
Disisi Prince
Prince benar-benar menjauhi Tiara bahkan dia tidak menyapa Atau menyambut Tiara ketika datang
Sekarang jam Istirahat,Prince Melawati Tiara begitu saja tanpa sepatah kata membuat Tiara sedih karena sikap Prince,yang biasanya Prince akan bawel mengajak Tiara ke kantin dan bahkan merengek makan minta disuapi
"Prince"Panggil Tiara dari belakang sedangkan Prince berjalan dengan Rio dia pun menghentikan langkahnya
Prince menatap Tiara dengan wajah santainya seperti tak terjadi apa-apa
Tiara mendekati Prince
"Kamu kenapa?"Ucap Tiara
"Gak papa"Ucap Prince
"Udah yah aku mau kekantin"Ucap Prince tapi Tiara menghalanginya
"Jangan bohong?kamu kenapa Prince?kamu hari ini beda banget"Ucap Tiara
Prince bukannya menjawab malah pergi begitu saja meninggalkan Tiara
"Prince?kamu kenapa?"Ucap Tiara pelan sambil menatap prince yang sudah pergi
"Prince lebih baik lu jelasin sama Tiara dari pada dia benci sama lu"Ucap Rio
"Buat apa penjelasan Rio?kalau gua juga gak bakal bisa sama dia walaupun dia gak benci gua"Ucap Prince
"Udah lah gua gak mau bahas itu dulu"Ucap Prince
Pulang sekolah tiba
Tiara menunggu Prince dimotornya karena Prince masih belum keluar
Prince datang bersamaan dengan Rio
Prince melewati Tiara begitu saja bahkan tak mau menatap Tiara
"Prince kamu kenapa?kamu kenapa cuekin aku seharian ini?"Ucap Tiara
"Minggir aku pengen lewat"Ucap Prince
"Gak!kecuali kamu jelasin kenapa kamu gini"Ucap Prince
"Aku udah gak punya rasa sama kamu!puas?"Ucap Prince
"Maafin aku Tiara,aku sangat menyukai kamu tapi biar lah kamu benci sama aku sedangkan aku tetap menyukai kamu dengan kesederhanaan yang kamu miliki"Batin Prince
Tiara terdiam seribu bahasa sedangkan Prince malah pergi meninggalkan Tiara
Prince melajukan motornya dengan kecepatan tinggi bahkan Rio tak bisa mengejar nya
"Astaga Prince lu kenapa sih?"Ucap Rio sambil mengejar Prince takut-takut dia kenapa-kenapa
"Gua benci lahir dari keluarga Dhekson? gara-gara ini gua gak bisa nentuin siapa orang bisa bersama gua"Ucap Prince
"Gua benci perasaan dan takdir gua sekarang"Ucap Prince
Diperempat jalan yang memang sepi ketika Prince ingin berbelok dia bertemu dengan anak kecil mengejar layang-layang niat ingin menghindari nya malah dia terjatuh
__ADS_1
Tapi untung nya dia hanya jatuh biasanya dengan luka kecil tapi celana nya sobek dibagian Lutut dan tangannya juga luka
Rio datang dan langsung membantu nya
"Astaga Prince"Ucap Rio sambil membantunya
"Bocah sialan"Ucap Prince
"Lu gak papa kan?"Ucap Rio
"Gua gak papa"Ucap Prince dan dia kembali menaiki motornya nya
"Prince lebih baik lu ikut gua"Ucap Rio yang khawatir dengan Prince
"Gak perlu gua bisa sendiri"Ucap Prince dan pergi meninggalkan Rio
"Gua kasihan liat lu gini Bro"Ucap Rio sambil mengikuti Prince
Dan mereka pun sampai dirumah Arka,Prince langsung berlari kekamar Hana yang melihat putranya datang pun mengejar nya tapi ketika didepan kamarnya Prince mengunci kamarnya
"Sayang buka pintu nya Mamah kangen sama kamu"Ucap Hana
"Aku cape Mah mau sendiri"Ucap Prince
"Boleh Mamah masuk?"Ucap Hana
