Istri Kecilku Yang Manja

Istri Kecilku Yang Manja
Pulang


__ADS_3

Prince dan Rio baru saja datang mereka mendengar bunyi tembakan pun langsung berlari masuk kedalam rumah Willy


"Bunyinya dari mana?"Ucap Prince


"Kayanya dari kamar Om dan Kaka"Ucap Rio


Mereka pun berlari naik tapi dan mereka sudah ada didepan kamar Gabriel dan Willy


"Lu masuk"Ucap Prince


"Gak mau gua,lu aja"Ucap Rio


"Lu kan pemberani"Ucap Prince


"Gua emang gak takut apapun kecuali sama Papi tapi kalau masuk kamar Om dan Kaka gua gak berani,takut aja mereka lagi ngapain"Ucap Rio


"Tapi tadi ada bunyi tembakan"Ucap Prince


"Terus gimana?Ucap Rio


"Dobrak sama-sama kalau mereka lagi ngapain-ngapain itu bonus buat kita"Ucap Prince


"Bonus apaan?"Ucap Rio


"Udah diam"Ucap Prince


Dan mereka pun mendobrak pintu Willy tapi ternyata tidak terkunci karena Rio mendobrak dengan sekuat tenaga membuat dia jatuh kelantai


"Kaka?"Ucap Prince karena dia melihat Gabriel mengacungkan pistol ke arah Willy dan dia mendekati Gabriel dan Willy


Rio langsung berdiri dan ikut menghampiri mereka


"Kaka kenapa?apa Kaka juga lepasin tembakan tadi?"Ucap Prince


Gabriel melepaskan tembakan tapi dia menembak atap rumahnya sendiri


"Ada apa om?"Ucap Rio


"Kaka kenapa?"Ucap Prince lembut


"Prince Kaka mau pulang ke rumah Papah Mamah"Ucap Gabriel


"Kenapa?bukannya rumah Kaka disini?"Ucap Prince


"Kaka mau pulang!Kaka gak mau disini"Ucap Gabriel


Prince menatap Willy


"Om?"Ucap Prince


"Ikuti saja Prince"Ucap Willy yang sudah pasrah


"Om?"Ucap Rio


Willy memijat kening nya


"Om ijinin ka Riel buat pulang kerumah Papah?Ucap Prince


"Itu mau dia kan?"Ucap Willy


"Bawa saja!"Ucap Willy


Gabriel diam

__ADS_1


"Kesabaran saya sudah mulai goyah"Ucap Willy dan dia ingin pergi tapi Prince menarik tangan Willy


"Om ada apa?"Ucap Prince


"Turuti saja kemaunya Prince dan hati-hati dijalan"Ucap Willy dan dia benar-benar pergi


Prince dan Rio saling tatap dengan kebingungan


"Kaka benaran mau pulang?"Tanya Prince


Gabriel diam


"Kaka dan Om Willy kenapa?berantem?"Ucap Prince


"Aku gak pernah liat Om Willy kayagitu?"Ucap Rio


"Bawa Kaka pulang Prince"Ucap Gabriel tetap dengan pendiriannya


"Kenapa ka?"Ucap Rio


"Jangan banyak tanya"Ucap Gabriel


Rio langsung menutup mulutnya


"Oke kita pulang,tapi jadi pernah menyesal ya ka kalau om Willy seperti kemarin sampai buat Kaka sakit"Ucap Prince


"Gak akan"Ucap Gabriel


Prince pun mengangkat Gabriel dan membawanya ke mobil dan pulang menuju Rumah Arka,Willy sudah tak terlihat karena dia berada diruang kerjanya dan dia berdiri di balkon sambil menatap mobil Gabriel yang semakin menjauh


"Kesabaran apa lagi sih Riel yang harus saya gunakan untuk menghadapi kamu?"Ucap Willy


"Saya benar-benar mencintai kamu tapi kalau seperti ini terus mungkin saya akan lelah Riel"Ucap Willy


Disisi Gabriel


Gabriel hanya diam sambil menatap jendela sedangkan Rio dan Prince juga ikut diam sambil saling tatap menatap


