Istri Tangguh Rasa Pelakor

Istri Tangguh Rasa Pelakor
bab 142


__ADS_3

"Kakak Jenny, kenapa kau membunuh kakak, Laura.?" Lusi yang matanya masih berkaca-kaca bertanya kepada Jenny. Ia tidak mengerti soal apa yang ia lihat hari ini. Laura yang sudah ia anggap sebagai kakak kini sudah tiada. Lusi hanya bisa menatap dalam diam mayat Laura yang terkapar di lantai dengan darah yang mengucur keluar dari kepalanya.


"Dia hanya seorang pengkhianat. Dari dulu kami sudah mencurigainya, dia bawahan setia nyonya Carol. Dan dia berhak mendapatkan ini semua." Jawab Jenny dingin.


"Berhentilah, menangisinya dan cepat ikut bersama ku.!" Perintah Jenny.


Dengan masih menatap mayat Laura, Lusi mengikuti jenny dan Nathan menaiki tangga untuk membawa mereka ke atas rooftop Mansion Lincol.


"Aku tidak menyangka kalau kau seorang pengkhianat kak. Padahal nona Kim sudah begitu baik kepada kita." Batin Lusi sambil memandangi mayat Laura.


Entahlah dendam apa yang Laura miliki kepada Kim. Yang jelas Laura adalah bawahan setia nyonya Carol. Ia sejak dulu diperintahkan untuk mengintai semua gerak-gerik Kim. Semenjak nyonya Carol mengetahui keturunan Hugo, masih hidup nyonya Carol memerintahkan Laura untuk mengikuti Kim kemanapun ia pergi. Termasuk Laura rela mendekam di penjara atas perintah nyonya Carol.


Laura sendiri sejak dulu berteman dengan Lusi yang tentu saja mereka saling berdekatan rumah. Lusi yang selalu mendapatkan pembelaan dari Laura apabila ia mendapatkan tindak kekerasan di rumahnya. Mereka tinggal di sebuah lokasi yang sangat kumuh. Dan rumah Lusi dan Laura saling berdampingan. Lusi pun merasa heran saat Laura tiba-tiba berada di penjara. Dan ia lebih merasa heran saat Laura mengaku kepada Kim kalau dirinya telah membunuh suaminya sendiri.


Lusi hanya diam. Ia hanya mengira kalau Laura Sudah menikah diam-diam. Dan satu hal membuat Lusi merasa ada yang ganjal dari sikap Laura kepada Kim. Laura akan memandangi Kim dengan tatapan tidak bersahabat. Dan ia juga sering mendapati Laura berada di depan ruangan tertutup Kim. Lusi pun hanya terdiam dan tidak ingin ikut campur urusan Laura.


"Apa, karena itu sikapnya selalu aneh.?" Batin Lusi kembali.


*


*


*


Sementara di rooftop mansion Lincol.


Arthur dan Lucas masih saling bertarung dengan sengit. Mereka sama-sama memiliki kekuatan yang sama. Kini tubuh dari suami Kim itu sudah dipenuhi luka goresan belati yang berada di tangan Lucas.


Sedangkan Lucas bagaikan binatang mengerti menyerang Arthur. Ia bahkan ingin menyerang Arthur tepat di jantungnya, tapi pria sipit itu terlalu gesit menghindari serangannya.


Badan Lucas pun kini dipenuhi luka lebam di wajahnya dan juga darah yang terus mengalir dari luka tembakan.

__ADS_1


"Aku akan membunuhmu pura, sialan." Ucap Lucas dengan suara serak yang mengerikan.


"Aku pastikan kau akan gagal," tantang Arthur.


"Cih! Lucas berdecih dan mengeluarkan darah dari mulutnya.


"Kimby, akan menjadi milikku dan selamanya akan menjadi milik seorang Lucas."


"Kau, tidak akan pernah bisa memilikinya, selama aku masih ada dan bila aku mati pun, aku tidak akan membiarkan istri ku menjadi milikmu." Sarkas Arthur dengan tatapan remeh ke arah Lucas.


