
Gabriel sampai rumah dan ternyata ada Hana diruang keluarga,Gabriel duduk dan langsung memeluk Hana
"Mamah,kok suamiku gak ada kabar sih?katanya perginya cuma sehari?"Ucap Gabriel
"Riel kata Papah kamu tempat yang didatangi Suami kamu itu tempatnya tidak ada sinyal sama sekali"Ucap Hana
"Hah kok bisa?Tempat apa itu Mah? purba?"Ucap Gabriel
"Bukan Riel,itu tempat pendalaman bahkan listrik saja masih belum ada"Ucap Hana
"Kok bisa suamiku Papah kirim kesana?"Ucap Gabriel
"Ya memang 10 tahun terakhir ini suami kamu Memang ditugaskan disana"Ucap Hana
"Jadi suamiku bisa gak jadi datang dong hari ini"Ucap Gabriel
"Mungkin saja"Ucap Hana
"Mamah?"Rengek Gabriel
"Kan kamu sering sekali mengejek Mamah dulu kalau Papah pergi keluar kota, sekarang kamu merasakan kan?"Ucap Hana
Prince turun dari kamarnya karena dia ingin mengambil cemilan
"Prince sini?"Ucap Gabriel dan Prince pun menghampiri Gabriel
"Kenapa?"Ucap Prince
"Muka kamu kenapa Prince? berkelahi lagi?"Ucap Gabriel dan bahkan dia berdiri dan memeriksa wajah Prince
"Kaka stop!"Ucap Prince
"Kamu berkelahi lagi?"Ucap Gabriel
"Iyah Riel bahkan dia sampai diskorsing"Ucap Hana
"Apa?Sampai segitunya kamu Prince?"Ucap Gabriel
"Keren gak ka?"Ucap Prince
Gabriel mengacungkan jempol nya
"Apanya yang keren hah?kamu ini Riel malah dukung adiknya lagi"Ucap Hana
"Keren tau Mah,Mamah kan tau Prince itu jadi cowo terlalu kalem,makanya kalau liat dia babak belur kaya keren aja gitu"Ucap Gabriel
"Babak belur keren Riel?kamu ini mikirin apa sih?"Ucap Hana
"Prince kamu jangan nurutin ucapan Kaka kamu yang gesrek ini"Ucap Hana
"Kaka gesrek?berarti aku juga dong?kan aku adiknya terus Mamah dan Papah?"Ucap Prince
"Maksud Kamu Prince?"Ucap Hana
"Gak kok Mah"Ucap Prince dan dia tersenyum
"Prince ngakatain Mamah dan Papah gesrek Mah"Ucap Gabriel
"Aku gak bilang gitu tapi Kaka tuh"Ucap Prince
"Kalian berdua duduk sini!"Ucap Hana dengan serius
Prince dan Gabriel diam sambil saling tatap
__ADS_1
"Duduk!"Ucap Hana dengan tegas
Prince dan Gabriel saling dorong untuk duduk disampingnya Hana
"Maafin kami Mah"Ucap Prince dan Gabriel bersamaan
Hana tertawa kecil memeluk kedua anaknya itu
"Minta maaf buat apa?"Ucap Hana
"Mamah gak Marah Disebut ka Riel gesrek?"Ucap Prince
"Kok aku kan kamu yang mulai tadi?"Ucap Gabriel
"Tapi Kaka yang memperjelas"Ucap Prince
"Jadi siapa yang salah?"Ucap Gabriel
"Ya ka Prince ya salah"Ucap Prince
"Riel, Prince!stop"Ucap Hana
"Anak Mamah sekarang udah pada dewasa dan berarti Mamah udah tua kan?"Ucap Hana
Prince dan Gabriel memeluk Hana
"Gak Mamah gak tua sama sekali,dan kami masih tetap bayi Mamah"Ucap Gabriel
"Iyah Mah"Ucap Prince
"Papah kamu sekarang 37 tahun sedangkan Mamah 47 tahun,Mamah udah tua kan?kalau seandainya Mamah udah gak ada"Ucap Hana
"Gak mau Mah,Prince masih butuh Mamah"Ucap Prince
"Riel sebentar lagi akan punya anak dan Prince sebentar lagi akan kuliah bahkan menikah,Mamah terkadang mikir apa Mamah punya umur yang panjang buat menyaksikan kebahagiaan kalian"Ucap Hana
"Mamah Jangan ngomong gitu, Kebahagiaan kami saat Mamah dan Papah masih ada disamping kami"Ucap Prince
