Istri Kecilku Yang Manja

Istri Kecilku Yang Manja
Kepulangan Gabriel


__ADS_3

Prince dan Rio pulang ke negara mereka tentu nya mereka pulang dengan Gabriel karena mereka bisa membujuk wanita itu dengan pesawat pribadi set Prince


Mereka berdua sama duduk disampingnya Gabriel sedangkan Gabriel berada ditengah-tengah mereka,Prince dan Rio memeluk tangan Gabriel sambil menyandarkan kepala mereka


"Kaka pergi kenapa ka?"Ucap Prince


"Kaka ingin hamil lagi Prince"Ucap Gabriel


"Maksudnya?"Ucap Rio


"Kaka ketempat Tante Tania karena dia bisa mengobati orang-orang yang gak bisa hamil"Ucap Gabriel


"Selama itu ka?kenapa Kaka gak bilang kesemua orang aja ka?"Ucap Prince


"Bilang? emang nya bakal diizinin?apalagi kamu bisa lihat kan Fiko itu keponakan nya Tante Tania"Ucap Gabriel


"Tapi Kaka bisa bilang ke kami berdua kan?kami bisa kesana tanpa siapapun tau"Ucap Rio


"Lebih baik seperti ini tidak ada yang tak tau"Ucap Gabriel


"Tapi kami senang ka sekarang kami bisa peluk Kaka lagi"Ucap Prince


"Pasti Mamah bakal senang kalau tau Kaka pulang"Ucap Prince


"Selama 5 bulan Kaka gak ada diantara kalian apa aja yang terjadi?"Ucap Gabriel


"Om Gio menikah ka 3 bulan yang lalu"Ucap Prince


"Menikah?"Ucap Gabriel terkejut


"Iyah Ka,soalnya istrinya sudah hamil terlebih dahulu"Ucap Rio


Gabriel diam mendengar istri Gio sudah hamil sedangkan dia sudah lebih 1 tahun menikah belum saja hamil


"Oh ya kalian pasti sudah lulus kan?gimana hasilnya?"Ucap Gabriel mengalihkan pembicaraan


"Hasil kami?bagus ka,bahkan lebih bagus dari tahun sebelumnya"Ucap Prince


"Tapi sayang diperpisahan kami Kaka gak ada jadinya rasanya hambar"Ucap Rio


"Maafin Kaka yah,karena gak hadir diperpisahan sekolah kalian"Ucap Gabriel


"Tapi Kaka janji yah jangan pergi-pergi lagi"Ucap Prince


"Semoga saja"Ucap Gabriel


"Kalian kuliah dimana?"Ucap Gabriel


"Kami berdua berniat pengen kuliah di Australia sih ka tapi setelah liat Mamah gini aku jadi mengurungkan niatku"Ucap Prince


"Kamu juga Rio?"Ucap Gabriel


"Aku ikut Prince aja sih ka"Ucap Rio


"Mami nyuruh aku kuliah dimana pun aku mau jadi aku ngikut Prince aja berarti,soalnya dimana Prince berpijak maka akan ada aku disitu"Ucap Rio


Prince tersenyum mendengar ucapan Rio

__ADS_1


"Gua juga sama Rio,dimana lu disitu ada gua"Ucap Prince


Pukul 3 pagi mereka sampai diapartemen berbintang milik Prince mereka pun bermalam disana bertiga


Kamar diapartemen itu ada 3 dan tentunya Prince dan Rio menjadikan Gabriel seorang ratu disana,mereka menyiapkan makanan untuk Gabriel bahkan kamar yang paling besar untuk Gabriel


Gabriel duduk disofa sedangkan Rio dan Prince duduk dilantai membuat Gabriel mengomel pada mereka tapi tetap saja mereka tak mau duduk disofa dengan Gabriel


"Kalian istirahat aja dulu,pasti kalian cape kan?"Ucap Gabriel


"Gak mau nanti aja"Ucap Rio


"Kaka pergi membuat kami sangat merindukan kaka,kami kehilangan ratu kami ka"Ucap Prince


"Kaka tau kan?kami berdua sangat menyayangi Kaka kalau Kaka gak ada kami sangat kehilangan"Ucap Rio


"Besok kami akan bawa Mamah kesini"Ucap Prince


Gabriel mengambil anggur dan menyuapi kedua adiknya itu


Kaka sudah sangat merindukan kalian,tapi Kaka ingin sembuh dan bisa hamil lagi"Ucap Gabriel


