
1 Bulan berlalu
Gabriel sudah bangun pagi sekali untuk menyiapkan sarapan pagi untuknya dan Willy
Sedang asik memasak Willy datang dan memeluk pinggang ramping Gabriel dari belakang
"Pagi ini aku mau sarapan mie instan sayang"Ucap Willy
Gabriel langsung memutar tubuhnya menatap Willy
"Kamu jangan aneh-aneh by?aku udah masak permintaan kamu tadi malam katanya mau cumi balado"Ucap Gabriel
"Tapi aku mau mie intan sayang gak tau kenapa"Ucap Willy
"Bikinin yah"Ucap Willy
"Benaran gak jadi ini?"Ucap Gabriel menunjuk masakannya
"Buat aja nanti aku makan kok,atau gak aku bawa kerjaan juga gak papa"Ucap Willy
"Iiiiiij"Ucap Gabriel sambil mencubit gemas pipi Willy
"Maaf yah"Ucap Willy
"Iyah gak papa"Ucap Gabriel
Willy berdiri di samping Gabriel menonton istrinya memasak
"Kamu semenjak pulang kesini lebih suka pakai daster sama rambut diikat gini yah?"Ucap Willy
"Aku udah terbiasa gini by"Ucap Gabriel
"Tapi jujur aura kamu lebih keluar bahkan sangat cantik"Ucap Willy
Gabriel tersenyum tipis pada Willy
"Hari ini Papah dan Mamah kamu suruh kita kerumahnya bahkan mereka udah yang lain juga"Ucap Willy
"Ngapain?"Ucap Gabriel
"Kok ngapain sih?emangnya buat apa lagi kalau gak kumpul keluarga sih?"Ucap Willy
"Kamu betul by, maaf by aku lupa soalnya yang dipikiran ku cuma kamu"Ucap Gabriel
"Kalau kamu adanya dihatiku"Ucap Willy
Willy dan Gabriel tertawa bersama
"By nanti om Gio ada gak?"Ucap Gabriel
"Kayanya ada sih"Ucap Willy
"Sama Jihan?"Ucap Gabriel
Willy menganggukan kepalanya
"Emang gak papa kalau dia ada dirumah Papah?"Ucap Gabriel
"Kalau dia macam-macam kan Gio yang tanggung jawab"Ucap Willy
"Aku sebenarnya kasian sama Om Gio dia menjomblo gara-gara patah hati sama Aunty Nissa kan?tapi kok bisa jodohnya kaya jihan sih?"Ucap Gabriel
"Mungkin Gio disuruh memperbaiki Jihan Riel,tapi Jihan itu orangnya baik kok"Ucap Willy
Gabriel langsung menatap Willy dengan tajam
"Apa tadi?"Ucap Gabriel
"Jihan itu baik"Ucap Willy
"Puji aja terus!"Ucap Gabriel dan dia memalingkan wajahnya dari Willy
"Sayang kok gitu sih?"Ucap Willy
"Udah sana!nanti kalau si Jihan datang kamu puji depan dia"Ucap Gabriel
"Kamu kenapa marah sih?"Ucap Willy
"Aku gak marah kok,tapi dia emang baik"Ucap Gabriel dengan ketus
Willy tertawa kecil dan memeluk Gabriel
__ADS_1
"Sayang aku marah yah? gara-gara aku puji Jihan?"Ucap Willy
"Gak urus"Ucap Gabriel
Willy mencium pipi Gabriel dengan bertubi-tubi
"Tapi tetap sih istriku segalanya,udah baik,cantik,jago masak,jago di...ka..Sur..."Ucap Willy
"Lepasin!"Ucap Gabriel
"Gak mau"Ucap Willy
"Aku mau ambil mangkok"Ucap Gabriel
Willy langsung mengambil mangkok untuk Gabriel
"Udah jadi sayang?"Ucap Willy
Gabriel menganggukan kepalanya
"Kamu makan aja sendiri"Ucap Gabriel dan meletakkan mie intan yang sudah jadi dihadapan Willy dan dia pergi naik keatas kamarnya
Willy mengusap wajah sampai kepalanya melihat Gabriel pergi
"Salah ngomong"Ucap Willy
Dengan hati sendu Willy memakan mie instan buatan istrinya tadi sendirian
Setelah selesai sarapan Willy langsung berlari naik keatas kamarnya dan ternyata Gabriel sedang duduk dilantai sedang membaca majalah sedang cemilan yang banyak
"Sayang"Ucap Willy didepan pintu dengan ngos-ngosan karena berlari
"Hm...."Ucap Gabriel bahkan tak menatap Willy
"Sayang jangan cuek-cuek dong,aku tadi salah. ngomong aja"Ucap Willy
"Stttttt.. aku lagi baca"Ucap Gabriel
Willy berjalan mendekati Gabriel dan Willy meletakkan kepalanya di paha Gabriel karena Gabriel menunduk jadi tatapan Gabriel langsung menatap Willy
"Jangan ngambek ya sayang"Ucap Willy
"Aku gak ngambek kok"Ucap Gabriel
"Aku gak suka bau mie intan tadi makanya aku gak mau temenin kamu makan"Ucap Gabriel bohong
"Masa sih?"Ucap Willy
"Udah sana kamu siap-siap kan mau berangkat kekantor by"Ucap Gabriel sambil mendorong Willy
"Aku libur aja hari ini mau temenin kamu"Ucap Willy
