa Riel,ayo cepat masuk"Ucap Willy
"Kita pergi kesini gak bawa baju by,gimana mau ganti?"Ucap Gabriel
"Semuanya udah aku siapin sayang didalam"Ucap Willy
"Oh oke!"Ucap Gabriel dan langsung menggandeng tangan Willy dan masuk
Mereka masuk kamar dan Gabriel langsung menghempas tubuhnya ke ranjang
"Aku cape by"Ucap Gabriel
"Coba liat dijendela sayang"Ucap Willy
"Ada apa?"Ucap Gabriel dan dia duduk dan menatap keluar jendela
"Eiffel tower by?"Ucap Gabriel
"Ya!"Ucap Willy
"Aa keren banget by"Ucap Gabriel
"Papah selalu bawa aku ke apartemen tapi gak langsung bisa liat Eiffel tower nya by"Ucap Gabriel
"Udah-udah nanti aja curhatnya sekarang kamu mandi nanti kita jalan-jalan"Ucap Willy
"Yeee!oke aku mandi"Ucap Gabriel ingin berlari masuk kekamar mandi tapi Willy menarik tangan Gabriel, Gabriel langsung terhenti dan Willy langsung menggendong Gabriel
"Mandi bareng biar hemat waktu"Ucap Willy
"Tapi janji jangan macem-macem"Ucap Gabriel
"Kalau itu gak bisa janji"Ucap Willy dan membawa Gabriel masuk ke kamar mandi
"By!!!"Teriak Gabriel tapi Willy tak menghiraukan nya
45 menit didalam akhirnya mereka keluar dengan kimono putih yang sama tapi Gabriel dengan anduk dikepalanya
"Coba ke balkon"Ucap Willy dan menarik tangan Gabriel
"Aku mau pakai baju dulu by"Ucap Gabriel
"Ikut dulu!"Ucap Willy
Gabriel terpana melihat banyak makanan tersaji di balkon kamar nya apalagi dengan pemandangan Paris yang begitu indah
"By?"Ucap Gabriel
"Aku masih lapar makanya aku suruh para pelayan buat siapin ini"Ucap Willy
"Kamu duduk dulu"Ucap Willy dan Gabriel duduk karena ada kursi yang sudah disiapkan sedangkan Willy masuk lagi
Gabriel tersenyum sambil menatap sajian makanan didepannya
Willy datang dengan bunga mawar ditangan nya
"Buat kamu"Ucap Willy
Gabriel langsung mengambil nya dan mencium bunga mawar itu
Willy mendekati Gabriel bahkan ingin mencium Gabriel
"By?"Ucap Gabriel
Willy tak menghiraukan ucapan Gabriel dan bibir mereka bertemu dan Willy mencium mesra Gabriel
Willy melepaskan ciumannya dan dia tersenyum melihat Gabriel
__ADS_1
"I love you istriku"Ucap Willy dengan suara maskulinnya
Wajah Gabriel merona karena dia benar-benar terbawa perasaan dengan sikap Willy
"Gak mau jawab?"Ucap Willy
"Love you too hubby"Ucap Gabriel dan memeluk leher Willy
"Aku bahagia by"Ucap Gabriel sampai-sampai air matanya mengalir membasahi pipinya
"Ini belum seberapa Riel saya akan buat yang lebih lagi dari ini"Ucap Willy
"Aku takut by"Ucap Gabriel
"Takut kenapa?"Ucap Willy
"Takut gak bisa kentut karena sangkin bapernya"Ucap Gabriel
Willy tertawa kecil karena ucapan Gabriel dan Willy mencium-cium leher Gabriel yang sangat wangi apalagi setelah mandi
Willy melepaskan pelukannya
"Kita makan dulu setelah ini kita jalan-jalan kan?"Ucap Willy
"Kamu gak cape by?aku cape"Ucap Gabriel
"Ya sudah kita istirahat dulu"Ucap Willy
Willy tak mau duduk di kursinya tapi dia malah duduk dikursi Gabriel dan Gabriel duduk dipangkuan nya
"Suapin aku sayang"Ucap Willy dengan manja