"Berarti aku akan membunuhmu malam ini, tuan muda Kato," ujar Lucas dengan nada menahan geraman.


"Aku pastikan kau yang akan mati malam ini, brengsek."


"Bugh! Tanpa diduga Lucas menendang perut Arthur. Sehingga suami Kim itu terhuyung ke belakang.


Lucas di tidak ingin memberikan Arthur kesempatan untuk melawan, segera mendekati Arthur dan menekan leher jenjang suami Kim itu di dinding. Lucas menekan kuat leher Arthur, membuat Suami dari Kim itu sulit untuk bernafas apalagi membela diri.


"Sesuai keinginanmu. Maka malam ini kau akan mati tuan muda, kato! Dan kimby akan menjadi milikku," Lucas terdengar tertawa di akhir ucapannya.


Sedangkan Arthur berusaha memberontak tangannya bahkan mencoba melepaskan tangan Lucas di lehernya. Kakinya pun mencoba digunakan untuk melepaskan diri.


Tapi Lucas adalah orang yang memang terkenal berdarah dingin dan sangat kuat.


Arthur merasakan sendiri malam ini, kegerian dan kekuatan Lucas.


"Ucapkan selamat tinggal pada, kimby ku,!" Bisik Lucas dan bersiap untuk menekan belatinya di atas tenggorokan Arthur yang terlihat jangkungnya yang naik turun.


Belati Lucas sudah bersiap menekan di atas tenggorokan Arthur, membuat suami Kim itu membelalakkan matanya. Ia tidak boleh diam saja. Ia harus melawan manusia mengerikan di hadapannya.


"Dor!

__ADS_1


Sebuah timah panas mengurung niat Lucas yang ingin menghabisi nyawa Arthur. Tembakan yang berasal dari seorang Jenny yang mengenai telapak tangan Lucas.


Genggaman tangannya di leher Arthur terlepas. Ia merintih dan menjauh dari tubuh Arthur.


Suami Kim itu kini merosot ke lantai dengan, dada yang terlihat naik-turun. Ia menatap Nathan yang sedang menghajar Lucas.


"Kau tidak apa-apa, tuan.?" Tegur Lusi mencoba membantu Arthur berdiri.


Arthur terlihat mengangkuk dan mencoba bangkit dengan dibantu oleh Lusi.


"Dimana istriku.?" Tanya Arthur.


"Nona, Kim ada bersama tuan Larry," jawab Lusi.


"Nathan habisi saja dia. Jangan biarkan dia lolos,!" Perintah Arthur.


"Hum! Jawab Nathan dengan gumaman.


Setelah mendengar jawaban Nathan, Arthur melangkah menjauh dari rooftop. Ia ingin menyusul Istrinya yang, entah bagaimana keadaannya. Yang jelas Arthur sangat mengkhawatirkan istrinya itu.


"Gunakan ini." Ujar Jenny melemparkan sebuah samurai kecil ke arah Nathan.


"Langsung habisi saja dia. Jangan diberi kesempatan, dia sangatlah licik dan mengerikan." Pungkas Jenny.


"Sesuai perintahmu, baby. Aku juga sudah lelah, aku rasa setelah ini membutuhkan cumbuan mu, baby." Perkataan mesum Nathan membuat Jenny jengah dan memutar bola matanya.


Skip aja yah, nanti ada yang nggak suka adegan berdarah- darah. Nanti kalian mual lagi.


🌹 jangan lupa tinggalkan jejak di tanda like dan komentar yah bestie ❤️ maaf kalau karya saya membuat kalian sakit mata dan pusing membacanya. apalah daya diriku hanyalah penulis karya remahan kue kering yang tertinggal di toples kue pas akhir-akhir lebaran,🤧🤣


🌹 terimakasih atas dukungan kalian,🌹

__ADS_1


❤️ arigato banyak-banyak 🌹🌹


__ADS_2