"Kaka harus lawan rasa sakit yang teramat selama 4 bulan sampai Kaka dinyatakan sembuh oleh Tante Tania itu bukan hal yang mudah de"Ucap Gabriel


"Kaka bahkan hampir setiap malam menangis hanya karena merindukan dunia Kaka"Ucap Gabriel


"Tapi ketika hari ini datang Kaka harus menangis lagi karena suami Kaka selingkuh"Ucap Gabriel


Rio dan Prince saling tatap


Mereka berdua menganggukan kepalanya


"Aku lihat Kaka banyak berubah,bahkan dari aura Kaka sangat berubah"Ucap Rio


"Kaka bahkan seperti berlian yang bersinar bahkan cantik"Ucap Prince


"Banyak hal yang Kaka dapatkan disana"Ucap Gabriel


"Kaka bahkan berkebun dan memasak"Ucap Gabriel


"Hah?"Ucap Prince dan Rio tak percaya


"Bahkan kaka sudah bisa membuat kue dan memasak beberapa masakan"Ucap Gabriel


"Aku mau coba boleh?"Ucap Prince


"Tentu tapi besok aja yah,soalnya disini gak ada bahannya kan?"Ucap Gabriel


"Oke ka besok kami berdua yang bakal belanja"Ucap Prince


Prince tersenyum senang karena bisa melihat Kaka nya lagi begitupun Rio


"Aku gak nyangka aku yang bisa bawa pulang Kaka ke negara ini"Ucap Prince


"Seminggu lagi Kaka bakalan ultah kan?"Ucap Rio


"Benarkah?aku saja lupa"Ucap Gabriel

__ADS_1


"Kita akan rayakan ka"Ucap Prince


Gabriel menganggukan kepalanya


"Ka Kaka bisa bantu aku?"Ucap Prince


"Apa?"Ucap Gabriel


"Aku mohon bujuk Papah biar Papah mau merestui kami ka,aku benar-benar sudah tidak paham dengan Papah kenapa dia tidak mau merestui ku"Ucap Prince


"Prince Kaka gak bisa bantu kamu sedangkan Mamah aja gak bisa bujuk Papah apalagi Kaka?"Ucap Gabriel


"Kalian cari tau saja kenapa Papah sangat tidak mendukung hubungan kalian prince"Ucap Gabriel


"Bahkan Papah membiarkan Tiara ingin dibawa Ken ka"Ucap Prince


"Untung Mamah yang menghalanginya andai saja tidak mungkin Tiara sudah tidak tinggal dengan kami"Ucap Prince


"Apa?"Ucap Gabriel


"Papah gak seharusnya gitu"Ucap Gabriel


"Aku pernah berpikir ka,aku ingin kuliah diluar negeri bersama Tiara dan kami menikah disana"Ucap Prince


"Tanpa kami Prince?"Ucap Gabriel


Prince menganggukan kepalanya


"Oh ya kita tanya ke Opah Riko aja kenapa Papah sangat tidak menyukai Tiara?"Ucap Gabriel


"Benar juga?"Ucap Prince


"Lu kenapa gak pernah kasih ide itu ke gua?"Ucap Prince pada Rio


"Gua gak kepikiran"Ucap Rio tersenyum manis membuat Prince memukul tangannya


Disisi Willy


Willy terus mengemudikan mobilnya tanpa tujuan dan dia benar-benar ingin mencari Gabriel tanpa dia ketahui jika Gabriel sudah pulang


Dijalan Willy dicegat beberapa orang yang mungkin sedang mabuk tanpa rasa takut Willy langsung keluar dari mobilnya


Mereka langsung menggeledah Willy tapi Willy memukul orang yang meraba-raba tubuh nya


Mereka ada 4 orang


"Woy serahkan uangmu dan kamu akan selamat"Ucapnya


"Ambil saja kalau bisa"Ucap Willy


Mereka tertawa dan langsung menyerang Willy bersama-sama tapi Willy bisa mengalahkan mereka tapi salah satu berdiri dan langsung membuat goresan ditangan Willy tapi untungnya Hero dan bagus datang dan menghajar keempat orang itu sampai pingsan dan membantu Willy


Luka Willy hanya kecil jadi masih bisa dia tahan


"Sepertinya ini tempat rawan kejahatan lebih baik kita pulang"Ucap Bagus


Dan Willy mengikuti saja dan mereka pun pulang

__ADS_1


__ADS_2