Gabriel menyuapi Willy
"Aku kaya punya bayi yah?"Ucap Gabriel
"Kamu bilang aku bayi?"Ucap Willy
"Iyah!emang kamu kaya bayi"Ucap Gabriel dan mentoel hidung mancung Willy
"Gak boleh"Ucap Gabriel
"Kan kamu bilang aku bayi?kalau bayi itu harus dikasih susu biar gak kekurangan gizi"Ucap Willy
"Jangan by nanti tambah besar lagi"Ucap Gabriel
Willy Tertawa puas
"Bukannya bagus kalau tambah besar?jadinya aku gak bakal kehausan"Ucap Willy
"By kamu ih"Ucap Gabriel
"Aku kenapa?"Ucap Willy
"Kamu bawel, cerewet"Ucap Gabriel
"Bukannya kamu?"Ucap Willy
"Gak kok!"Ucap Gabriel
"Yang benar?"Ucap Willy
"Iyah bener"Ucap Gabriel
"Kamu itu istri bawel, cerewet"Ucap Willy dan dan mencium leher Gabriel lagi dan Gabriel tertawa karena dia merasa geli
Karena kebanyakan bergerak kimono Gabriel lepas dan terlihatlah dada mulus Gabriel berserta gunung kembar nya
Gabriel cepat-cepat membenarkan kimono nya tapi Willy dengan cepat mengisapnya
"By...."Ucap Gabriel
Willy melepaskan hisapannya dan tersenyum nakal pada Gabriel
__ADS_1
"Kenapa?bayi kamu haus sayang"Ucap Willy
"Seharian ini kamu udah kuras tenaga aku by jangan nambah lagi"Ucap Gabriel
"Tapi gimana sayang?aku candu banget sama kamu"Ucap Willy
"Aku cape by"Ucap Gabriel
"Kalau kamu minta jatah terus kapan aku jalan-jalan nya?kalau aku kecapen gimana?"Ucap Gabriel dan memanyunkan bibirnya
Willy mentoel bibir bawah Gabriel
"Oke deh gak untuk kali ini"Ucap Willy
"Kok kali ini?"Ucap Gabriel
"Kalau gak mau yaudah aku lanjutin lagi nih?"Ucap Willy
"Jangan by!"Ucap Gabriel dan Gabriel langsung membenarkan kimono nya
Willy menjadi gemas dengan tingkah Gabriel dan mengigit pipi Gabriel
"By sakit....."Rengek Gabriel
"Ihh kamu nih bikin gemas aja"Ucap Willy
"Sakit by"Ucap Gabriel sambil mengelus pipinya
"Pipi kamu makin tembem tau sayang,mana kenyal gitu"Ucap Willy
"Bodo amat!pipi aku sakit tau"Ucap Gabriel
"Uuuuuu tayang istri aku ngambek nih?"Ucap Willy dan memeluk Gabriel
"Aaa jangan peluk?"Ucap Gabriel sambil mendorong Willy
"Terus mau apa?"Ucap Willy
"Gak ada!"Ucap Gabriel
"Yakin gak ada?"Ucap Willy
"Aaa aku kesel sama kamu"Ucap Gabriel
"Aaaa aku sayang sama kamu"Ucap Willy
"By jangan jangan buat aku tambah kesal dong!"Ucap Gabriel
"Riel jangan buat aku tambah tergila-gila dong"Ucap Willy
"Terguling-guling juga gak papa"Ucap Gabriel
"Emang mau liat aku terguling-guling?"Ucap Willy
"Daripada tergila-gila?aku gak mau punya suami gila"Ucap Gabriel
"Tega nya katain aku gila?"Ucap Willy dengan wajah berpura-pura sedih
"By aku gak maksud gitu"Ucap Gabriel
"Aku tersinggung"Ucap Willy dengan raut wajah yang sama
"By aku bercanda"Ucap Gabriel dan memeluk leher Willy
"Aaa istri aku katain aku gila!"Ucap Willy
Gabriel melepaskan pelukannya dan menatap Willy
"By jangan kaya anak kecil ah"Ucap Gabriel
Willy menyandarkan kepalanya didada Gabriel
"Sikap manjaku cuma sama kamu Riel,apa yang kamu liat di aku gak pernah aku perlihatkan ke orang lain"Ucap Willy
__ADS_1
Gabriel diam dan memeluk kepala Willy yang ada didadanya