"Hibur Kaka"Ucap Prince tanpa suara


"Gimana caranya?gua lagi konsen nyetir"Ucap Rio tanpa suara


"Apa aja"Ucap Prince


"Apa?"Tanya Rio


"Bego lu"Ucap Prince dan memukul kepala Rio


"Lu juga bego malah ngakatain gua bego"Ucap Rio


"Kalian apa sih berisik banget!"Omel Gabriel


"Maaf ka"Ucap Prince dan Rio bersamaan


"Ka Riel"Panggil Rio


Gabriel menatap Rio lewat jendela


"Ka Riel kenapa kok sensi amat sama kami yang imut dan menggemaskan ini?"Ucap Rio


"Kalian itu berisik"Ucap Gabriel


"Kan biasanya kaka juga berisik tuh"Ucap Prince

__ADS_1


"Bisa diam gak sih?"Ucap Gabriel


"Kena lagi"Ucap Rio


"Apanya?"Ucap Gabriel


"Itu ka nyamuk"Ucap Prince dan pura-pura menepuk-nepuk


Gabriel kembali diam dan menatap jendela lagi


"By sebenarnya aku gak mau pergi dari rumah kamu tapi aku ngerasa,aku pembawa sial buat kamu"Batin Gabriel


"Aku gak pantas buat kamu by,aku terlalu manja dan kekanak-kanakan tapi itu yang aku rasain ketika sama kamu by"Ucap Gabriel


"Aku rasanya pengen manja-manja terus sama kamu,apa itu salah Dimata kamu?"Batin Gabriel


Air mata Gabriel menetes tanpa permisi dan Prince melihat itu dan dia langsung pindah dan duduk dibelakang bersama Gabriel dan menghapus air mata Gabriel dengan tisu


"Kaka nangis kenapa?mikirin Om?"Ucap Prince


Gabriel diam dan menyandarkan kepalanya dibahu Prince


"Kaka kenapa tadi todongin pistol ke om?Kaka berantem kenapa?"Ucap Prince


"Dia gak izinin Kaka pulang kerumah Papah Mamah"Ucap Gabriel


"Gara-gara berantem?"Ucap Prince


Gabriel menganggukan kepalanya


"Kaka gak seharusnya gitu"Ucap Prince


"Kaka tau selama Kaka pingsan,Om Willy itu kaya mayat hidup,tubuh dia ada tapi nyawanya entah kemana"Ucap Prince


"Kaka tau kenapa?mikirin Kaka"Ucap Prince


"Bahkan Om Willy sering berkelahi dengan Papah dan Om Gio gara-gara Om Willy selalu berusaha menyiksa diri dia tanpa sadar"Ucap Prince


"Om Willy itu orang yang paling sulit nangis setelah Papah tapi ketika Kaka Koma dia setiap hari nangis"Ucap Prince


"Mungkin Kalau aku ceritakan semuanya berbusa mulut ku ka"Ucap Prince


"Benarkah?"Ucap Gabriel


"Apa Kaka tega buat tinggalin Om Willy? sedangkan dia gak pernah ninggalin Kaka sedetik pun saat Kaka lagi koma"Ucap Prince


"Aku dan Rio mungkin gak sesabar om Willy"Ucap Prince


"Kok gua?"Ucap Rio pelan


"Kaka harus belajar lebih sabar dan dewasa menghadapi dalam masalah"Ucap Prince


"Kalau Kaka ada masalah kecil pulang kerumah,Papah bakal nyalahin Om Willy atau lebih buruk dia bakal misahin kalian"Ucap Prince memancing Gabriel


Gabriel diam sambil mendengarkan ucapan Prince


"Wanita itu memang dia ingin selalu didengar tapi ada kalanya laki-laki juga harus didengar kan dan dimengerti"Ucap Prince


"Pesan aku buat Kaka,jangan sampai Kaka menyesal dikemudian hari karena Kaka keras kepala"Ucap Prince


Gabriel langsung menatap Prince


"*Tapi aku udah terlanjur maksa buat pulang"Batin Gabriel

__ADS_1


"Mudahan aja nanti hubby jemput aku"Batin Gabriel*


__ADS_2