Tak ada jawaban dari Prince
"Katte Hana"Ucap Rio di belakang Hana
(Katte artinya Kaka dan Tante)
"Dia benar-benar ngikuti ucapan Papahnya"Ucap Hana
Rio menganggukan kepalanya
"Makasih yah udah mau jagain dia"Ucap Hana
"Dia saudara ku Katte dan itu kan tugasku jika dia sedih dan begitu juga sebaliknya"Ucap Rio
Hana tersenyum
Disisi Gabriel
Gabriel hanya diam berbeda Willy dia terus mengoceh
"Saya lega sekarang Riel"Ucap Willy
"Sama hubby"Ucap Gabriel
"Mau kemana lagi?"Ucap Willy
"Kita pulang,aku mau nemuin Prince perasaan aku gak enak"Ucap Gabriel
Willy menganggukan kepalanya
Akhirnya mereka pun sampai Gabriel langsung turun dari mobil dan masuk rumah ingin menunju kamar Prince tapi dia dia bertemu dengan Hana yang yang baru saja keluar kamar
"Mah Prince udah datang kan?"Ucap Gabriel
__ADS_1
"Iyah sudah tapi dia belum keluar kamar dari tadi"Ucap Hana
"Mah Prince udah makan?"Ucap Gabriel
"Dia belum makan"Ucap Hana
"Suruh pelayan bawa makanan kekamar dia yah sekalian aku,aku bakal ajak dia bicara"Ucap Gabriel
Hana menganggukan kepalanya
Gabriel pun mengetuk pintu kamar Prince tapi dia kunci dia pun mencari kunci cadangannya didalam Gucci disamping kamar Prince
Gabriel masuk dan dia melihat Prince yang tiduran dia kasur sambil memainkan ponselnya dengan headset ditelinga nya
Prince melihat Gabriel masuk pun langsung melepaskan headset nya
"Kaka"Ucap Prince
Gabriel duduk disamping Prince
"Kenapa kamu cuekin Mamah?kan yang gak restuin Kamu Papah?"Ucap Gabriel
"Aku cuma kecewa aja bahkan aku menyesal kenapa bisa lahir dikeluarga ini"Ucap Prince
"Kalau kamu ngomong gitu sama aja kamu menyesal jadi adik Kaka"Ucap Gabriel
"Bukan gitu ka"Ucap Prince
"Aku sangat mencintai Tiara kenapa disuruh menjauhi?hanya karena dia gak punya keluarga"Ucap Prince
"Itu gak masuk akal"Ucap Prince
"Jangan kan kamu Prince Kaka juga bakal dilarang"Ucap Gabriel
"Tapi Kaka udah bahagia sama Om Willy"Ucap Prince
"De belajar lah ikhlas jangan buat kamu malah seperti ini"Ucap Gabriel
"Kamu menutup diri bahkan cuekin Mamah,Mamah sedih liat kamu de,bahkan kamu gak sarapan bareng dia tadi pagi dia nangis,apa kamu tega liat Mamah nangis?Kamu bilang kan lebih baik kehilangan cinta dari pada pukul Papah tapi dengan sikap kamu lebih sakit dari pukulan de"Ucap Gabriel
"Jika dia jodoh kamu dia pasti akan jadi punya kamu jika tidak maka kamu harus ikhlas"Ucap Gabriel
Pelayan datang membawakan makanan yang minta oleh Gabriel
"Ya sudah kamu kita makan dulu yah, kamu belum makan siang kan?"Ucap Gabriel
Prince menganggukan kepalanya tapi ketika Prince mengeluarkan kaki dan tangannya dari selimut
"Kamu kenapa Prince?"Ucap Gabriel
"Luka sebanyak ini?"Ucap Gabriel
"Aku jatuh tadi ka,ada para bocah ngejar layang-layang dia perempatan aku mau ngelak eh malah jatoh"Ucap Prince
"Kaka obatin dulu"Ucap Gabriel
"Gak usah ka udah aku obatin kok tadi"Ucap Prince
Gabriel menganggukan kepalanya
__ADS_1
Mereka pun makan bersama sambil bercerita bahkan bercanda Hana yang melihat dicelah pintu pun tersenyum bahkan senang melihat keharmonisan anak-anak nya