"Gak ada libur-libur cepat sana siap-siap by"Ucap Gabriel
"Aku gak mau berangkat ,aku gak mau siap-siap terus kamu mau apa?"Ucap Willy
"Oh gak mau cari nafkah?oh berarti aku gak mau kasih jatah"Ucap Gabriel
Willy langsung melotot dan duduk sambil menatap Gabriel
"Kejam sekali ancaman kamu sayang?"Ucap Willy
"Makanya sana cepat siap-siap,aku siapin baju kamu"Ucap Gabriel
"Mandiin yah"Ucap Willy dengan manja
"By......"Ucap Gabriel dengan nyaring membuat Willy langsung berlari kekamar mandi
"Om-om tapi kaya anak-anak kelakukan"Ucap Gabriel
Willy sudah keluar dengan anduk melilit dipinggangnya sedangkan Gabriel baru keluar dari kamar mengambilkan baju Willy
"Aku gak mau kerja sayang"Ucap Willy
"Kenapa?jangan aneh-aneh by"Ucap Gabriel
"Aku gak aneh aku benaran mau dirumah sama kamu"Ucap Willy
"Terserah kamu"Ucap Gabriel
"Aku gak kerja yah"Ucap Willy
__ADS_1
"Terserah kamu"Ucap Gabriel dengan cuek
"Iyah-iyah aku kerja kok sayang,aku bercanda"Ucap Willy
Gabriel hanya menatap malas Willy
Hari sudah semakin siang dan Willy pun sudah pergi berkerja
Gabriel bersiap-siap untuk pergi dulu sebelum kerumah sang Papah nanti
Gabriel pergi sendirian bahkan menyetir sendiri tapi tentu bodyguard yang menjaga nya dari belakang
Gabriel singgah ketempat makan dipinggir jalan entah kenapa dia ingin makan dipinggir jalan
Gabriel memesan makanan untuk nya dalam jumlah yang cukup banyak
Banyak laki-laki menatap nya karena Gabriel sangat cantik tapi tak ada yang berani mendekatinya karena dibelakang Gabriel ada beberapa bodyguard menjaganya
"Kalau hubby tau aku makan disini apa dia bakal marah yah?"Ucap Gabriel dan Gabriel pun mengambil ponselnya dan memvideo dirinya sendiri lalu mengirim kannya pada Willy tak lama kemudian Willy memvideo call Gabriel
"Sayang?"Ucap Willy
Gabriel hanya bersikap santai bahkan sambil memasukan makanan kedalam mulutnya
"Kamu makan disitu?lagi kena angin apa hah?"Ucap Willy
"Lagi mau aja gimana hayyo?"Ucap Gabriel dengan makanan penuh dimulutnya
"Aku kesana"Ucap Willy
"Gak usah!aku sebentar lagi pulang kok,kamu mau aku bungkusin?"Ucap Gabriel
"Gak!"Ucap Willy
"Pulang sekarang jangan lama-lama diluar!aku benci orang-orang menatap istriku"Ucap Willy
"Emang Iyah?"Ucap Gabriel dan dia menatap sekitar dan benar saja banyak yang menatap bahkan tersenyum padanya
"Iyah aku pulang tapi tunggu makanan ku habis yah"Ucap Gabriel
"Pulang sekarang atau aku akan datang kesana"Ucap Willy
"Aku baru makan ini"Ucap Gabriel
"Pulang atau aku bakal ngambek sama kamu"Ucap Willy
"Emang bisa ngambek sama aku by?"Ucap Gabriel
"Beneran mau bikin aku marah?"Ucap Willy
"Emang bisa marah ke aku?"Ucap Willy
"Ya.....bisalah"Ucap Willy dengan terbata-bata
"Oke kalau gitu aku nanti aja pulang nya,bye"Ucap Gabriel dan mematikan ponselnya
"Dasar istri nakal!"Ucap Willy dan Willy langsung melacak posisi Gabriel dan Willy langsung pergi menyusul Gabriel
Willy pergi menggunakan motor matic butut perusahaan yang sering dipakai karyawan nya untuk mengantar berkas
10 menit kemudian Willy sampai dengan wajah yang datar dia masuk dan benar saja Gabriel sedang didalam sedang makan
Willy langsung duduk didepan Gabriel tanpa ekspresi diwajahnya
Willy ternganga melihat makanan yang sangat banyak diatas mejanya bahkan makanan itu sudah hampir habis semuanya
"Eh kamu datang by?"Ucap Gabriel
"Sebanyak ini?"Ucap Willy dengan heran
"Kenapa?"Ucap Gabriel
"Mau?"Ucap Gabriel dan ingin menyuapi Willy tapi Willy malah membuka mulutnya Gabriel menyuapinya
"Pesan aja by"Ucap Gabriel
"Porsi makan kamu sekarang sama dengan kaya makan 3 orang sayang"Ucap Willy
"Lapar tau by,aku tadi kan gak sarapan"Ucap Gabriel
Willy mengambil sapu tangannya dan melap mulut Gabriel
__ADS_1
"Setelah ini aku langsung kerumah Papah yah"Ucap Gabriel
Willy hanya diam sambil menatap istrinya