"Aku gak Mau Mamah pergi"Ucap Gabriel
"Mamah sehat-sehat terus jangan sakit-sakit"Ucap Gabriel
"Mamah kan tau kalau Prince biasanya gak bisa tidur Mamah yang selalu temanin prince tidur"Ucap Prince
"Kami masih butuhin Mamah,Mamah jangan anggap kami sudah dewasa Mah,Kami masih bayi Mamah,kami masih butuh Mamah"Ucap Prince
Hana mencium kedua pipi anak-anak nya
Arka datang bersamaan dengan Tiara yang baru pulang latihan dengan Rio sebenarnya Prince ingin melihat latihan Tiara tapi Hana melarangnya karena ditakutkan Rio akan tidak konsentrasi mengajari Tiara karena Prince
"Ada apa ini?kok pada pelukan?"Ucap Arka
"Mamah Pah ngomong yang aneh-aneh aja"Ucap Gabriel
"Gara-gara Kaka Pah ngakatain Papah sama Mamah gesrek"Ucap Prince
"Ih kan kamu yang ngakatain awalnya"Ucap Gabriel
"Gak kok,Kaka yang memperjelas"Ucap Prince
Hana menutup mulut kedua anaknya itu
Arka duduk dan menatap Hana sedangkan Tiara hanya berdiri
__ADS_1
"Sayang kamu jangan memikirkan hal berlebihan,kita akan selalu bersama"Ucap Arka
"Kalau boleh siapa yang lebih baik pergi terlebih dahulu,itu lebih aku sayang,karena aku gak bisa hidup tanpa kamu begitupun Riel dan prince kan?"Ucap Arka
"Loh kok pada ngomong ngelantur sih?"Ucap Gabriel
"Kami berdua tetap gak bisa hidup tanpa Papah Mamah,jangan buat kamu sedih Pah Mah"Ucap Gabriel
"Tau nih Papah datang-datang malah ikutan bikin sedih"Ucap Prince
"Supaya kalian sadar,kalau berkelahi dan Minum itu gak baik"Ucap Arka
Prince dan Gabriel diam sambil menunduk
Hana menatap Tiara dan menyuruhnya duduk
"Kalian memang anak-anak kami bahkan sikap buruk kami menurun kekalian"Ucap Arka
"Ah menasehati kalian sama saja memperolok diriku sendiri"Ucap Arka dan dia pergi kekamarnya
"Tiara kamu pasti lelah kan?kamu bersih-bersih yah,nanti kita makan malam bersama"Ucap Hana
"Iyah Mah"Ucap Tiara dan dia juga pergi menuju kamarnya
Hana berdiri dan menyusul Arka kekamarnya
Gabriel dan Prince saling tatap dan mereka berpelukan
"Kaka sih"Ucap Prince
"Kamu juga"Ucap Gabriel
3 hari berlalu
Gabriel benar-benar uring-uringan karena Willy tak ada kabar sama sekali
Setelah pulang kuliah dia langsung pulang dan diam dikamarnya sambil memainkan ponselnya dan juga laptopnya sampai dia tertidur
Sampai dia terbangun ternyata ada tangan yang melingkar diperut nya
Gabriel kaget dan langsung meloncat dari kasurnya dia mengira ada setan yang memeluknya
Tapi ternyata dia adalah Willy yang juga tertidur sambil memeluk Gabriel
"Hubby?"Ucap Gabriel tak percaya
"Iyah ini aku"Ucap Willy
Gabriel sangat senang dan bahkan dia melompat dan memeluk Arka
"Kamu bohongin aku?katanya cuma sehari pergi nya?tapi kok malah 3 hari?"Ucap Gabriel
"Ada urusan mendadak Riel"Ucap Willy
"Tapi kamu gak papa kan?aku selalu mimpiin kamu kena tembak hubby"Ucap Gabriel
Willy tersenyum sambil mengelus rambut Gabriel
"Aku gak papa Riel"Ucap Willy
"Baguslah,aku sangat mengkhawatirkan mu,bahkan aku sangat merindukanmu hubby"Ucap Gabriel sambil menyandarkan kepalanya di dada nya Willy
"Maafin aku yah"Ucap Willy
__ADS_1
"Iyah aku maafin,soalnya aku kangen"Ucap Gabriel